Metamorfosis Sempurna : Pengertian, Tahapan, dan Contohnya

Metamorfosis Sempurna : Pengertian, Tahapan, dan Contohnya – Seperti apa tahapan Metamorfosis Sempurna ?Pada bahasan sebelumnya Seputarpengetahuan.co.id sudah membahas tentang Metamorfosis Adalah : Pengertian, Fase, Jenis dan Contohnya ,kali ini kita akan membahas spesifik metamorfosis sempurna serta hal-hal yang melingkupinya.Mari kita simak bersama pembahasannya pada artikel di bawah ini untuk lebih dapat memahaminya.

Metamorfosis Sempurna : Pengertian, Tahapan, dan Contohnya


Metamorfosis adalah perubahan dalam bentuk tubuh dan kebiasaan selama fase siklus perkembangan hewan. Terdapat dua jenis metamorfosis yang dapat dibedakan yaitu metamorfosis sempurna dan metamorfosis tidak sempurna.

metamorfosis sempurna adalah jenis perkembangan serangga yang meliputi tahap telur, larva, kepompong, dan dewasa, yang sangat berbeda dalam morfologi. Secara singkat, metamorfosis sempurna adalah metamorfosis yang terdiri dari empat tahap yaitu telur, larva, pupa, dan dewasa.Siklus hidup kupu-kupu, semut, kutu, lebah, kumbang, ngengat, dan tawon adalah contoh metamorfosis sempurna.

Metamorfosis sempurna dimulai dengan peletakan telur oleh serangga betina. Larva, yaitu tahap kedua dari metamorfosis sempurna, menetas keluar dari telur. Pada saat fase larva biasanya memiliki ciri khas yang cukup berbeda dari fase dewasa dalam morfologi, perilaku, dan/atau habitat. Tubuh larva lunak seperti cacing. Ciri khas utama larva adalah sangat rakus dalam makan. Karena selera makan yang besar ini, tahap larva menunjukkan pertumbuhan yang sangat cepat. Selama fase pertumbuhan, larva berganti kulit beberapa kali. Tahap kepompong dimulai dengan pembentukan kepompong di sekitar tubuh larva.

Larva tidak aktif dan tidak mencari makan saat mereka berada di dalam fase kepompong. Pada fase kepompong, tubuh mengembangkan lebih banyak segmen, organ dalam, kaki, dan sayap. Tahap kepompong mungkin berlangsung sekitar 4 hari hingga beberapa minggu tergantung jenis hewan, spesies dan kondisi lingkungan. Setelah selesai melakukan proses perkembangan dalam kepompong dan saat sudah siap maka tahap selanjutnya menjadi dewasa dengan keluar dari kepompong tersebut.


Proses Tahapan Metamorfosis Sempurna

Metamorphosis sempurna merupakan Holometabolisme. Pada holometabolisme, larva ini sangat berbeda dengan dewasanya. Serangga hanya melaksanakan holometabolisme lewat fase larva, setelah itu merambah fase tidak aktif yang disebut pupa, ataupun chrysalis, serta kesimpulannya jadi dewasa. Jadi Metamorfosis sempurna ialah sesuatu metamorphosis yang melewati tahapan- tahapan mulai dari telur- larva- pupa- imago. Contoh metamorphosis sempurna ialah pada katak, nyamuk serta kupu- kupu.

Baca Juga:  Kloning adalah : Pengertian, Jenis, Manfaat dan Contohnya

Ada pula tahapan perkembangan serta pertumbuhan yang terjalin pada metaorfosis sempurna antara lain yakni:

Fase Telur

Hewan betina akan meletakkan telur- telurnya di tempat yang cocok dengan kebutuhan pada pertumbuhan calon anaknya. Misalnya semacam pada kupu- kupu yang meletakkan telur- telurnya pada permukaan daun perihal ini sebab larva ataupun hewan muda yakni pemakan tanaman.

Pada fase telur ini, embrio hasil fertilisasi sel telur dengan sel mani terus menerus hadapi pemisahan, membentuk organ- organ, hingga waktu tertentu bergantung pada tipe spesiesnya. Telur- telur nyamuk ini mempunyai struktur yang ringan serta rapat semacam suatu rakit. Induk- induk nyamuk pula meletakkan telur- telurnya di permukaan air yang tenang. Perihal ini sebab larva nyamuk menghabiskan kehidupannya di dalam air. Sehabis waktu yang ditetapkan pada telur- telur ini akan menetas jadi larva ataupun hewan muda.

Fase Larva

Pada fase ini larva ataupun hewan muda pula sangat aktif makan. Induk betina meletakkan telur- telur ditempat yang cocok dengan makanannya. Ulat, larva dari kupu- kupu sanggup menghabiskan dedaunan dimana dia terletak ataupun hinggap. Larva hewan yang telah mempunyai eksoskleton( rangka luar), semacam pada serangga hendak hadapi pergantian kulit ataupun eksdisis ataupun molting.

