Merchandise : Pengertian, Fungsi, Jenis dan Contohnya

Merchandise : Pengertian, Fungsi, Jenis dan Contohnya – Dalam pembahasan kali ini kami akan menjelaskan Merchandise. Dalam hal ini akan dijelaskan secara lengkap dan mudah apa yang disebut dengan merchandise, fungsinya, jenis dan contoh, untuk itu bacalah dengan seksama ulasan berikut ini.

Dalam pemasaran dimasa sekarang ini untuk memperkenalkan merek den membangun brand image di masyarakat adalah promosi. Promosi dapat diterapkan dengan memanfaatkan media elektronik, teknologi, televisi. Banyak sekali media promosi dijaman yang serba teknologi sekarang ini.

Merchandise : Pengertian, Fungsi, Jenis dan Contohnya

Promosi merupakan peran yang sangat penting dalam pemasaran, baik itu untuk pengusaha atau pebisnis juga perlu memperhatikan promosi supaya produk dan jasa yang ditawarkannya dikenal oleh masyarakat umum. Maka dari itu suapaya orang dapat mengingat merek atau perusahaan maka hal ini membutuhkan media yang bisa menampilkan logo suatu perusahaan, dalam hal ini media yang digunakan adalah merchandise.

Pengertian Merchandise

Merchandise merupakan pernak-pernik yang sering kita jumpai dan diguanakan oleh banyak orang dalam berbagai kesempatan. Contoh dari merchandise yaitu seperti kaos polos yang disablon atau bordir dengan gambar dan logo perusahaan, yang mana dapat juga dilakukan pada payung, jam dinding, flashdisk, pulpen, buku, cangkir kopi dan masih banyak lagi. Merchandise yang keren dan unik akan menarik perhatian yang mama terdapat tampilan suatu logo merek atau perusahaan.

Agar dapat lebih menarik perhatian masyarakat biasanya merchandise diberi teks serta gambar pendukung. Yang bertujuan untuk menarik khalayak ramai agar selalu ingat dengan logo perusahaan yang memberikan merchandise tersebut.

Terdapat banyak hal dalam promosi seperti promosi sebah film yang banyak diminati oleh masyarakat yang sedang diputar di theater, pasti terdapat dari masyarakat yang merupakan fans dari salah satu tokoh film yang sedang diputar ini. Apabila seorang fans yang sudah tergila-gila dengan tokoh itu sehingga kemungkinian besar ia akan mencari atribut yang sama digunaka oleh tokoh tersebut. Dalam situasi seperti inilah merchandise akan dijual agar dapat memeberikan keuntungan oleh produsen.

Tujuan Merchandise

Berikut ini adalah tujuan dari adanya merchandise, tujuan itu terdiri atas:

  • Menarik perhatian
  • Menonjolkan salah satu keistemewaan produk
  • Memenangkan persaingan dalam menarik perhatian konsumen
  • Mendramatisir suatu kesan
  • Merangsang minat konsumen untuk membaca keseluruhan pesan
  • Menjelaskan suatu pernyataan
Baca Juga:  √ Pengertian Paragraf Narasi, Ciri, Cara Membuat, Jenis & Contohnya

Fungsi Merchandise

Ada banyak fungsi dari merchandise dalam suatu perusahaan atau pebisnis diantaranya yaitu sebagai berikut:

  1. Sebagai Branding Produk Atau Perusahaan. Contohnya yaitu seperti, jam meja promosi, cangkir promosi yang disablon dengan logo perusahaan tersebut. Apabila pelangan meletakkan di meja atau menggunakannya untuk minum maka orang tersebut dapat mengingatkan perusahaan yang memberikan barang merchandise tersebut. Agar lebih merchandise menjadi menarik selain menampilkan logo dari perusahaan, maka motto dari perusahaan itu juga perlu ditulissupaya konsumen selalu ingat dengan perusahaan tersebut.
  2. Sebagai tanda terima kasih atas kehadiran konsumen dalam suatu momen atau event tertentu. Biasanya hal ini ini dilakukan pada suatu perusahaan yang sedang mengadakan sebuah acara, untuk membuat terkesan dihati para tamu atau konsumen sehingga digunakanlah merchandise seperti topi, kotak tisu atau bolpoin yang setiap hari digunakan.
  3. Sebagai penarik atau magnet supaya orang mau berkumpul serta mau mampir ke stand pameran atau boot yang sedang dibuka ditempat itu. Hal ini biasanya dilakukan pada pusat keramaian seperti mall, seminar, pengobatan, hingga pameran dan masih banyak lagi.
  4. Sebagai media pembeda dengan perusahaan lain. Agar dapat meningkatkan kepercayaan kepada konsumen, perusahaan berusaha membuat mind brand atau memasukkan brand didalam hati para konsumen melalui merchandise yang mereka keluarkan. Biasanya merchandise ini bisa berupa souvenir promosi yang diberikan secara gratis.
  5. Sebagai senjata pemasaran kepada satu client hingga ke calon client yang baru. Contohnya seperti merchandise kertas note yang di cetak offset atau post it biasanya digunakan client untuk menulis suatu catatan. Hal ini dapat mengingatkan clientmengenai produk atau jasa sebuah perusahaan.

