Tipe-tipe Lembaga Sosial dan Penjelasannya (Bahas Lengkap)

Tipe-tipe Lembaga Sosial dan Penjelasannya (Bahas Lengkap) – Pada kesempataan kali ini Seputar Pengetahuan akan membahas tentang Lembaga Sosial. Apa yang akan kita bahas mengenai itu? Akan kita bahas tipe-tipenya dengan lengkap.

Tipe-tipe Lembaga Sosial dan Penjelasannya (Bahas Lengkap)

Disini dijelaskan mengenai bahwa terdapat beberapa tipe tentang lembaga sosial, yang mana berdasarkan dengan tujuannya, berdasarkan dengan sudut perkembangannya, berdasarkan dalam sudut sistem nilai-nilai yang diterima oleh masyarakat, berdasarkan dengan sudut penerimaan terhadap masyarakat, serta berdasarkan dengan faktor penyebarannya, dan berdasartkan dengan sudut fungsinya. Berikut ini merupakan penjabarannya.

Sebelum memasuki ke tipe lembaga sosial, mari kita bahas terlebih dahulu mengenai pengertian dari lembaga sosial.

Pengertian Lembaga Sosial

Disini definisi dari Lembaga sosial yaitu lembaga yang sering disebut juga dengan lembaga kemasyarakatan, lembaga ini berperan penting dalam menjaga dan mengatur pola serangkaian tata cara maupun prosedur yang ada supaya digunakan sebagai hubungan sosial dengan satu tujuan utama yaitu berguna dalam menjaga keteraturan dalam hidup bermasyarakat.

Tanpa disadari, bahwa dalam lingkungan bermasyaraka kita sering melihat lembaga–lembaga sosial yang ada dalam sekitaran lingkungan kita. lembaga sosial tersebut terbentuk atas adanya adat istiadat, maupun norma, atau nilai-nilai, serta tata krama, dan masih ada unsur lainya yang membangun lembaga sosial.

Tipe-Tipe Lembaga Sosial

Berikut ini adalah tipe-tipe dari lembaga sosial yang mana diantaranya yaitu:

Berdasarkan Tujuannya

  1. Lembaga sosial yang tujuannya dalam memenuhi kebutuhan sosial serta untuk kekerabatan (domestic institutions). Contohnya: perkawinan, pinangan, perceraian, poligami, dan keluarga.
  2. Lembaga sosial yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan sosial dan kekerabatan (domestic institutions). Contohnya: pinangan, perkawinan, poligami, perceraian dan keluarga.
  3. Lembaga sosial yang tujuannya untuk memenuhi kebutuhan manusia dalam mata pencaharian hidup, serta memproduksi, menimbun, dan juga mendistribusikan barang (economic institutions). Contohnya: perikanan,pertanian, perdagangan bahkan koperasi.
  4. Lembaga sosial yang tujuannya dalam memenuhi kebutuhan pengetahuan serta dalam pendidikan manusia (educational institutions). Contohnya: pendidikan pada masyarakat, TK, SD, SMP, SMK, SMA, perguruan tinggi, serta kursus dan juga tempat-tempat pelatihan yang lain.
  5. Lembaga sosial yang tujuannya dalam memenuhi kebutuhan ilmiah manusia (scientific institutions). Contohnya: berbagai macam metode ilmiah dan pendidikan ilmiah lainnya.
  6. Lembaga sosial yang yang tujuannya dalam memenuhi kebutuhan manusia guna menyatakan rasa keindahan serta rekreasi (aesthetic and uncreational institutions). Contohnya: seni rupa, seni suara, seni lukis ,seni gerak, serta seni sastra.
  7. Lembaga sosial yang tujuannya dalam memenuhi kebutuhan manusia yang berhubungan dengan Tuhan (religius institutions). Contohnya: Musholla, Masjid, Vihara, Gereja, dan Pura yang sebagai tempat berdoa agar mendapatkan keselamatan.
  8. Lembaga sosial yang tujuannya dalam memenuhi kebutuhan manusia guna mengatur kehidupan berkelompok maupun bernegara (political institutions). Contohnya: demokrasi, pemerintahan, kepolisian, kehakiman, dan badan pemerintahan lainnya.
  9. Lembaga sosial yang tujuanya mengurus dalam kebutuhan jasmani manusia (somatic institutions). Contohnya: pemeliharaan kecantikan, kesehatan serta dalam kedokteran.
Baca Juga:  √ Pengertian Manajemen Stress, Penyebab, Tingkatan dan Strategi Mengatasinya