Perihal ini pula sebab dimensi badannya kian membengkak sehingga diperlukan sesuatu eksoskleton yang baru untuk dimensi badannya yang membengkak. Pergantian kulit ini bisa terjadi hingga berkali kali serta pada waktu yang didetetapkan larva hendak menyudahi makan serta merambah fase selanjutnya, ialah jadi pupa. Pergantian ini bisa dikontrol oleh hormonal di dalam badan larva.

Fase Pupa

Pupa ataupun kepompom merupakan fase transisi. Badan kepompong dilindungi dengan rangka luar yang keras atau kokon. Pada fase ini, sebagian besar serangga terletak di dalam keadaan inaktif( makan). Di balik kokon, badan pupa sangat lebih aktif melaksanakan metabolisme pembuatan organ—organ serta wujud hewan dewasanya. Kebutuhan akan tenaga yang diperoleh dari simpanan cadangan makanan di dalam badan larva.( pada fase larva sangat lebih aktif makan, serta sebagian makanannya hendak ditaruh buat fase pupa). Fase pupa memakan waktu yang sangat bermacam- macam.

Fase Imago

Hingga waktu yang sudah ditetapkan, pupa keluar dari cangkangnya jadi hewan dewasa atau imago dengan wujud yang sangatlah berbeda. Pada fase ini, imago mempunyai metode makan serta habitat yang berbeda dengan larvanya. Fase imago ini ialah fase reproduksi dimana, hewan berusia yang akan silih mengadakan perkawinan( jantan serta betina), yang  membentuk ratusan telur- telur, serta hendak mengulangi sikusnya.

Baca Juga:  Gelombang Elektromagnetik : Pengertian, Sifat, Rumus, Manfaat, Spektrum

Metamorfosis Sempurna : Pengertian, Tahapan, dan Contohnya

Perbandingan Metamorfosis Sempurna dan Tidak Sempurna


Persamaan

Kedua metamorfosis Sempurna dan Tidak Sempurna adalah jenis pertumbuhan serangga.
Bentuk tubuh serangga berubah baik dalam metamorfosis Sempurna dan tidak Sempurna.
Baik metamorfosis Sempurna dan tidak Sempurna memulai fase pertumbuhan dari tahap telur ke tahap dewasa.
Serangkaian proses ganti kulit terjadi baik dalam metamorfosis Sempurna dan tidak Sempurna seiring tumbuh kembang menjadi dewasa.

Perbedaan

Definisi
  • Metamorfosis Sempurna : Metamorfosis Sempurna mengacu pada jenis perkembangan serangga yang melalui tahap telur, larva, kepompong dan dewasa yang dapat dilihat perubahan morfologi pada fase tahapan pertumbuhan.
  • Metamorfosis Tidak Sempurna : Metamorfosis tidak Sempurna mengacu pada jenis perkembangan serangga di mana perubahan bertahap terjadi pada serangga selama perkembangan dari telur hingga dewasa.
Tahapan
  • Metamorfosis Sempurna : Metamorfosis Sempurna terdiri dari empat tahap yaitu telur, larva, pupa dan dewasa.
  • Metamorfosis Tidak Sempurna : Metamorfosis yang tidak Sempurna terdiri dari tiga tahap yaitu telur, nimfa, dan dewasa.
  • Metamorfosis Sempurna : Metamorfosis Sempurna melalui fase larva yang identik dengan kegiatan makan serta menjadi fase ke tahap selanjutnya yaitu pupa yang nampak terlihat tidak begitu aktif.
  • Metamorfosis Tidak Sempurna : Metamorfosis yang tidak Sempurna tidak terdapat fase larva tetapi langsung pada pada fase nimfa, yang menyerupai miniatur dewasa.
Kemampuan Reproduksi
  • Metamorfosis Sempurna : Tahap akhir serangga menjadi reproduktif dengan sukses dalam metamorfosis Sempurna.
  • Metamorfosis Tidak Sempurna : Beberapa tahap awal dari serangga secara reproduktif berhasil dalam metamorfosis yang tidak Sempurna.

Contoh Metamorfosis Sempurna

  • Nyamuk : Telur > Jentik Jentik > Pupa > Nyamuk
  • Kupu Kupu : Telur > Ulat > Kepompong > kupu Kupu
  • Lebah : Telur > Larva > Kepompong > Lebah
  • Lalat : Telur > Belatung (Larva) > Pupa > Lalat
  • Semut : Telur > Larva > Pupa > Semut
  • Katak (Amfibi) : Telur > Kecebong / Berudu > Berudu 2 Kaki > Berudu 4 Kaki > Katak Muda (Ekor Panjang) > Katak Dewasa
Metamorfosis Katak

Demikianlah ulasan dari Seputarpengetahuan.co.id tentang Metamorfosis Sempurna semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian. Terimakasih telah berkunjung dan jangan lupa untuk membaca artikel lainnya.