√ Pengertian Kabut, Proses, Macam, Manfaat dan Dampaknya

Pengertian Kabut, Proses, Macam, Manfaat dan Dampaknya – Pada kesempatan ini Seputar Pengetahuan akan membahas tentang Pengertian Kabut. Yang mana dalam pembahasan kali ini akan menjelaskan pengertian kabut, proses terjadinya, macam jenis, manfaat dan dampaknya dengan secara singkat dan jelas. Untuk lebih jelasnya silahkan simak artikel tentang pengertian kabut dibawah ini.

Pengertian Kabut, Proses, Macam, Manfaat dan Dampaknya

Tentu kita ketahui bahwa ada beberapa unsur yang terdapat di bumi mulai api, air, udara dan tanah. Kabut adalah kumpulan tetasan air yang berukuran sangat kecil yang melayang di udara.

Ada tempat yang berkabut didunia yaitu di daerah Grand Banks lepas pantai pulau Newfoundland Kanada. Fenomena ini terjadi sebab adanya oertemuan arus Labrador yang dingin dari utara dengan arus arus Teluk yang hangat dari selatan yang mangakibatkan terjadinya kabut.

Proses Terbentuknya Kabut

Proses terbentuknya kabut disebabkan adanya penguapan yang terdiri dari butiran air berukuran 0,1 milimeter. Butiran tersebut mengambang dipermukaan atmosfer dengan ketinggian kurang dari 1000 meter dpl. Kabut dapat terbentuk karena uap lembab yang harus meninggalkan udara dan adanya proses pengembunan. Saat udara tersebut didinginkan maka kabut mulai perlahan terbentuk.

Macam Kabut

Berikut ini beberapa macam kabut, antara lain yaitu:

  • Kabut Advection

Kabut advection adalah jenis kabut yang terbentuknya dari aliran udara yang melewati suatu permukaan dengan suhu tidak sama. Contohnya pada kabut laut yang terjadi pada saar udara basah dan hangat mengalir diatas permukaan yang dingin dimana kabut ini juga terdapat pada pesisir pantai dan tepian danau.

Baca Juga:  √ 16 Pengertian Akuntabilitas Menurut Para Ahli (Bahas Lengkap)

Adapun faktor yang mempengaruhi terjadinya kabut adveksi, yakni:

  • Terdapat perbedaan suhu yang mencolok antara udara yang bergerak itu dengan permukaan sehingga kemudian terbentuk inverse di permukaan
  • Udara yang bergerak panas serta lembab.
  • Kecepatan angin sedang (8-12 knot) supaya perbedaan suhu dapat atau bisa di pertahaankan serta percampuran turbulensi itu tidak cukup kuat mengangkat kabut.
  • Kabut Frontal

Kabut frontal adalah kabut yang terjadi pada saat adanya pertemuan antara dua massa udara yang berbeda suhu. Biasanya kabut ini terjadi pada saat hujan turun dari massa yang hangat ke massa yang dingin sehingga terjadinya penguapan.

  • Kabut Radiasi

Kabut radiasi adalah kabut yang terbentuk pada saat malam tenang dan bersih dimana tanah memancarkan kembali panas ke udara dan biasanya kabut ini muncul di lembah yang dalam.

Adapun kondisi udara yang terjadi pada waktu malam hari yang sangat menguntungkan untuk terbentuknya kabut ini yaitu:

  • Kondisi tanah serta lingkungan basah
  • Anginnya lemah
  • Rh yang relatif tinggi (80-100 %)
  • Langit cerah atau sedikit berawan

Pengertian Kabut Proses Macam Manfaat dan Dampaknya

  • Kabut Gunung

Kabut gunung adalah jenis kabut yang terjadi pada saat uap ait bergerak melewati lereng gunung. Pada saat udara dingin bergerak ke atas lereng yang mengakibatkan tidak mampu menahan uap air tersebut. Kabut gunung akan terbentuk sepanjang  lereng gunung, sehingga membuat suhu pegunungan menjadi dingin.

Manfaat Kabut

Berikut ini beberapa manfaat kabut antara lain yaitu:

  • Dapat melembabkan pada permukaan kulit
  • Dapat mempercepat proses pertumbuhan tanaman
  • Dapat menjaga kondisi kelembapan udara
  • Dapat menyejukkan udara disekitar.

Dampak Terbentuknya Kabut

Disamping itu ada beberapa dampak yang ditimbulkan dari adanya kabut, seperti menggangu penerbangan dimana akan sulit melihat walupun terdapat navigasi sebab adanya kabut.

Baca Juga:  √ Pengertian Perlindungan Konsumen, Tujuan dan Asasnya

Pada umumnya penyebab terbentuknya kabut disebabkan adanya udara jenuh akan uap air yang di dinginkan dibawah titik bekunya. Bila udara berada pada daerah industri maka akan terkandung suatu asap yang bercampur kabut dan selanjutnya terbentuk kabut berasap. Dengan campuran tersebut akan mengakibatkan tercekik dan pedas bahkan dapat menimbulkan orang terbatuk.

Bila melihat dari beberapa ibukota, dimana hasil dari asap pembuangan kendaraan atau pulutan lainnya mengandung hidrokarbon dan osida nitrogen yang dapt dirubah menjadi kabut berasap fotokimia sebab sinar matahari.

Demikian penjelasan tentang Pengertian Kabut, Proses, Macam, Manfaat dan Dampaknya, semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda.