Metamorfosis Semut : Pengertian, Jenis Metamorfosis dan Fase Tahapannya

Metamorfosis Semut : Pengertian, Jenis Metamorfosis dan Fase Tahapannya – Seperti apa tahapan Metamorfosis Semut ?Pada bahasan sebelumnya Seputarpengetahuan.co.id sudah membahas tentang Metamorfosis Adalah : Pengertian, Fase, Jenis dan Contohnya ,kali ini kita akan membahas spesifik metamorfosis pada semut serta hal-hal yang melingkupinya.Mari kita simak bersama pembahasannya pada artikel di bawah ini untuk lebih dapat memahaminya.


Metamorfosis Semut : Pengertian, Jenis Metamorfosis dan Fase Tahapannya


Metamorfosis berasal dari bahasa Yunani yakni “Greek”. Meta (diantara, sekitar, setelah), morphe (bentuk), osis (bagian dari), jadi metamorphosis adalah suatu perubahan bentuk selama perkembangan postembrionik. Hewan yang mengalami suatu metamorphosis cukup banyak, diantaranya adalah Katak, Kupu-kupu dan Semut.

Dengan kata lain Metamorfosis merupakan perubahan dalam bentuk tubuh dan kebiasaan selama fase siklus perkembangan hewan. Terdapat dua jenis metamorfosis yang dapat dibedakan yaitu metamorfosis sempurna dan metamorfosis tidak sempurna.


Jenis-Jenis Metamorfosis Hewan

Masing-masing dari jenisnya tersebut memiliki ciri-ciri dan tahapan yang berbeda-beda. Langsung saja untuk lebih jelasnya berikut jenis-jenis metamorfosis pada hewan beserta ciri-cirinya.

  • Metamorfosis Sempurna.

Untuk jenis yang pertama adalah metamorfosis sempurna. Secara umum karakteristik dari metamorfosis sempurna ini adalah hewan akan mengalami empat fase (telur, Nimfa, Pupa, Imago). Perlu diketahui bahwa biasanya metamorfosis sempurna ini ditandai dengan perubahan bentuk tubuh pada serangga dengan perbedaan yang cukup terlihat. Jika dibandingkan dengan metamorfosis tak sempurna, tahan yang harus dialami oleh hewan yang melakukan metamorfosis sempurna jauh lebih panjang.

Singkatnya setelah telur menetas menjadi sebuah larva, maka ia akan lebih banyak mengonsumsi makanan dibandingkan fase sebelumnya. Banyaknya makanan yang dikonsumsi tersebut akan berguna pada fase pupa atau kepompong. Perlu diketahui bahwa pada fase ini hewan akan cenderung tidak makan dalam waktu yang cukup lama. Setelah tahap atau proses pupa berjalan sempurna, langkah selanjutnya adalah fase imago atau individu dewasa.

Baca Juga:  √ Filogenetik : Pengertian, Jenis, Klasifikasi dan Contohnya

Beberapa ciri-ciri dari hewan yang mengalami metamorfosis sempurna seperti:

    • Memiliki perbedaan bentuk yang sangat signifikan antara fase pupa dengan fase Imago.
    • Hewan yang mengalami metamorfosis sempurna pasti akan merasakan berasa di fase pupa maupun kepompong.

  • Metamorfosis Tidak Sempurna

Selanjutnya adalah metamorfosis tak sempurna atau biasa dikenal dengan istilah hemimetabola. Perlu diketahui bahwa karakteristik utama dari jenis metamorfosis tidak sempurna ini yaitu adanya perubahan bentuk tubuh pada fase nimfa dan fase imago. Namun biasanya pada fase imago tanda-tanda sudah tidak terlihat semakin mencolok. Selain itu, hewan yang tidak mengalami tahapan metamorfosis tidak sempurna ini juga akan mengalami fase pupa/kepompong.

Dengan istilah lain, jika diidentifikasi dari karakteristiknya metamorfosis tak sempurna ini bisa disebut sebagai proses pertumbuhan pada hewan-hewan yang berbeda. Proses pertumbuhan hewan di sini tidak terjadi perubahan bentuk secara signifikan.

Berikut ini beberapa ciri yang terjadi pada tahapan metamorfosis tidak sempurna, yaitu:

    • Perubahan bentuk tubuh hewan terjadi pada fase nimfa. Pada fase imago ini hewan cenderung tidak terlalu mencolok hanya saja sedikit saja perbedaannya.
    • Ciri selanjutnya yaitu tidak mengalami fase pupa atau kepompong.

Tahapan Fase Metamorfosis Semut

Semut merupakan serangga yang mempunyai bentuk kecil, walaupun begitu warnanya cukup rumit. Makhluk kecil ini telah mengalami banyak perkembangan dan perubahan selama masa hidupnya, dari telur hingga menjadi semut dewasa.

Semut mengalami metamorfosis sempurna, karena mereka memiliki 4 tahap yaitu mulai dengan telur, larva, kepompong/pupa dan dewasa/imago. Dari keempat tahapan ini membutuhkan waktu antara 5 – 10 minggu.
Berikut adalah Tahap Metamorfosis Semut :

  • Tahap Telur

Tahap awal semut dimulai dengan telur. Jika sel telur telah dibuahi, keturunannya merupakan diploid betina, jika tidak mereka akan menjadi haploid jantan.

  • Tahap Larva

Telur kemudian menetas menjadi larva, telur kecil menetas tanpa mata dan kaki menjadi larva seperti cacing.Larva semut kebanyakan jarang bergerak dan dirawat serta diberi makan oleh semut pekerja.

Baca Juga:  √ 5 Pengertian Model Pembelajaran Menurut Para Ahli (Terlengkap)

Makanan diberikan kepada larva yang disebut trophallaxis yaitu suatu proses unik di mana seekor semut memuntahkan makanan cair dalam mulutnya. Semut dewasa juga melakukan hal ini.

Larva terutama pada tahap selanjutnya juga dapat menerima makanan padat seperti potongan mangsa, telur trofik, dan biji yang diberikan oleh semut pekerja.Larva tumbuh melalui serangkaian 4 sampai 5 tahap pergantian kulit dan memasuki tahap kepompong.

  • Pupa

Jika larva sudah besar, metamorfosis akan menjadi pupa. pupa itu terlihat seperti semut imago yang membedakan adalah sayap dan antenanya yang terlipat ke tubuhnya.

Pada beberapa jenis, pupa ditutupi oleh kepompong yang melindunginya.pupa belum ditemukan di spesies lain. Selama waktu ini, pupa berubah menjadi semut dewasa.

Metamorfosis Semut : Pengertian, Jenis Metamorfosis dan Fase Tahapannya

  • Semut Imago (dewasa)

Setelah semua tahapan diatas dilalui, pupa akhirnya muncul sebagai semut dewasa. Semut dewasa dapat menjadi salah satu dari tiga kasta: ratu, pekerja, atau pekerja wanita.

Demikianlah ulasan dari Seputarpengetahuan.co.id tentang Metamorfosis Semut semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian. Terimakasih telah berkunjung dan jangan lupa untuk membaca artikel lainnya.