√ Pengertian Daur Air, Proses Berserta Tahapannya

Pengertian Daur Air, Proses Berserta Tahapannya – Pada kesempatan kali ini Seputar Pengetahuan akan membahas tentang Pengertian Daur Air. Yang mana dalam pembahasan kali ini menjelaskan pengertian daur air, proses daur air beserta tahapannya dengan secara singkat dan jelas. Untuk lebih jelas dan dapat mudah dipahami lihat artikel dibawah ini.

Pengertian Daur Air, Proses Berserta Tahapannya

Pengertian Daur Air yang merupakan sirkulasi air dari atmosfer yang menuju bumi kemudian kembali lagi ke atmosfer. Pada siklus ini terdapat berbagai tahapan yang harus dilalui mulai dari kondensasi, presiipitasi, evaporasi serta transpirasi.

Perlu kita ketahui bahwa bumi memiliki permukaan yang mana terdiri dari perairan dan daratan. Dimana melihat dari kejauhan akan terlihat bahwa perairan lebih luas dibandingkan dengan daratan. Adapun sumber air pada permukaan bumi memiliki berbagai macam diantaranya air sungai, air danau, mata air, samudera dan lain sebagainya.

Proses daur air

Proses daur air merupakan salah satu daur biogeokimia yang terjadi pada bumi, dimana dalam daur air memiliki tiga fase yaitu gas, cair dan padat serta dalam 4 lapisan bumi terdiri dair atmosfer, lotosfer, hidrosfer dan biosfer.

Terdapat banyak manfaat yang terjadi pada daru air antara lain dapat mengatus suhu lingkungan, mengatur perubahan cuaca, dapat menciptakan hujan dan menjaga keseimbangan dalam biosfer pada bumi.

Pengertian Daur Air Proses Berserta Tahapannya

Tahapan Daur Air

Ada 7 tahapan daur air yang terjadi secara sistematis dan beraturan, antara lain yaitu:

  • Evaporasi

Evaporasi merupakan suatu proses penguapan air yang ada pada permukaan bumi disebabkan oleh adanya energi panas dari matahari. Dalam tahapan ini air yang cair dari berbagai macam jenis sumber air baik air laut, air danau, air sungai, dan lain sebagainya yang berubah menjadi uap kemudian naik keatas sampai lapisan atmosfer. Dimana semakin besar energi panas dari matahari yang sampai pada permukan bumi maka laju evaporasi semakin besar pula.

Baca Juga:  √ Pengertian Tulang Pengumpil, Fungsi Beserta Bagiannya
  • Transpirasi

Dalam proses transpirasi dimana penguapan dalam daur air terdapat pada jaringan tumbuhan sehingga disebut dengan transpirasi. Hal ini terajadi sebab akar tanaman menyerap air kemudian mendorongnya kedaun agar dapat digunakan dalam proses fotosintesis. Hasilnya menjadi air dari hasil fotosintesis yang dikeluarkan oleh tanaman dengan melalui stomata sebagai uap air.

  • Sublimasi

Proses daur air sublimasi yang mana berkontribusi dalam pembentukan air uap di udara, dimana sublimasi adalah proses perubahan es menjadi uap air tanpa harus lebih dulu berasda pada fase cair. Sumber utama air dalam sebuah proses sublimasi yaitu lapisan es dari kutub selatan, kutub utara serta berbagai es dari pegunungan. Proses daur air sublimasi ini menjadi suatu proses yang lebih lambat dari penguapan.

  • Kondensasi

Daur air kondensasi merupakan proses air menguap menjadi uap air yang naik sampai lapisan atmosfer dengan ketinggian tertentu sehingga uap air menjadi partikel es yang berukuran sangat kecil yang disebabkan pengarus suhu udara yang rendah. Dimana partikel es tersebut saling mendekati antara satu dengan yang lainnya menjadi satu setelah itu membentuk menjadi awan dan juaga kabut di langit.

  • Pengendapan (presipitasi)

Proses daur air pengendapan atau presipitasi yang mana awan atau uap air yang terkondensasi turun kepermukaan bumi (hujan) disebabkan oleh pengaruh angin panas atau karena perubahan suhu. Bila suhu sangat rendah kisaran dibawah 0 derajar celcius makan tetesan tersebut menjadi salju atau hujan es. Proses ini menjadi salah saru dalam proses daur air yang mana air kemudian akan kembali ke lapisan litisfer.

  • Limpasan

Proses limpasan yaitu proses dimana air tersebut mengalir diatas permukaan bumi. Dalam hal ini air berpindah dan bergerak menuju ke arah tempat yang lebih rendah dengan melalui saluran air seperti sungai, rawa yang mencapai kedanau, laut dan samudera. Pada tahap ini proses daur air akan masuk kembali kelapisan hidrosfer.

  • Infiltrasi

Peroses infiltrasi dimana hal ini terjadi setelah hujan, tidak semua air itu akan ikut melalui tahap limpasan. Beberapa di antara mereka akan bergerak jauh ke dalam tanah. Air ini disebut juga dengan air infiltrasi. Air merembes ke bawah dan akan menjadi air tanah.

Baca Juga:  √ 14 Contoh Sumber Daya Alam yang Dapat Diperbaharui

Demikian penjelasan tentang Pengertian Daur Air, Proses Berserta Tahapannya, semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda.