Sistem Pencernaan Manusia : Pengertian, Anatomi Organ dan Gangguannya

Sistem Pencernaan Manusia : Pengertian, Anatomi Organ dan Gangguannya – Bagaimana Sistem Pencernaan Manusia ?,Pada kesempatan ini Seputarpengetahuan.co.id akan membahasnya, meliputi anatomi organ dan tentunya hal-hal lain yang juga melingkupinya.Mari kita simak bersama pembahasannya pada artikel di bawah ini untuk lebih dapat memahaminya


Sistem Pencernaan Manusia : Pengertian, Anatomi Organ dan Gangguannya


Sistem pencernaan adalah sistem yang membantu dalam mencerna makanan yang dikonsumsi sehingga mudah dicerna oleh tubuh yang berguna untuk menghasilkan energi bagi seluruh anggota tubuh.

Makanan yang diserap berupa nutrisi dibantu oleh enzim untuk memecah molekul kompleks menjadi molekul yang lebih sederhana sehingga mudah diserap oleh tubuh.


Anatomi Organ Sistem Pencernaan Manusia

Anatomi sistem pencernaan manusia terdiri dari beberapa organ penting yang bertugas untuk mendistribusikan dan mencerna makanan melalui saluran yang kita kenal sebagai saluran pencernaan.Saluran pencernaan (Gastrointestinal) adalah saluran yang panjang bermula dari mulut sampai ke anus.

Organ dalam saluran pencernaan ini sudah sering kita kenal seperti mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar dan anus.

Berikut penjelasan 8 organ dalam sistem pencernaan manusia:

  • Mulut

Mengunyah di mulut mengawali proses pencernaan yang terjadi pada tubuh manusia. Proses mengunyah yang dibantu gigi dan berbagai enzim dalam mulut membantu makanan mudah hancur, sebelum didorong lidah masuk ke sistem pencernaan manusia berikutnya.

  • Tenggorokan

Organ sistem pencernaan manusia selanjutnya adalah tenggorokan atau yang biasa disebut faring. Setelah tenggorokan, makanan kemudian menuju esofagus dan masuk lambung. Saat di tenggorokan, makanan bisa salah masuk ke sistem pernapasan hingga mengakibatkan tersedak.

  • Esofagus

Dari tenggorokan, makanan menuju esofagus yang bentuknya seperti tabung dan memiliki banyak otot. Dengan sistem yang disebut gerakan peristaltik, makanan dari esofagus meluncur ke lambung.

  • Lambung

Organ sistem pencernaan lambung memproduksi banyak enzim dan asam yang membantu pengolahan makanan. Saat keluar dari lambung, wujud makanan menjadi seperti pasta atau cairan yang lebih mudah diserap tubuh.

Baca Juga:  √ Pengertian Ciliata, Ciri Ciliata & Klasifikasi Ciliata (Lengkap)
  • Usus halus

Organ usus halus memiliki tiga bagian yaitu usus dua belas jari (duodenum), jejunum, dan ileum. Duodenum mempunyai tugas utama meneruskan proses pengolahan makanan menggunakan enzim yang berasal dari pankreas dan hati. Sementara tugas utama jejunum dan ileum adalah menyerap nutrisi dalam asupan yang dikonsumsi.

  • Usus besar

Setelah dari usus halus, makanan masuk organ dalam sistem pencernaan manusia berikutnya yaitu usus besar. Di organ ini, air dalam sisa makanan akan diserap sehingga konsistensinya lebih padat sebelum masuk ke rektum dan anus. Sisa makanan biasanya perlu waktu hingga 36 berada di usus besar.

  • Rektum

Organ rektum mirip ruangan yang menghubungkan usus besar dan anus sebelum sisa makanan dikeluarkan. Saat sisa makanan masuk ke rektum, sistem saraf akan mengirim sinyal ke otak untuk mengetahui apakah feses tersebut akan dikeluarkan.

  • Anus

Anus adalah pintu terakhir sebelum feses dikeluarkan dari sistem pencernaan manusia. Organ anus terdiri atas otot yang menjaga feses tidak keluar sebelum saatnya. Otot anus juga mencegah buang air spontan.


Gangguan Pada Sistem Pencernaan Manusia

  • Diare: bentuk feses yang cair akibat gerak peristaltik yang terlalu cepat dan kurangnya penyerapan air oleh usus besar. Penyebabnya antara lain stress, makanan pedas, mikroorganisme patogen tertentu.
  • Konstipasi: kesulitan dalam proses defekasi (buang air besar) akibat terlalu banyak air yang diserap oleh susu besar. Penyebabnya adalah kurang mengonsumsi makanan berserat.
  • Apendikitis: radang usus buntu. Penyebabnya adalah sisa makanan yang terjebak dan tidak dapat keluar dari apendiks (umbai cacing) sehinggga lama kelamaan apendiks akan membusuk hingga timbul peradangan yang menjalar sampai usus buntu.
  • Tukak Lambung: rusaknya pertahanan mukus sebagai pelindung dinding lambung sehingga enzim pencernaan (asam lambung/HCl) mengiritasi permukaan lambung. Penyebabnya adalah infeksi bakteri tertentu.
Baca Juga:  Fungsi Usus Halus : Pengertian, Struktur, Bagian, Enzim dan Penjelasannya

Sistem Pencernaan Manusia : Pengertian, Anatomi Organ dan Gangguannya

Demikianlah ulasan dari Seputarpengetahuan.co.id tentang Sistem Pencernaan Manusia , semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian. Terimakasih telah berkunjung dan jangan lupa untuk membaca artikel lainnya.