Pengertian Atmosfer, Lapisan dan Pemanfaatannya (Lengkap)

Pengertian Atmosfer, Lapisan dan Pemanfaatannya (Lengkap) – Tentu kita semua sudah sering mendengar kata atmosfer, namun pada kenyataannya banyak dari kita yang masih belum mengetahui definisi dari atmosfer tsb dan pemanfaatannya. Atmosfer merupakan salah satu hal penting bagi bumi kita tercinta, atmosfer harus kita jaga dengan berbagai macam alasan.

Pengertian Atmosfer, Lapisan dan Pemanfaatannya (Lengkap)

Apabila anda ingin mengetahui pembahsan lengkap dari atmosfer mari kita simak ulasan dibawah ini.

Pengertian Atmosfer

Kata Atmosfer sendiri berasal dari kata atmo yang yang memiliki arti udara sedangkan kata sphere memiliki arti lapisan. Jadi arti dari atmosfer yaitu lapisan udara yang menyelubungi bumi yang bersifat tertentu. Sedangkan udara yaitu suatu benda transparan yang memiliki beberapa bentuk radiasi, tidak berwarna, serta tidak berbau, tidak berasa dan tidak bisa diraba, kecuali digerakkan oleh angin.

Udara mudah bergerak, bisa ditekan, dan bisa mengembang. Atmosfer terdiri dari berbagai unsur yang sangat berguna untuk kehidupan, yang mana diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Nitrogen – N2 (78%) bisa digunakan sebagai bahan pembuatan pupuk.
  • Oksigen – O2 (21%) sebagai pernapasan.
  • Argon – Ar (0,98%) sangat penting dalam kegiatan industri lampu neon.
  • Karbon dioksida – CO2 (0,03%) diperlukan dalam proses fotosintesis tumbuhan.
  • Neon – N (0,0018%).
  • Helium – He (0,0005%).
  • Ozon – O3 (0,00006%).
  • Hidrogen – H (0,00005%).
  • Kripton – K (sangat sedikit).
  • Xenon – X (sangat sedikit).
  • Metan – M (sangat sedikit).

Ozon bermanfaat untuk kehidupan yang ada dimuka bumi sebab ozon bisa menyerap serta memantulkan sinar ultraviolet dari matahari sehingga bumi dan kehidupan diatasnya dapat terlindungi dari panasnya sinar ultraviolet yang mempunyai daya bakar sangat tinggi.

Unsur-unsur gas yang terdapat dalam udara bercampur dengan perbandingan yang relatif konstan dengan ketinggian mencapai 50 km. Hal ini dapat terjadi sebab semua gas tersebut diperlukan, dikonsumsi oleh makhluk hidup, namun juga diproduksi oleh makhluk lain. Atmosfer juga sangat bermanfaat sebagai proses klimatologis.

Lapisan Atmosfer

Berikut ini merupakan lapisan-lapisan dari atmosfer:

Troposfer (0-12 km)

Troposfer yakni suatu lapisan yang berapa pada paling bawah, ketinggian troposfer tidak sama dengan tempat tergantung bentuk pada permukaan bumi. Gejala cuaca (awan, topan, petir, badai serta hujan) terjadi pada lapisan troposfer.

Baca Juga:  √ Pengertian Hidrologi dan Siklus Hidrologi (Lengkap)

Stratosfer (12-60 km)

Lapisan atmosfer diatas tropopause yakni lapisan inversi, yang meiliki arti suhu udara yang bertambah tinggi (panas) yang mana seiring dengan naiknya ketinggian. Disebut juga lapisan ishotermis. Kenaikan suhu tersebut dapat terjadi karana lapisan ozonosfer yang menyerap radiasi ultraviolet dari matahari. Pada bgian atas stratosfer dibatasi dengan permukaan diskontiunitas suhu yang disebut juga dengan stratopause. Lapisan pada stratosfer berada diatas troposfer hingga mencapai ketinggian 50 km. Lapisan stratosfer suhu juag akan meningkat dengan bertambahnya ketinggian.

Mesosfer (60-85 km)

Mesosfer yakni suatu lapisan pelindung bumi dari kejatuhan meteor serta mempunyai temperatur 500 sampai dengan 700, seperti yang terjadi pada lapisan troposfer, pada lapisan mesosfer juga mengalami penurunan suhu setiap bertambahnya ketinggian. Batas yang menandai berakhirnya lapisan mesosfer disebut mesopause.

Termosfer (85-500 km)

Dilapisan termosfer juga terjadi ionisasi gas-gas karena radiasi matahari, sehingga pada lapisan ini dikenal dengan sebagi ionosfer. Berkat adanya gas-gas yang mengalami ionisasi ini, sinyal-sinyal pada radio komunikasi dari permukaan bumi bisa dipantulkan kembali ke bumi, sehingga aktivitas komunikasi bisa berjalan dengan lancar. Pada lapisan ini ada juga sinar kutub (aurora) yang muncul pada saat fajar atau petang.

