Fungsi Usus Halus : Pengertian, Struktur, Bagian, Enzim dan Penjelasannya

Fungsi Usus Halus : Pengertian, Struktur, Bagian, Enzim dan Penjelasannya – Apa saja fungsi dari usus halus ?,Pada kesempatan ini Seputarpengetahuan.co.id akan membahasnya, meliputi struktur,enzim dan tentunya hal-hal lain yang juga melingkupinya.Mari kita simak bersama pembahasannya pada artikel di bawah ini untuk lebih dapat memahaminya


Fungsi Usus Halus : Pengertian, Struktur, Bagian, Enzim dan Penjelasannya


Usus halus merupakan bagian dari saluran pencernaan yang terletak di antara lambung serta usus besar. Usus halus jadi salah satu organ- organ penyusun sistem pencernaan manusia. Struktur usus halus terdiri dari 3 bagian utama ialah usus 2 belas jari( duodenum), usus kosong( jejunum), serta usus penyerapan( ileum).

Pada usus 2 belas jari ada 2 muara saluran utama ialah dari saluran pankreas serta saluran kantung empedu. Sedangkan di dalam usus penyerapan ada banyak lipatan ataupun lekukan yang diucap jonjot- jonjot usus ataupun diketahui bagaikan vili, yang berperan memperluas permukaan penyerapan.

Tidak hanya itu ada banyak enzim di bagian usus halus ini, di antara lain ialah enzim enterokinase, enzim tripsin, enzim erepsin, enzim disakarase serta enzim lipase.Guna enzim-enzim tersebut sangat dibutuhkan buat melaksanakan proses pencernaan secara kimiawi pada bagian usus halus.

Guna usus halus tidak cuma buat mengolah santapan serta melanjutkannya ke organ pencernaan selanjutnya saja. Terdapat sebagian khasiat serta khasiat usus halus yang lain untuk manusia, tercantum buat meresap isi nutrisi serta tenaga yang terdapat pada santapan.


Struktur Usus Halus


  • Struktur Serosa

Struktur terluar dekat dengan pembuluh darah, limpa dan jaringan saraf. Struktur serosa usus halus berupa membran ikat yang disungkup oleh peritoneum visceral.Struktur serosa memiliki jalur nafas kecil posisi keluarnya senyawa serosa yang berfungsi bagaikan pelumas kegiatan otot.

  • Struktur Otot

Usus halus mempunyai otot polos yang beraktifitas otomatis tanpa kita sadari. Terdapat 2 tipe serat pada otot, ialah serat otot longitudinal serta serat otot sirkuler.Gabungan gerakan peregangan kedua otot tersebut hendak memunculkan kegiatan peristaltik usus yang berfungsi buat membendung santapan serta memasukkan ke organ pencernaan selanjutnya.

  • Struktur Submukosa

Struktur submukosa berupa struktur membran ikat longgar yang memiliki pembuluh darah, limfe, saraf dan kelenjar lendir.Pembuluh darah di struktur submukosa usus halus mempunyai donasi berarti dalam menyalurkan santapan yang telah diserap.

  • Struktur Mukosa

Struktur mukosa terdiri oleh organ epitel simpel serta membran ikat tipis.Struktur mukosa memiliki organ goblet yang bisa mendapatkan lendir. Lendir tersebut berbentuk sekresi dari seluruh kelenjar yang diperoleh dari usus halus.

Struktur yang pembuatannya dihasilkan oleh hormon sekretin serta enterokirin tersebut diucap dengan juice usus( iya juice semacam minuman buah).


Bagian Bagian Usus Halus


  • Usus 2 Belas Jari( Duodenum)

Usus 2 belas jari menyambung dari lambung serta menghubungkannya ke usus kosong dengan panjang dekat 25 hingga 38 centimeter, ataupun dekat panjang 12 jari yang dijajarkan sejajar.

Baca Juga:  Fungsi Esofagus : Pengertian Esofagus, Struktur dan Bagian-Bagiannya

Seperti itu mengapa diucap usus 12 jari.

