10 Pengertian Lembaga Sosial dan Hakikatnya (Bahas Lengkap)

10 Pengertian Lembaga Sosial dan Hakikatnya (Bahas Lengkap) – Lembaga sosial berasal dari istilah dalam bahasa Inggris, yaitu sosial institutnya. Para ahli sosiologi di Indonesia menerjemahkannya dengan istilah berbeda-beda. Disini akan dibahas secara lengkap dari beberapa ahli sekaligus menjelaskan lembaga sosial itu sendiri.

10 Pengertian Lembaga Sosial dan Hakikatnya (Bahas Lengkap)

Lembaga sosial yaitu suatu wadah dari sekumpulan norma maupun kaidah yang mengatur pendukungnya untuk rangka dalam mewujudkan kebutuhan masyarakat yang sifatnya khusus. Agar dapat mengfungsikan dari sekumpulan norma maupun gagasan perilaku tersebut, maka di setiap lembaga sosial mempunyai beberapa asosiasi maupun organisasi. Berikut penjelasannya.

Pengertian Lembaga Sosial Menurut Para Ahli

Berikut ini adalah definisi dari lembaga sosial menurut pendapat dari ahlinya.

1. Robert Mac Iver dan CH. Page

Mereka berpendapat bahwa lembaga sosial yaitu kondisi-kondisi maupun bentuk prosedur yang mapan, yang mana hal ini menjadi karakteristik untuk aktivitas kelompok. Kelompok yang sedang menjalankan patokan-patokan tersebut disebut juga dengan asosiasi.

2. Alvin L. Bertrand

Disini beliau berpendapat bahwa lembaga sosial pada hakikatnya merupakan sekumpulan dari norma-norma sosial (struktur-struktur sosial) yang telah diciptakan supaya bisa melaksanakan fungsi dari masyarakat. Lembaga-lembaga tersebut terdiri atas sekumpulan norma serta bukan merupakan norma yang berdiri dengan sendirinya.

3. Summer

Menurut pendapat dari summer lembaga sosial bisa dilihat dari sudut kebudayaan yang artinya yaitu sebagai cita-cita, perbuatan, sikap serta perlengkapan dalam kebudayaan, yang bersifat kekal dan memiliki tujuan guna memenuhi segala kebutuhan yang ada di masyarakat. Yang terpenting yaitu supaya terdapat keteraturan serta integrasi yang ada dalam masyarakat.

4. Roucek dan Warren

Mereka menjelaskan bahwa Lembaga sosial yaitu bermacam pola yang sudah mempunyai kedudukan pasti atau tetap guna mempersatukan beragam kebutuhan manusia yang timbul atas adanya kebiasaan dengan mendapatkan persetujuan dengan cara-cara yang sudah tidak dijalankan lagi, guna memenuhi konsep dari kesejahteraan masyarakat serta menghasilkan suatu struktur.

5. Mayor Polak

Disini Mayor Polak menjelaskan bahwa Lembaga sosial yaitu suatu yang kompleks maupun sistem dari berbagai peraturan serta adat istiadat yang mempertahankan nilai-nilai yang penting.

6. Leopold von Wilsen dan Becker

Leopold dan Becker, merekan menjelaskan bahwa pengertian dari Lembaga sosial yaitu sebagai suatu jaringan terhadap proses-proses hubungan antar kelompok sosial serta antar manusia yang berfungsi dalam memelihara hubungan-hubungan itu dan juga pola-pola yang sesuai dengan minat dan kepentingan manusia untuk kelompoknya.

7. Fitcher

Disini Fitcher menjelaskan bahwa Lembaga sosial yaitu suatu sistem hubungannya dengan sosial yang mengandung nilai-nilai serta prosedur tertentu dalam usaha yang memenuhi atas kebutuhan pokok masyarakat.

8. Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi

Disini Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi mereka menyatakan semua norma-norma dari segala tingkat yang berkisar dalam suatu keperluan pokok yang ada pada kehidupan masyarakat yaitu suatu kelompok yang diberi nama dengan lembaga kemasyarakatan.

9. Soerjono Soekanto

Disini beliau beroendaoat bahwa lembaga kemasyarakatan yaitu suatu himpunan oleh norma-norma dari segala tindakan yang berkisar dalam suatu kebutuhan pokok yang ada pada kehidupan masyarakat.

10. Koentjaraningrat

Disini Koentjaraningrat menjelaskan mengenai Pranata sosial yaitu sebagai suatu sistem tata kelakuan terhadap hubungan yang berpusat pada aktivitas-aktivitas guna memenuhi kompleks-kompleks terhadap kebutuhan khusus yang ada pada kehidupan masyarakat.

Fungsi-Fungsi Lembaga Sosial

Berikut ini merupakan fungsi dari lembaga sosial yang dapat kita bedakan menjadi dua bentuk yaitu fungsi manifes dan fungsi laten, berikut adalah penjelasnnya.

1. Fungsi Manifes (nyata)

Fungsi Manifes yaitu salah satu fungsi dari lembaga sosial yang disadari serta yang mana hal ini menjadi harapan bagi banyak orang.

Contohnya :

Lembaga Keluarga, memiliki fungsi sebagai suatu tempat sosialisasi serta internalisasi terhadap nilai-nilai dan juga norma-norma yang berlaku pada kehidupan bermasyarakat.

Lembaga Ekonomi, fungsinya yaitu untuk mengatur sistem produksi, seerta distribusi dan juga konsumsi barang yang diperlukan yang ada pada anggota masyarkat.

2. Fungsi laten

Fungsi laten sendiri yaitu salah satu fungsi dari lembaga sosial yang tidak disadari dan hal ini bukanlah menjadi sebuah tujuan utama bagi banyak orang. Bisa dikatakan juga dengan, fungsi laten yaitu sebuah fungsi yang tidak tampak yang ada dipermukaan serta tidak untuk diharapkan oleh masyarakat, nemun fungsi tersebut ada.

Contoh :

Pada Lembaga keluarga, perkawinan merupakan suatu sarana dalam menutup rasa malu oleh anggapan yang mengatakan bahwa orang yang tidak menikah berarti dianggap sebagai orang yang tidak laku.

Dalam Lembaga politik, pemilu merupakan suatu sarana dalam memperoleh suatu kekuasaan semata sebab dengan kekuasaan adanya kekuasaan tersebut seseorang bisa menumpuk kekayaan sebanyak-banyaknya.

Ciri-Ciri lembaga Sosial

  • Lembaga sosial umumnya mempunyai kekekalan tertentu yang berlangsung lama. Hal ini terjadi karena terdapat sebuah anggapan mengenai bahwa lembaga sosial ini berisi sekumpulan norma-norma yang harus untuk dipertahankan. Misalnysa seperti kehidupan maupun hubungan yang ada dalam keluarga
  • Lembaga sosial sendiri mempunyai satu atau lebih tujuan tertentu, Contohnya yaitu pada lembaga pendidikan bertujuan agar dapat mentransfer nilai, norma, serta ilmu pengetahuan untuk ke generasi berikutnya.
  • Lembaga Sosial sendiri mempunyai sejumlah perangkat agar dapat mencapai tujuannya yang sudah ditetapkan sebelumnya, contohnya seperti bendera maupuan lambang pada lembaga politik, uang yang mana digunakan sebagai alat tukar dalam lembaga ekonomi, dan lain sebagainya

10 Pengertian Dan Hakikat Lembaga Sosial

Jenis-Jenis Lembaga Sosial

Berikut ini adalah beberapa jenis lembaga sosial diantaranya yaitu:

1. Lembaga Edukasi / Pendidikan

Contoh Lembaga Pendidikan Formal

  • Taman Kanak-kanak (TK)
  • Raudatul Athfal (RA)
  • Sekolah Dasar (SD)
  • Madrasah Ibtidaiyah (MI)
  • Sekolah Menengah Pertama (SMP)
  • Madrasah Tsanawiyah (MTs)
  • Sekolah Menengah Atas (SMA)
  • Madrasah Aliyah (MA)
  • Sekolah Menengah Kejuruan SMK)
  • Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK)

2. Lembaga Ekonomi

Contoh Lembaga Ekonomi

  • Kementerian Koordinator Perekonomian
  • Kementerian Keuangan
  • Kementerian Perindustrian
  • Kementerian Perdagangan

3. Lembaga Kebudayaan

Contoh Lembaga Kebudayaan

  • Lembaga Seniman budaya muslim Indonesia
  • Lembaga Peduli Seni Batu bara
  • Lembaga Kebudayaan Betawi

4. Lembaga Keagamaan

Contoh Lembaga Agama

  • Islam : Majelis Ulama Indonesia (MUI)
  • Kristen : Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI)
  • Katolik : Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI)
  • Hindu : Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI)
  • Buddha : Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi)
  • Khonghucu : Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (Matakin)

5. Lembaga Politik

Contoh Lembaga Politik

  • Majelis Permusyawaratan Rakyat(MPR)
  • Presiden an Wakil Presiden
  • Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)
  • Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)

6. Lembaga Keluarga

Contoh Lembaga Keluarga

  • Kantor Urusan Agama (KUA)
  • Pengadilan Agama
  • Lembaga Perlindungan Anak (LPA)
  • Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)

7. Lembaga Kesehatan

Contoh Lembaga Kesehatan

  • Puskesmas
  • palang merah
  • rumah sakit umum

8. Lembaga Hukum

Contoh Lembaga Hukum

  • mahkamah konstitusi
  • mahkamah agung
  • komisi yudisial

Demaikianlah penjelasan kita kali ini mengenai 10 Pengertian Lembaga Sosial dan Hakikatnya (Bahas Lengkap), semoga bermanfaat bagi pembaca. Terimakasih.