Ikatan Kovalen : Pengertian, Karakertistik, Jenis, Rumus Kimia dan Sifat Senyawanya

Ikatan Kovalen : Pengertian, Karakertistik, Jenis, Rumus Kimia dan Sifat Senyawanya – Apakah itu ikatan kovalen?, Pada kesempatan ini Seputarpengetahuan.co.id akan membahasnya dan tentunya tentang hal lain yang juga melingkupinya.Mari kita simak bersama pembahasannya pada artikel di bawah ini untuk lebih dapat memahaminya.


Ikatan Kovalen : Pengertian, Karakertistik, Jenis, Rumus Kimia dan Sifat Senyawanya


Ikatan Kovalen adalah ikatan yang terjadi karena pemakaian pasangan elektron secara bersama oleh 2 atom yang berikatan. Ikatan kovalen terjadi akibat ketidak mampuan salah 1 atom yang akan berikatan untuk melepaskan elektron (terjadi pada atom-atom non logam).

Menurut (James E. Brady, 1990), Ikatan kovalen adalah ikatan yang terjadi akibat pemakaian pasangan elektron secara bersama-sama oleh dua atom (James E. Brady, 1990). Ikatan kovalen terbentuk di antara dua atom yang sama-sama ingin menangkap elektron (sesama atom bukan logam).

Pasangan elektron yang dipakai bersama disebut pasangan electron ikatan (PEI) dan pasangan elektron valensi yang tidak terlibat dalam pembentukan ikatan kovalen disebut pasangan elektron bebas (PEB). Ikatan kovalen umumnya terjadi antara atom-atom unsur nonlogam, bisa sejenis (contoh: H2, N2, O2, Cl2, F2, Br2, I2) dan berbeda jenis (contoh: H2O, CO2, dan lain-lain). Senyawa yang hanya mengandung ikatan kovalen disebut senyawa kovalen.

Pembentukan ikatan kovalen terbentuk dari atom-atom unsur yang memiliki afinitas elektron tinggi serta beda keelektronegatifannya lebih kecil dibandingkan ikatan ion. Atom non logam cenderung untuk menerima elektron sehingga jika tiap-tiap atom non logam berikatan maka ikatan yang terbentuk dapat dilakukan dengan cara mempersekutukan elektronnya dan akhirnya terbentuk pasangan elektron yang dipakai secara bersama.

Pembentukan ikatan kovalen dengan cara pemakaian bersama pasangan elektron tersebut harus sesuai dengan konfigurasi elektron pada unsur gas mulia yaitu 8 elektron (kecuali He berjumlah 2 elektron).


Karakteristik Ikatan Kovalen

Berikut ini terdapat beberapa karakteristik ikatan kovalen, terdiri atas:

  • Memiliki energi ikat yang besar sehingga sangat keras dan tembus cahaya
    titik leleh tinggi
  • Tidak larut dalam zat cair biasa dan hampir semua pelarut
  • Energi kohesi 16-12 eV

Jenis-Jenis Ikatan Kovalen


  • Jenis Ikatan Kovalen Berdasarkan Jumlah PEI-nya Ikatan Kovalen


    • Ikatan Kovalen Tunggal

Ikatan kovalen tunggal adalah ikatan yang terbentuk dari penggunaan bersama satu pasang elektron (setiap atom memberikan satu elektron valensi untuk digunakan bersama). Dengan kata lain jumlah PEI=1.

Contoh : H2, H2O (konfigurasi elektron H = 1; O = 2, 6)

    • Ikatan Kovalen Rangkap Dua

Ikatan kovalen rangkap dua adalah ikatan yang terbentuk dari penggunaan bersama dua pasang elektron (setiap elektron memberikan dua elektron valensi untuk digunakan bersama). Dengan kata lain jumlah PEI=2.

Contoh : O2, CO2 (konfigurasi elektron O = 2, 6; C = 2, 4)

    • Ikatan Kovalen Rangkap Tiga

Ikatan kovalen rangkap tiga adalah ikatan yang terbentuk dari penggunaan bersama tiga pasang elektron (setiap elektron memberikan tiga elektron valensi untuk digunakan bersama). Dengan kata lain jumlah PEI=3.

Contoh : N2 (Konfigurasi elektron N = 2, 5)


  • Jenis Ikatan Kovalen Berdasarkan Sumber Pasangan Elektron Ikatan


    • Ikatan Kovalen

Ikatan kovalen (yang sedang kita bahas sekarang) adalah ikatan yang terbentuk apabila pasangan elektron yang digunakan bersama berasal dari masing-masing atom yang berikatan dengan kata lain PEI berasal dari dua atom yang berikatan.

    • Ikatan Kovalen Koordinasi

Ikatan kovalen koordinasi adalah ikatan yang terbentuk apabila pasangan elektron yang digunakan bersama berasal dari salah satu dari dua atom yang berikatan. Dengan kata lain PEI berasal dari salah satu atom yang berikatan.


  • Jenis Ikatan Kovalen Berdasarkan Sifat Kepolaran Ikatan


    • Ikatan Kovalen Polar

Ikatan kovalen polar adalah ikatan kovalen yang PEI-nya cenderung tertarik ke salah satu atom yang berikatan sehingga menyebabkan bentuk molekulnya asimetris (tidak proporsioanal).

    • Ikatan Kovalen Nonpolar

Ikatan kovalen nonpolar merupakan salah satu jenis ikatan kovalen yang PEI-nya tertarik sama kuat ke arah atom-atom yang saling berikatan sehingga dapat menyebabkan bentuk molekulnya simetris (proporsional).


Proses Pembentukan Ikatan Kovalen

Atom O akan stabil jika mengikat dua elektron membentuk konfigurasi mirip dengan aton Ne (2, 8) sesuai aturan oktet. Sedangkan atom H akan stabil jika mengikat satu elektron membentuk konfigurasi mirip He (2).