Bagian usus 2 belas jari, diawali dari bulbo usus dua belas jari serta menyudahi di ligamentum Treitz.Usus 2 belas jari merupakan sel retroperitoneal, yang tidak larut seluruhnya oleh membran peritoneum. Usus 2 belas jari terkategori sel retroperitoneal, sebab tidak seluruhnya terkunci oleh membran peritoneum.

pH usus 2 belas jari yang standar dekat 9, lumayan basa.Pada usus 2 belas jari terdapat 2 posisi perputaran ialah dari pankreas serta kantung empedu.Perputaran pankreas serta empedu terpaut langsung dengan usus halus, getah pankreas berperan buat mengurai santapan, sedangkan empedu berperan buat mengurai serta penghancuran lemak.

Pada usus halus diperoleh wujud histologis yang diucap dengan kelenjar brunner yang mendapatkan lendir berupa basa buat menopang pengisapan serta netralisasi pH santapan.

Hasil penghancuran lambung yang masuk ke usus 2 belas jari diucap dengan Chyme. Usus 2 belas jari tersebut berperan buat mengendalikan, menawarkan, mengurai serta penghancuran chyme tersebut.

  • Usus Kosong( Jejunum)

Usus kosong merupakan bagian tengah dari usus halus. Sebutan usus halus bersumber dari bahasa inggris ialah kata watak“ Jejune” yang berarti lapar. Pengertiannya dirangkai dari bahasa latin ialah kata“ Jejunus” yang berarti kosong.

Usus kosong wujudnya tertumpuk serta tertahan oleh mesenterium, berlokasi yang tertumpuk tersebut memantapkan usus kosong buat beraktifitas sepanjang proses pencernaan terjalin.Usus kosong tersebut memiliki luas permukaan yang sangat besar sehingga terwujud keliman- keliman ususnya.

Pada permukaannya diperoleh tonjolan berbentuk semacam jari yang diucap dengan vili. Tonjolan tersebut berfungsi buat menghirup nutrisi santapan.

Guna utama dari usus kosong ialah :

    • buat penguraian nutrisi, menghisapan nutrisi lipofilik serta menghisapan air.
    • Buat membedakan usus kosong dengan usus dua belas jari biasanya tertampak dengan mulai menurunnya kelenjar brunner dikala merambah usus kosong serta mengembangnya jumlah vili yang terdapat.

Sedangkan buat pengukuran buat membedakan usus kosong dengan ileum agak susah dicoba secara makroskopis sebab komponennya agak sama.

  • Usus Penyerapan( Ileum)

Usus penyerapan merupakan bagian usus halus yang terujung. Serta yang sangat panjang.

Pada proses pencernaan pada manusia, usus pencernaan memiliki panjang antara 2 hingga 4 m. pH ileum dekat antara 7 hingga 8.

Pada usus pencernaan pula diperoleh komponen semacam tonjolan yang diucap dengan vili. Sama semacam pada usus kosong, vili tersebut berperan buat menghirup nutrisi semacam gula, asam amino, asam lemak, gliserol, vit dan mineral.

Usus pencernaan berperan buat menghirup vit B, garam empedu serta santapan yang tidak dihisap di usus kosong.


Enzim Pada Usus Halus

  • Enzim Enterokinase, yakni enzim yang berfungsi buat mengubah tripsinogen jadi tripsin.
  • Enzim Maltase, yakni enzim yang berfungsi buat mengubah maltosa jadi glukosa serta galaktosa.
  • Enzim Sukrase, yakni enzim yang berfungsi buat mengubah sukrosa jadi glukosa serta fruktosa.
  • Enzim Lipase Usus, yakni enzim yang berfungsi buat mengubah lemak jadi asam lemak serta gliserol.
  • Enzim Erepsin ataupun dipeptidase, yakni enzim yang berfungsi buat mengubah pepton jadi asam amino.
  • Enzim Disakarase, yakni enzim yang berfungsi buat mengubah disakarida jadi monosakarida.

Fungsi Usus Halus dan Penjelasannya

Terdapat sebagian guna usus halus pada manusia. Berikut hendak dipaparkan apa saja guna usus halus dalam sistem pencernaan pada manusia sepenuhnya.

  • Meresap Nutrisi

Salah satu guna utama usus halus merupakan buat meresap nutrisi dari santapan cocok kebutuhan badan. Santapan yang diolah serta di cerna, setelah itu hendak diserap nutrisinya oleh susunan tipis pada usus halus. Nutrisi yang diserap setelah itu hendak dialirkan ke segala peredaran darah.

Baca Juga:  √ Pengertian Riset Pasar, Jenis, Metode dan Contohnya (Lengkap)

Masing- masing bagian usus halus meresap isi nutrisi yang berbeda- beda. Misalnya usus dua belas jari hendak meresap mineral semacam zat besi serta kalsium. Pada usus kosong hendak diserap lemak, pati serta protein. Sedangkan pada usus penyerapan, nutrisi yang diserap misalnya ialah vit B12 serta garam empedu.

  • Menghaluskan Makanan

Guna usus halus dalam sistem pencernaan manusia salah satunya merupakan buat menghaluskan santapan. Santapan hendak masuk ke usus halus sehabis di cerna di lambung. Pada usus halus, santapan pula hendak di cerna supaya jadi lebih halus sampai berganti jadi cairan.

Nantinya santapan yang telah di cerna serta dihaluskan di usus halus hendak diproses kembali oleh organ penyusun sistem pencernaan selanjutnya, ialah usus besar.

  • Proses Kimiawi di Jejenum

Guna usus halus pula berarti buat melaksanakan proses pencernaan kimiawi. Proses pencernaan secara kimiawi di usus halus dicoba di bagian usus kosong ataupun jejenum. Santapan aan terletak dalam usus halus kurang lebih sepanjang 3- 5 jam. Sepanjang waktu ini, santapan hendak diolah oleh enzim pencernaan serta cairan empedu.

Sebagian enzim yang menolong proses pencernaan kimiawi dalam usus halus antara lain enzim peptidase yang mengganti polipeptida jadi asam amino, enzim sukrase yang mengganti sukrosa jadi glukosa serta fluktosa, enzim lactase yang mengganti laktosa jadi glukosa serta masih banyak enzim yang lain.

  • Menciptakan Zat

Usus halus pula berperan buat menciptakan zat tertentu. Guna ini dijalankan oleh salah satu bagian usus halus ialah usus 2 belas jari. Di dalam bagian usus 2 belas jari ini, ada 2 saluran utama ialah saluran empedu serta saluran pankreas.

Saluran empedu berperan menyalurkan cairan empedu yang bermanfaat hendak mengganti lemak jadi wujud emulsi. Sedangkan saluran pankreas berperan memecah sebagian zat semacam lemak, protein serta karbohidrat dengan jenis- jenis enzim yang dimilikinya supaya santapan jadi gampang diserap badan.

Fungsi Usus Halus : Pengertian, Struktur, Bagian ,Enzim dan Penjelasannya

  • Penyerapan Zat di Dalam Tubuh

Guna usus halus selanjutnya merupakan melaksanakan penyerapan zat yang terdapat di dalam badan. Dalam melaksanakan guna ini, terdapat sebagian sesi yang dicoba usus halus. Mula- mula zat santapan semacam air, mineral, glukosa serta vit hendak dibawa ke hati mengarah jantung serta segala badan.

Berikutnya seluruh vit yang masuk hendak dibawa oleh darah. Selanjutnya zat- zat tersebut hendak masuk ke dalam segala peredaran darah sehingga hendak dialirkan ke segala badan.

  • Pembusukan Makanan

Bagaikan salah satu organ pencernaan manusia, usus halus pula mempunyai guna berarti ialah buat membusukkan santapan. Pasti perihal ini dicoba sehabis nutrisi serta tenaga pada santapan sudah diserap terlebih dulu. Setelahnya santapan hendak dibusukkan dengan bakteri- bakteri baik didalam usus halus.

Demikianlah ulasan dari Seputarpengetahuan.co.id tentang Fungsi Usus Halus : Pengertian, Struktur, Bagian, Enzim dan Penjelasannya, semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian. Terimakasih telah berkunjung dan jangan lupa untuk membaca artikel lainnya.