Manfaat Merchandise

Berikut merupakan beberapa manfaat dari merchandise, yaitu:

1. Personal touch

Personal touch atau yang dikenal dengan sentuhan personal merupakan salah satu alasan yang kuat mengapa merchandise digunakan sebagai media untuk berpromosi. Ada kedekatan antara perusahaan terhdap audiensnya melalui barang agar dapat terjalin sebab terdapat interaksi kontak anatara audieans dengan merchandise dari suatu peruahaan tersebut.

Terlebih lagi jika yang dipilih menjadi merchandise ini digunakan secara terus menerus oleh audiens yang bersangkutan, sehingga akan tumbuh pula kerterkaitan atara keduanyta sehingga menimbulkan kedekatan emosional terhadap perusahaan yang direpresentasikannya.

2. Diferensiasi

Diferensiasi, atau yang disebut juga dengan pembedaan diri dengan pihak lain juga dapat dilihat melalui penggunaan dan pemilihan barang yang digunakan sebagai merchandise untuk promosi.

Baca Juga:  √ 41 Pengertian Puisi Menurut Para Ahli (Pembahasan Lengkap)

Selain suatu perusahaan hanya bermodalkan media promosi konvesional, seperti iklan cetak di koran, perusahaan itu bisa memilih barang-barang keseharian yang unik, yang secara sadar atau tidak barang ini tidak dipakai terus oleh konsumen dan calon konsumen tersebut.

Perusahaan yang jeli pasti memaksimalkan potensi tersembunyi dari salah satu barang untuk memasukkan pesan-pesan promosinya ke hati para konsumen. Di sinilah dicetuskannya sebuah merchandise dibanding dengan pomosi menggunakan media konvesional.

3. Unconsciousness brand development

Perlu diingat juga bahwa ada kecenderungan bahwa saat ini sudah terlalu banyak iklan-iklan yang bertebaran di mana-mana serta semuanya menyampaikan pesannya terhadap konsumen. Dalam media iklan konvensional terlihat jelas dengan menunjukkan penawaran dan janji-janji akan suatu brand tersebut, sehingga lama kelamaan para konsumen akan merasa jenuh dengan bombardir pesan yang tiada hentinya.

Memanfaatkan merchandise untuk sarana promosi, bias kita membangun dengan kesadaran akan suatu brand tanpa memaksa para konsumen untuk menelan pesan-pesan yang sedang kita sampaikan.

Kita dapat menggunakan alam bawah sadar dari para konsumen yang sering melakukan kontak langsung dengan merchandise ini untuk membangun kesadaran tentang brand kita ini.

4. Biaya ekonomis

Secara ekonomis, biaya yang diperlukan unr pembuatan merchandise yang dipromosi ini terhitung relatif murah, dan sangat terjangkau dalam berbagai tipe perusahaan, bahkan dalam usaha kecil dan menengah juga.

Jenis Merchandise

Ada berbagai banyak jenis dan model terbaru dari merchandise ini yang bias disesuaikan dengan kebutuhan kita. Biasanya merchandise bias dalam bentuk kaos, cangkir, jam dinding, jam meja, bolpoin, totebag, payung, flashdisk, kipas, handuk, jaket, topi, mug atau gelas, pin, gantungan kunci, buku catatan dan masih banyak jenis lagi.

Contoh Merchandise

Berikut ini merupakan contoh dari merchandise yang sering kita lihat dalam suata acara, yaitu amati gambar dibawah ini.

Pengertian Merchandise Fungsi Jenis Contoh Lengkap

Demikianlah pembahasan kita kali ini mengenai Merchandise : Pengertian, Fungsi, Jenis dan Contohnya. Semoga bermanfaat untuk kalian yang sedang mencari informasi dan dapat menambah wawasan kita semua. Terimakasih telah berkunjung 😀