√ Macam-macam Lembaga Pendidikan Dan Fungsinya (Lengkap)

Macam-macam Lembaga Pendidikan Dan Fungsinya (Lengkap) – Bicara mengenai pendidikan pasti semuanya telah mengalami atau sedang menjalani proses pendidikan. Dimana setiap manusia yang telah dikaruniai akal pikiran atau dibekali otak untuk berpikir sehingga manusia diharuskan untuk belajar dan terus belajar sepanjang hidupnya. Bahkan dalam agama Islampun telah diterangkan bahwa bertholabul ‘ilmi (menuntut ilmu) adalah kewajiban setiap muslim.

Tidak hanya bagi orang yang beragama Islam saja menuntut ilmu itu wajib, tapi semua yang berakal sehat pasti membutuhkan pendidikan. Sebelumnya kita telah bahas apa itu pendidikan dan pengertian lembaga pendidikan yang dijelaskan oleh para ahli. Apa saja bentuk atau macam-macam lembaga pendidikan itu dan bagaimana fungsinya dalam kehidupan sehari-hari? Yupz pembahasan kali ini saya akan sedikit menjabarkan dari pertanyaan-pertanyaan tersebut.

Macam-macam Lembaga Pendidikan Dan Fungsinya (Lengkap)

Berikut ini adalah macam-macam lembaga pendidikan yang dibahas dengan lengkap, simak uraiannya.

Macam-Macam Lembaga Pendidikan

Setelah jelas kita mempelajari arti atau maksud dari lembaga pendidikan, sekarang kita fokus pada bentuk-bentuk atau macam-macam lembaga pendidikan. Dimana lembaga pendidikan merupakan wadah berlangsungnya individu menyerap ilmu atau belajar dan bersangkutan dengan lingkungan atau tempat. Adapun macam-macam lembaga pendidikan yaitu:

1. Lembaga Pendidikan Informal

Pendidikan informal ialah pendidikan yang terjadi di lingkungan keluarga, dimana keluarga merupakan wadah pertama kali seorang anak memperoleh didikan dan bimbingan langsung oleh anggota keluarganya terutama orang tua.  Anak akan lebih sering dan banyak menerima asupan pendidikan di lingkungan keluarga, sehingga pendidikan informal ini sangat diutamakan. Pendidikan di lingkungan keluarga inipun tidak mengenal ruang dan waktu, bisa dilakukan kapan saja dan sampai kapanpun tanpa ada batasan usia.

2. Lembaga Pendidikan Formal

Yaitu sebuah lembaga pendidikan yang memiliki aturan-aturan, teratur dan sistematis serta memiliki tingkat jenjang pendidikan yang dimulai dari tingkat SD sampai dengan Perguruan Tinggi. Pendidikan formal ini memiliki batas usia yang berlaku dari SD hingga SLTA. Wadah pendidikan ini ialah sekolah dan memiliki banyak perbedaan dengan pendidikan yang diperoleh di lingkungan keluarga.

Baca Juga:  √ Pengertian Masalah Sosial dan Faktor Penyebabnya (Bahas Lengkap)

Dalam pendidikan formal ini proses belajarnya diatur, tingkatan kelas yang berbeda-beda, mengikuti aturan kurikulum, materi pelajaran bersifat intelektual, akademis dan berkesinambungan serta memiliki anggaran atau biaya pendidikan yang ditentukan sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan. Lembaga pendidikan yaitu pendidikan di sekolah ini merupakan lanjutan dari pendidikan di lingkungan keluarga dan merupakan jembatan bagi anak untuk terjun dalam kehidupan bermasyarakat.

3. Lembaga Pendidikan Non Formal

Lembaga non formal ini didapat atau diperoleh dari lingkungan masyarakat. Apa yang terjadi di masyarakat merupakan pendidikan dan pembelajaran bagi setiap individu. Layanan pendidikan di lingkungan masyarakat ini dibutuhkan warganya sebagai tambahan, pengganti atau pelengkap dari pendidikan yang diperoleh di sekolah atau d rumah.

