Pengertian Budi Pekerti, Tujuan, Manfaat dan Macamnya

Pengertian Budi Pekerti, Tujuan, Manfaat dan Macamnya – Pada kesempatan ini Seputar Pengetahuan akan membahas tentang Pengertian Budi Pekerti. Yang mana dalam pembahasan kali ini menjelaskan pengertian budi pekerti, tujuan, manfaat dan macamnya dengan secara singkat dan jelas. Untuk lebih mudah dalam memahaminya silahkan simak artikel tentang pengertian budi pekerti dibawah ini.

Pengertian Budi Pekerti, Tujuan, Manfaat dan Macamnya

Budi pekerti merupakan suatu kesadaran perbuatan. Didalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti budi pekerti adalah tingkah laku, akhlak, perangai dan watak. Sedangkan dalam bahasa arab budi pekerti dikenal juga dengan sebutan Akhlak dan dalam bahasa inggris dinamakan Ethnics. Umumnya budi pekerti dikenal dengan istilah etika.

Bila melihat secara etimologi, budi pekerti terdiri dari 2 gabungan kata yaitu budi dan pekerti. Kata budi mempunyai makna nalar, sadar, watak dan pikiran. Sedangkan pekerti memiliki arti perangai, perilaku, perbuatan, watak dan tabiat.

Pada kedua makna tersebut saling berkaitan yang sangat erat sebab pada dasarnya budi seseorang berada didalam batin manusia dan tidak terlihat sebelum dilakukan dalam bentuk pekerti (perbuatan).

Macam Budi Pekerti

Ada 4 (empat) macam jenis budi pekerti, antara lain yaitu:

Sikap terhadap Tuhan

Sebagai makhluk ciptaannya kita harus menghormati sang pencipta yang dapat diwujudkan dengan melalui penghayatan iman. Pujian dan penghormatan akan pencipta dapat diwujudkan dalam bentuk sikap kita berbuat baik kepada seluruh makhluk ciptaannya terutama pada diri sendiri.

Sikap terhadap Sesama Manusia

  • Sikap penghargaan terhadap tiap-tiap manusia, yang mana tidak direndahkan namun tetap harus ditingkatkan tiap manusia, sebagai sesama ciptaan tuhan dan siapapun mereka itu bernilai.
  • Penghargaan Terhadap Perempuan, termasuk rasa bentuk syukur terhadap perempuan (gender). Dimana sangat penting agar permpuan tidak dipandang sebelah mata terhadap laki-laki.
  • Menghargai pendapat Orang Lain serta Ingin Hidup Bersama Orang Lain yang Berbeda
  • Sikap ini merupakan sikap yang sudah jelas membantu kita untuk menjadi manusia yang lebih baik lagi.
  • Sikap Suka Mengabdi, Tenggang Rasa, Berlaku Adil, Ramah Tepat Janji, Setia, serta Sopan. Hal ini bertujuan agar membantu dalam pergaulan dengan orang lain serta hidup dengan orang lain yang menjadi wujud penghargaan terhadap orang lain.
  • Sikap demokratis (non diskriminatif dan non represif) yang menjadi wujud dari demokrasi. Dengan negara yang demoktasis, orang tidak dapat mendiskriminasi berdasarkan agama, sosial, suku, atau level pendidikan. Hal ini menjadikan bentuk perlakukan sama dalam mendapatkan pelayanan masyarakat, negara dan di hargai.
  • Penghormatan terhadap sexualitas serta hidup berkeluarga.
  • Sikap berbangsa serta cinta tanah air yang mana memiliki sikap rela ikut membangun bersama serta hidup bernegara.
  • Nilai adat serta aturan sopan santun, terdapat Beberapa budaya ini memiliki nilai hidup untuk bersama yang dianggap baik. Nilai itu perlu untuk disampaikan pada anak didik untuk dapat masuk di dalam budaya serta bisa mengerti budaya dan juga orang dari mereka. Nilai sopan serta santun ini memang tidak terlalu berdampak dimuka umum, tapi lebih ditunjukan daerah dari masing-masing.
Baca Juga:  √ Pengertian Kritis, Manfaat, Ciri, Tujuan dan Berpikirnya

Sikap Terhadap Diri Sendiri

  • Sikap Jujur serta Terbuka yang mana perlu untuk perkembangan diri anak didik, dengan menerapkan nilai kejujuran maka negara kita dapat berkembang, semakin damai dan sejahtera.
  • Beberapa sikap pengembangan ialah sebagai pribadi manusia. Semisal bijaksana, cermat, mandiri dan disiplin serta percaya diri yang kesemua itu sangat menunjang kesempurnaan diri pribadi.
  • Daya juang serta penguasaan diri, dengan era yang semakin berkembang tentu dampak akan budaya asing yang hanya mencari kesenangan sendiri.
  • Kebebasan serta tanggung jawab, yang mana menjadi pribadi yang mempunyai kebebasan mengungkapkan dirinya dan bertanggung jawab akan ungkapannya. Dengan sikap ini sudah tentu dapat mewujudkan di dalam kebebasan mimbar, kebebasan bicara, kebebasan di dalam berpendapat serta bertanggung jawab.

Sikap Penghargaan Terhadap Alam

Dengan sikap ini agar dapat digunakan manusia agar bisa hidup dengan bahagia dan sejahtera. Dimana dalam penggunaan alam hanya untuk diri sendiri jelas tidak bisa dibenarkan.

Pengertian Budi Pekerti Tujuan Manfaat dan Macamnya

Tujuan Pendidikan Budi Pekerti

Menurut Zuhairi (1995:159), tujuan budi pekerti ialah sesuatu yang akan dicapai dan merupakan dunia cita-cita yakni suasana yang sesuai dengan yang ingin diwujudkan. Dalam setiap kegiatan harus memiliki tujuan agar bisa mencapai maksud dari kegiatan itu dapat diketahui. Karena kegiatan dengan tanpa tujuan dapat berjalan tanpa arah.

Manfaat dari pendidikan budi pekerti

Manfaat dari pendidikan budi pekerti yaitu dapat membantu para generasi dalam meningkatkan diri dengan cara penanaman nilai moralitas. Disamping itu para genrasi dapat mulai belajar agar dapat bersikap lebih baik lagi.

Kaidah lain dari adanya pendidikan etika ini ialah turut meningkatkan sumber daya manusia (SDM) supaya tercipta manusia yang budi luhurnya baik. dengan melalui penanaman etika di sekolah. Pendidikan etika tersebut mungkin tidak akan langsung terlihat hasilnya.

Baca Juga:  √ Pengertian Kritik Seni, Tahapan, Jenis, Fungsi dan Bentuknya

Demikian penjelasan tentang Pengertian Budi Pekerti, Tujuan, Manfaat dan Macamnya, semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda.