√ Stigma : Pengertian, Jenis, Bentuk dan Proses Terjadinya

Stigma : Pengertian, Jenis, Bentuk dan Proses Terjadinya – Pada kesempatan ini Seputar Pengetahuan akan membahas tentang Stigma. Yang mana dalam pembahasan kali ini menjelaskan pengertian stigma, jenis, bentuk dan proses terjadinya dengan secara singkat dan jelas. Untuk lebih jelasnya simak artikel berikut ini.

Stigma : Pengertian, Jenis, Bentuk dan Proses Terjadinya

Stigma ini diciptakan masyarakat saat melihat sesuatu yang dianggap menyimpang atau aneh yang disebabkan karena tidak seperti yang lainnya. Stigma ini diberikan pada sesuatu hal yang memalukan dan tidak sesuai dengan nilai-nilai yang dianut.

Sehingga hal tersebut menyebabkan penurunan percaya diri, kehilangan motivasi, penarikan diri dari kehidupan sosial, menghindari pekerjaan, interaksi didalam kesehatan serta juga kehilangan perencanaan masa depan.

Contohnya seseorang dianggap ternoda serta karenanya memiliki watak yang tercela, atau seorang bekas narapidana yang dianggap itu tidak layak dipercayai serta dihormati.

Pengertian Stigma

Stigma dipergunakan didalam istilah “stigma sosial” yaitu pikiran, pandangan dan juga kepercayaan negatif yang didapatkan seseorang dari masyarakat atau lingkungannya berupa labeling, stereotip, separation. Serta mengalami diskriminasi sehingga hal tersebut mempengaruhi diri individu secara keseluruhan.

Pengertian Stigma Menurut Para Ahli

Agar lebih mudah memahami mengenai pengertian stigma, maka dapat merujuk pengertian stigma yang dikemukakan oleh beberapa para ahli, antara lain:

  • Menurut Goffman (1959)

Menurut Goffman, Pengertian Stigma adalah segala macam bentuk atribut fisik dan juga sosial yang mengurangi identitas sosial seseorang, mendiskualifikasikan orang tersebut dari penerimaan seseorang.

  • Menurut Mansyur (1997)

Menurut Mansyur, pengertian Stigma adalah ciri negatif yang menempel pada pribadi seseorang disebabkan karena pengaruh lingkungannya.

  • Menurut Research (2009)

Menurut Research, pengertian Stigma adalah suatu usaha untuk label tertentu ialah sebagai sekelompok orang yang kurang patut untuk dihormati daripada yang lain.

  • Menurut Scheid dan Brown (2010)

Menurut Scheid dan Brown, pengertian Stigma adalah sebuah fenomena yang terjadi pada saat seseorang diberikan labeling, stereotip, separation, serta mengalami diskriminasi.

Baca Juga:  √ Pengertian Modal Sosial, Fungsi, Unsur dan Jenisnya

Bentuk Stigma

Mengacu dari pengertian Menurut Rahman (2013), bentuk dari stigma dapat dikelompokan ke dalam beberapa bentuk didalam masyarakat diantaranya yaitu:

  • Labeling

Labeling adalah pembedaan serta juga memberikan label atau juga penamaan itu dengan berdasarkan perbedaan yang dipunyai anggota masyarakat tersebut. Sebagian besar perbedaan individu itu tidak dianggap relevan dengan secara sosial, namun beberapa perbedaan yang diberikan itu dapat menonjol secara sosial.

  • Stereotip

Stereotip adalah kerangka berpikir atau juga aspek kognitif yang terdiri dari pengetahuan serta keyakinan mengenai kelompok sosial dan traits tertentu. Stereotip yaitu keyakinan mengenai karakteristik yang merupakan keyakinan tentang atribut personal dipunyai orang-orang didalam suatu kelompok atau kategori sosial tertentu.

  • Separation

Separation adalah pemisahan “kita” (sebagai pihak yang tidak mempunyai stigma atau pemberi stigma) dengan “mereka” (kelompok yang mendapatkan stigma itu). Hubungan label dengan atribut negatif tersebut akan menjadi suatu pembenaran disaaat individu yang di label percaya bahwa dirinya itu memang berbeda. Sehingga hal itu dapat dikatakan bahwa proses pemberian stereotip berhasil.

  • Diskriminasi

Diskriminasi adalah perilaku merendahkan orang lain disebabkan keanggotaannya didalam kelompok. Diskriminasi yaitu komponen behavioral yang merupakan perilaku negatif terhadap individu disebabkan karena individu itu adalah anggota dari kelompok tertentu.