Berdasarkan Sudut Perkembangannya

  1. Crescive institutions, yang merupalam lembaga yang paling primer serta tumbuh dari adat istiadat. Misalny sebagai contoh: perkawinan, agama, serta hak milik.
  2. Enacted institutions, yang merupakan lembaga yang mana dengan sengaja dibentuk guna memenuhi kebutuhan atau dalam tujuan tertentu. Misalnya seperti lembaga pendidikan serta lembaga perdagangan.

Berdasarkan dari sudut sistem nilai-nilai yang diterima masyarakat

  1. Basic institutions, yang merupakan lembaga kemasyarakatan yang sangat penting dalam memelihara serta mempertahankan tata tertib yang ada dalam masyarakat. Di Indonesia yang dianggap sebagai basic institutions yang paling utama yaitu seperti keluarga, sekolah dan negara.
  2. Subsidiary institutions, yang merupakam lembaga sosial yang dianggap kurang penting, contohnya seperti: kegiatan rekreasi. Ukuran dalam mengani suatu lembaga dapat dianggap basic institutions atau subsidiary institutions berbeda dalam setiap masyarakat.

Berdasarkan dari sudut penerimaan masyarakat

  1. Approved atau social sanctined institutions yaitu salah satu lembaga yang diterima oleh masyarakat. Contohnya seperti sekolah serta perusahaan dagang.
  2. Unsanctioned institutions yaitu salah satu lembaga yang ditolak oleh masyarakat, meskipun kadang-kadang masyarakat tidak berhasil untuk memberantasnya. Contohnya seperti gerombolan penjahat,perampok dan pemeras.

Berdasarkan Faktor Penyebarannya

  1. General institutions yaitu salah satu lembaga dikenal oleh masyarakat dan diseluruh dunia. Misalnya agama.
  2. Restricted institutions merupakan salah satu lembaga yang dianut oleh masyarakat-masyarakat tertentu yang ada di dunia. Contohnya seperti Islam, Protestan, Katolik, Hindu dan Budha.

Berdasarkan sudut fungsinya

  1. Operative institutions, merupakan sebuah lembaga sosial yang fungsinya untuk menghimpun pola-pola maupun tata cara yang dibutuhkan guna mencapaikan tujuan lembaga yang bersangkutan. Misalnya lembaga industrialisasi.
  2. Regulative institutions, merupakan sebuah lembaga yang tujuannya dalam mengawasi adat maupun tata kelakuan yang tidak menjadi bagian yang mutlak dibandingkan dengan lembaga itu sendiri. Contohnya kejaksaan dan pengadilan.

Berdasarkan klasifikasi tipe-tipe lembaga kemasyarakatan diatas yang menyebabkan pada setiap masyarakat ada berbagai macam lembaga dengan sistem-sistem nilainya. Berdasarkan sistem-sistem nilai itu bisa ditentukan bagian mana yang dianggap sebagai pusat pergaulan hidup masyarakat yang selanjutnya dianggap diatas lembaga kemasyarakatan yang lain.