Eksosfer (>800 km)

Lapisan ini yaitu lapisan bumi yang berada paling paling luar, pengaruh gaya berat pada lapisan ini sangat kecil. Kandungan gas utama yang terdapat pada lapisan ekosfer yakni hidrogen. Kerapatan udaranya juga semakin tipis yang mana hampir habis diambang luar angkasa.

Pengertian Atmosfer Dan Pemanfaatannya Lengkap

Fungsi dan Manfaat Lapisan Atmosfer

Fungsi dari atmosfer yaitu sebagai pelidung keempat unsur gas dari grafitasi bumi serta pertahanan dan pelindung dari serangan luar. Komposisi pada keempat unsur ini merupakan nitrogen sebanyak 78%, oksigen sebanyak 21%, karbondioksida sebanyak 0,03% serta argon sebanyak 0,9%.

Secara sederhana fungsi dari lapisan atmosfer yaitu:

  • Pelindung bumi. Lapisan atmosfer yakni melindungi supaya suhu pada bumi tetap stabil serta menjaga supaya cuaca dan kelembaban udara yang ada bumi tetap stabil.
  • Sebagai penyeimbang keadaan di dalam serta di luar bumi.
  • Untuk mengurangi rasa panas yang diberikan secara langsung oleh matahari.
  • Sebagai pelindung bumi dari serangan meteor maupun dari benda luar angkasa lainnya.
  • Menjaga supaya grafitasi bumi tetap stabil.

Intinya yaitu fungsi dari lapisan atmosfer sebagai pengartur proses penerimaan panas yang berasal dari matahari. Dengan cara menyerap sinar matahari lalu memantulkan panas dari matahari tersebut. Sekitar 34% dari 100% panas dari matahari yang dipantulkan akan dikembalikan ke angkasa dengan adanya bantuan dari atmosfer, kumpulan awan serta permukaan bumi. Lalu berkisar dari 19% akan diserap oleh atmosfer serta awan.

Baca Juga:  Batuan Malihan (Batuan Metamorf) dan Jenisnya Lengkap

Dan sisanya berkisar antara 47% mencapai pada permukaan bumi, yang artinya panas yang sampai ke kulit kita merupakan telah mengalami penyerapan atau difilterisasi oleh atmosfer dan awan. Tak hanya dari keempat unsur gas itu terdapat unsur lain yang menyelimuti atmosfer bumi yang mana diantaranya sebgai uap air, neon, krypton, hidrogen, xinon, serta ozon.

Perlu Andaketahui bahwa lapisan atmosfer ini dikelilingi oleh lapisan yang sangat tebal, ketebalannya tersebut mencapai ribuan hingga puluh ribuan kilometer dari planet ke luar angkasa. Pada lapisan atmosfer yang ada di planet bumi mempunyai ketebalan berkisar antara 1000 km dari permuakaan maupun dasar bumi serta memiki massa 59 x 1014 ton. Agar bisa mengetahui jara lapisan atmosfer dengan permukaan bumi hal ini perlu mengggunakan radiosonde, ini digunakan khusus pada jarak 30 km kebawah.

Sedangkan pada pengukuran diatas 30 km – 90 km hanya dapat menggunakan roket. Sedangkan pada pengukuran diatas 90 km menggunakan satelit. Salah satu dari cabang ilmu yang membahas mengenai atmosfer yaitu disebut dengan Meteorologi. Meteorologi ialah suatu cabang ilmu yang mempelajari tentang atmosfer atau lapisan udara yang menyelimuti pada planet (termasuk bumi).

Tak hanya itu manfaat dari Atmosfer yaitu diantaranya:

  • Sebagai pelindung bumi dari ancaman benda luar angkasa yang jatuh ke bumi yang disebabkan terkena oleh gaya gravitasi bumi.
  • Sebagai pelindung bumi dari radiasi ultraviolet yang mana hal ini sangat berbahaya, untuk kehidupan makhluk hidup di bumi dengan lapisan ozon.
  • Terdapat bebgai macam kandungan gas yang dibutuhkan manusia, hewan serta tumbuhan yang berguna untuk bernafas dan keperluan lainnya seperti oksigen, karbon dioksida, nitrogen, dan lain sebagainya.
  • Media cuaca yang mana bisa mempengaruhi angin, hujan, topan, awan, salju, badai dan lain-lain.

Itulah sekilas penjelasan singkat kita tentang Pengertian Atmosfer, Lapisan dan Pemanfaatannya (Lengkap), semoga dapat menambah pengetahuan anda. Terimakasih 🙂