Materi yang didapat bersifat praktis dan sesuai dengan yang dibutuhkan masyarakat saat itu. Pembelajaran ini diperoleh secara langsung atau praktik. Program yang dibuatpun sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Berbeda dengan pendidikan formal dan in formal, dimana pendidikan di masyarakat tidak mengenal jenjang usia dan waktu yang tidak ditentukan.

Fungsi Lembaga Pendidikan

Setelah kita ketahui bentuk atau macam-macam lembaga pendidikan, kita harus ketahui apa fungsi dari lembaga pendidikan tersebut. Secara umum lingkungan pendidikan berfungsi untuk membentuk karakter anak atau peserta didik untuk menjadi lebih baik dan membantunya dalam berinteraksi dengan berbagai macam lingkungan yang ada disekitarnya serta menambah wawasan luas bagi anak didik.  Berikut ini penjelasannya secara spesifik.

Lembaga Informal

fungsi pendidikan di lingkungan keluarga antara lain:

  • Menanamkan nilai-nilai kegamaan;
  • Menumbuhkan rasa ingin tahu terhadap hal-hal baru yang baru diketahui;
  • Menumbuhkan rasa kasih sayang terhadap sesama;
  • Menanamkan dasar-dasar pendidikan moral sang anak;
  • Menjamin kehidupan dari emosional sang anak;
  • Merupakan pengalaman pertama bagi masa kanak-kanaknya.
Baca Juga:  √ 32 Pengertian Globalisasi Menurut Para Ahli (Pembahasan Lengkap)

Dalam pendidikan keluarga ini banyak diperolah dan diserap anak dari mulai pengetahuan dasar agama, sebuah keterampilan, kemandirian, solidaritas, kasih sayang, norma-norma sosial, etika sopan santun, dan masih banyak yang lainnya.

Lembaga Pendidikan Formal

Lembaga pendidikan formal sangat berperan penting dalam membantu pendidikan di likngkungan keluarga yang tugasnya mendidik dan memberikan pelajaran atau pengetahuan luas serta memperbaiki perilaku anak didik. Jadi fungsi lembaga pendidikan formal atau sekolah antara lain:

  • Mengembangkan pola berpikir anak didik, mencerdaskan dan memberikan pengetahuan yang luas;
  • Menanamkan kedisplinan anak karena harus mentaati segala peraturan sekolah;
  • Menanamkan sifat tanggung jawab;
  • Tempat bersosialisasi dengan teman sebaya, para pendidik atau orang yang ada di lingkngan sekitar;
  • Mengenal segala budaya dan aspeknya;
  • Menumbuhkan sifat kedewasaan anak didik;
  • Membentuk kepribadian;
  • Mengembangkan bakat anak didik untuk terjun dalam masyarakat;
  • Memberikan bekal yang cukup sesuai kebutuhannya di masyarakat.

Macam Macam Lembaga Pendidikan Dan Fungsinya

Lembaga Non Formal

Lingkungan masyarakat memiliki pengaruh sangat besar terhadap perkembangan seseorang, dimana lingkungan masyarakat berperan penting dalam upaya penyelenggaraan pendidikan, karena masyarakatlah yang membantu pengadaan dari sarana dan prasarana  juga menyediakan lapangan kerja untuk warganya. Adapun fungsi lembaga non formal atau lingkungan masyarakat antara lain:

  • Mengembangkan potensi dan skill yang ada dari setiap individu;
  • Transmisi atau pemindahan kebudayaan;
  • Pengembangan sikap dan kepribadian yang lebih profesional;
  • Menjamin integrasi kehidupan sosial;
  • Melestarikan kebudayaan yang ada;
  • Berpartisipasi secara maksimal dalam kehidupan sosial dan bermasyarakat.

Masih banyak lagi fungsi-fungsi lembaga pendidikan lainnya. Namun hanya sebatas itu dulu yang bisa saya bahas pada artikel kali ini. Semoga pembahasan mengenai Macam-macam Lembaga Pendidikan Dan Fungsinya (Lengkap), dapat bermanfaat dan ditunggu saran serta masukan sebagai tambahan dan pengoreksian artikel ini. Sekian terimakasih.