Ciri-Ciri lembaga Sosial

  • Pada umumnya lembaga sosial mempunyai kekekalan tertentu yang berlangsung lama. Hal ini disebabkan karena adanya suatu anggapan bahwa lembaga sosial ini berisi sekumpulan norma-norma yang harus dipertahankan. Yang mana seperti kehidupan maupun hubungan yang ada dalam keluarga
  • Biasanya lembaga sosial juga mempunyai satu atau lebih tujuan tertentu, yang mana seperti lembaga pendidikan yang bertujuanagar dapat mentransfer nilai, norma, serta ilmu pengetahuan untuk generasi berikutnya.
  • Dan biasanya lembaga sosial juga mempunyai sejumlah perangkat yang berguna agar dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya, misalnya bendera atau lambang pada lembaga politik, uang sebagai alat tukar pada embaga ekonomi, dan lain-lain.
Baca Juga:  Pengertian Tradisi, Tujuan, Fungsi, Macam, Contoh & Perubahannya

Tipe-Tipe Lembaga Sosial Terlengkap

Conto Lembaga Sosial Berdasarkan Jenisnya

Berikut ini adalah beberapa contoh dari lembaga sosial berdasarkan dari jenisnya, diantaranya yaitu:

1. Lembaga Edukasi / Pendidikan

Contoh Lembaga Pendidikan Formal

  • Taman Kanak-kanak (TK)
  • Raudatul Athfal (RA)
  • Sekolah Dasar (SD)
  • Madrasah Ibtidaiyah (MI)
  • Sekolah Menengah Pertama (SMP)
  • Madrasah Tsanawiyah (MTs)
  • Sekolah Menengah Atas (SMA)
  • Madrasah Aliyah (MA)
  • Sekolah Menengah Kejuruan SMK)
  • Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK)
  • Perguruan Tinggi
  • Institut, dan Universitas.

Contoh Lembaga Pendidikan NonFormal

  • Kelompok bermain (KB)
  • Taman penitipan anak (TPA)
  • Lembaga khusus
  • Sanggar
  • Lembaga pelatihan
  • Kelompok belajar
  • Pusat kegiatan belajar masyarakat
  • Majelis taklim
  • Lembaga Ketrampilan dan Pelatihan “AMAL-MAS”

Contoh Lembaga Pendidikan Informal

  • Orang tua sebagai lembaga pendidikannya.
  • Yayasan sebagai lembaga pendidikannya.
  • Negara sebagai lembaga pendidikannya.
  • Lembaga-lembaga keagamaan.

2. Lembaga Ekonomi

Contoh Lembaga Ekonomi

  • Kementerian Koordinator Perekonomian
  • Kementerian Keuangan
  • Kementerian Perindustrian
  • Kementerian Perdagangan
  • Kementerian Pertanian
  • Kementerian Perikanan dan Kelautan
  • Kementerian Negara Koperasi dan UKM
  • Kementerian Negara BUMN
  • Pengawas Keuangan
  • Kamar Dagang dan Industri (Kadin)
  • Pasar

3. Lembaga Kebudayaan

Contoh Lembaga Kebudayaan

  • Lembaga Seniman budaya muslim Indonesia
  • Lembaga Peduli Seni Batu bara
  • Lembaga Kebudayaan Betawi
  • Festival Seni Budaya Anak Indonesia
  • Yayasan Lembaga Budaya Nusantara
  • LKN

4. Lembaga Keagamaan

Contoh Lembaga Agama

  • Islam : Majelis Ulama Indonesia
  • Kristen : Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia
  • Katolik : Konferensi Wali Gereja Indonesia
  • Hindu : Parisada Hindu Dharma Indonesia
  • Buddha : Perwakilan Umat Buddha Indonesia
  • Khonghucu : Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia

5. Lembaga Politik

Contoh Lembaga Politik

  • MPR
  • Presiden an Wakil Presiden
  • DPR
  • DPRD
  • DPA
  • BPK
  • MA
  • MK
  • KY, dll

6. Lembaga Keluarga

Contoh Lembaga Keluarga

  • KUA
  • Pengadilan Agama
  • Lembaga Perlindungan Ana
  • KPAI
  • Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional
  • PKK
  • Pos Pelayanan Terpadu
  • Karang Taruna
  • Dan lain sebagainya

Itulah Tipe-tipe Lembaga Sosial dan Penjelasannya (Bahas Lengkap) beserta keterangannya yang dijelaskan secara lengkap, semoga dapat menambah pengetahuan kita semua, terimakasih 🙂