Macam Jenis Stigma

Menurut Heatherton (2003), ada beberapa jenis stigma diantaranya yaitu :

  • Penyembunyian yang meliputi keluasaan karakteristik stigmatisasi sebisa mungkin bisa dilihat, seperti cacat wajah vs homoseksualitas.
  • Rangkaian penandaan berhubungan dengan apakah tanda itu sangat mencolok mata atau juga makin melemah dari waktu ke waktu , seperti multiple sclerosis vs kebutaan.
  • Kekacauan yang mengacu pada tingkat stigmatisasi didalam mengganggu interaksi interpersonal, seperti misalnya gagap dalam berbicara.
  • Estetika yang berhubungan dengan reaksi subjektif yang dapat memunculkan stigma disebabkan karena suatu hal yang kurang menarik.
  • Asal usul tanda stigmatisas, seperti misalnya cacat bawaan, kecelakaan atau kesengajaan.
  • Risiko yang mencakup perasaan berbahaya dari stigmatisasi dari orang lain, seperti mempunyai penyakit yang mematikan atau membahayakan vs kelebihan berat badan.

Penyebab Terjadinya Stigma

Menurut Goffman (1959), Terdapat beberapa penyebab terjadinya stigma diantaranya ialah :

  • Ketakutan

Ketakutan adalah penyebab umum terjadinya stigma. Kemunculan takut ini merupakan konsekuensi yang didapatkan apabila tertular, bahkan penderita itu cenderung takut terhadap konsekuensi sosial dari pengungkapan kondisi sebenarnya.

  • Tidak menarik

Beberapa kondisi tersebut dapat menyebabkan orang dianggap tidak menarik, terutama didalam budaya yang mana keindahan lahiriah sangat dihargai. Dalam hal ini, gangguan pada anggota tubuh akan ditolak masyarakat disebabkan karena terlihat berbeda.

  • Kegelisahan

Kecacatan hal ini membuat penderita tidak nyaman, mereka mungkin tidak tahu bagaimana berperilaku di hadapan orang. Dengan kondisi yang dialaminya sehingga lebih cenderung menghindar.

  • Asosiasi

Stigma oleh asosiasi ini dikenal sebagai stigma simbolik, hal tersebut terjadi pada saat kondisi kesehatan dikaitkan dengan kondisi yang tidak menyenangkan. Seperti pekerja seks komersial, pengguna narkoba, orientasi seksual tertentu, kemiskinan atau kehilangan pekerjaan. Nilai serta keyakinan dapat memainkan peran yang kuat didalam menciptakan atau mempertahankan stigma.

  • Kebijakan atau Undang-undang

Dengan  Kebijakan atau Undang-undang Hal ini biasa terlihat pada saat penderita dirawat di tempat yang terpisah. Serta memerlukan waktu yang khusus dari rumah sakit, seperti klinik sakit jiwa, klinik penyakit seksual menular atau klinik rehabilitasi ketergantungan obat.

  • Kurangnya kerahasiaan

Pengungkapan yang tidak diinginkan dari kondisi seseorang dapat disebabkan cara penanganan hasil tes yang sengaja dilakukan tenaga kesehatan. Hal ini mungkin benar-benar tidak diinginkan seperti pengiriman dari pengingat surat atau kunjungan pekerja kesehatan di kendaraan ditandai dengan pro logo gram.

Baca Juga:  √ 26 Pengertian Sosialisasi Menurut Para Ahli (Pembahasan Lengkap)

Stigma Pengertian Jenis Bentuk dan Proses Terjadinya

Proses Terjadinya Stigma

Menurut Scheid & Brown (2010), proses terjadinya stigma yaitu diantaranya:

  • Individu membedakan serta memberikan label atas perbedaan yang dimiliki individu tersebut.
  • Munculnya keyakinan dari budaya yang dipunyai individu terhadap karakteristik individu atau kelompok lain serta menimbulkan stereotip.
  • Menempatkan individu atau juga kelompok yang sudah diberikan label pada individu atau kelompok dalam kategori yang berbeda sehingga terjadi separation.
  • Individu yang sudah diberikan label mengalami diskriminasi

Menurut Hermawati (2005), proses pemberian stigma yang dilakukan oleh masyarakat itu terjadi melalui tiga (3) tahap yaitu:

  • Proses interpretasi

Pelanggaran norma yang terjadi didalam masyarakat tidak semuanya mendapatkan stigma dari masyarakat, namun hanya pelanggaran norma yang diinterpretasikan oleh masyarakat ialah sebagai suatu penyimpangan perilaku yang dapat menimbulkan stigma.

  • Proses pendefinisian

Setelah pada tahap pertama itu sudah dilakukan yang didalam itu terjadinya interpretasi terhadap perilaku yang menyimpang, selanjutnya ialah proses pendefinisian orang yang dianggap berperilaku menyimpang oleh masyarakat.

  • Perilaku diskriminasi

Setelah proses pertama dan kedua itu dilakukan, maka masyarakat akan memberikan perlakuan yang sifatnya itu membedakan atau diskriminatif.

Demikian penjelasan tentang Stigma : Pengertian, Jenis, Bentuk dan Proses Terjadinya. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda. Terimakasih.