Sehingga untuk membentuk ikatan, atom O harus memasangkan dua elektron valensinya kepada dua atom H dan dua atom H memasangkan masing-masing satu elektron valensi terhadap dua elektron O tersebut.


Rumus Kimia Senyawa Kovalen

Dengan mengacu pada aturan oktet, kita dapat memprediksikan rumus molekul dari senyawa yang berikatan kovalen. Dalam hal ini, jumlah elektron yang dipasangkan harus disamakan. Akan tetapi, perlu diingat bahwa aturan oktet tidak selalui dipatuhi, terdapat beberapa senyawa kovalen yang melanggar aturan oktet.

Contohnya adalah ikatan antara H dan O dalam H2O. Konfigurasi elektron H dan O adalah H memerlukan 1 elektron dan O memerlukan 2 elektron. Agar atom O dan H mengikuti kaidah oktet, jumlah atom H yang diberikan harus menjadi dua, sedangkan atom O satu, sehingga rumus molekul senyawa adalah H2O.


Sifat Senyawa Kovalen


  • Titik didih

Pada umumnya senyawa kovalen mempunyai titik didih yang rendah (rata-rata di bawah suhu 200 0C). Sebagai contoh Air, H2O merupakan senyawa kovalen. Ikatan kovalen yang mengikat antara atom hidrogen dan atom oksigen dalam molekul air cukup kuat, sedangkan gaya yang mengikat antar molekul-molekul air cukup lemah.

Keadaan inilah yang menyebabkan air dalam fasa (bentuk) cair akan mudah berubah menjadi uap air bila dipanaskan sampai sekitar 100 0C, akan tetapi pada suhu ini ikatan kovalen yang ada di dalam molekul H2O tidak putus.

  • Volatitilitas (kemampuan untuk menguap)

Sebagian besar senyawa kovalen berupa cairan yang mudah menguap dan berupa gas. Molekul-molekul pada senyawa kovalen yang mempunyai sifat mudah menguap sering menghasilkan bau yang khas. Parfum dan bahan pemberi aroma merupakan senyawa kovalen contoh dari senyawa kovalen yang mudah menguap

  • Kelarutan

Pada Umumnya senyawa kovalen tidak dapat larut dalam air, tetapi mudah larut dalam pelarut organik. Pelarut organik merupakan senyawa karbon, misalnya bensin, minyak tanah, alkohol, dan aseton. Namun ada beberapa senyawa kovalen yang dapat larut dalam air karena terjadi reaksi dengan air (hidrasi) dan membentuk ion-ion.

Misalnya, asam sulfat bila dilarutkan ke dalam air akan membentuk ion hidrogen dan ion sulfat. Senyawa kovalen yang dapat larut dalam air selanjutnya disebut dengan senyawa kovalen polar, sedangkan senyawa kovalen yang tidak larut dalam air selanjutnya disebut dengan senyawa kovalen non polar.

  • Daya hantar Listrik

Pada umumnya senyawa kovalen pada berbagai wujud tidak dapat menghantar arus listrik atau bersifat non elektrolit, kecuali senyawa kovalen polar. Hal ini disebabkan senyawa kovalen polar mengandung ion-ion jika dilarutkan dalam air dan senyawa tersebut temasuk senyawa elektrolit lemah. Berikut ini gambar perbedaan antara senyawa non elektrolit, elektrolit lemah dan elektrolit kuat.

Ikatan Kovalen : Pengertian, Karakertistik, Jenis, Rumus Kimia dan Sifat Senyawanya


Contoh Soal Ikatan Kovalen


Soal 1

Zat-zat berikut yang merupakan senyawa dengan ikatan kovalen Kecuali….

  • N2
  • CCl2
  • NaCl
  • HCl
  • F2

Jawab

  • Ikatan Kovalen penyusun sesama atom unsur non logam tidak ada atom unsur logamn
  • N2, CCl2 , HCl, F2 (tidak ada unsur logamnya, sehingga kovalen)
  • Sedangkan NaCl = Na merupakan logam (ikatan Ion)

Soal 2

Pasangan unsur yang membentuk ikatan kovalen adalah …

  1. 17X dan 11Y
  2. 12P dan 17Q
  3. 6R dan 17Q
  4. 20M dan 16T
  5. 19A dan 35B

Jawaban: C

17x: 2 8 7dan11Y: 2 8 1ikatan ion
12p: 2 8 2dan17Q: 2 8 7ikatan ion
6R: 2 4dan17Q: 2 8 7ikatan kovalen
20M: 2 8 82 dan16T: 2 8 6ikatan ion
19A: 2 8 81 dan35B: 2 8 18 7ikatan ion

Soal 3

Di antara senyawa berikut yang bukan molekul kovalen polar adalah …

  1. HCl
  2. NaCl
  3. NH3
  4. H2O
  5. PCl3

Jawaban: B

MolekulPenyusunKeteranganIkatan
HClGas – Gas2 atom tidak sejenis : polarKovalen polar
NaClLogam – GasIon
 NH3 Gas – GasPEI = 3N golongan V A   PEB = 5 – 3 = 2 Kovalen polar
 H2O Gas – GasPEI = 2O golongan VI A   PEB = 6 – 2 = 4 Kovalen polar
 PCl3 Gas – GasPEI = 3P golongan V A   PEB = 5 – 3 = 2 Kovalen polar

Demikianlah ulasan dari Seputarpengetahuan.co.id tentang Ikatan Kovalen , semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian. Terimakasih telah berkunjung dan jangan lupa untuk membaca artikel lainnya.

Baca Juga:  √ Bunyi : Pengertian, Syarat, Kecepatan, Sifat dan Jenisnya