Materi Pramuka Siaga : Tingkatan, Kode Kehormatan dan Syarat Kecakapan Umum

Materi Pramuka Siaga : Tingkatan, Kode Kehormatan dan Syarat Kecakapan Umum – Apa saja materi untuk pramuka tingkat siaga ? Pada kesempatan ini Seputarpengetahuan.co.id akan membahasnya, meliputi tingkatan pramuka siaga, dan tentunya hal-hal lain yang juga melingkupinya.Mari kita simak bersama pembahasannya pada artikel di bawah ini untuk lebih dapat memahaminya.


Materi Pramuka Siaga : Tingkatan, Kode Kehormatan dan Syarat Kecakapan Umum


Dalam sejarahnya terbentuknya Pramuka, bahwa maksud adanya gerakan kepanduan ini adalah untuk membentuk karakter para pemuda. Sehingga untuk pembentukan karakter tersebut, maka pada setiap tingkatan kelompok pramuka, masing-masing mempunyai kode kehormatan yang menjadi materi pramuka wajib. Dalam hal ini, pramuka siaga memiliki kode kehormatan yang meliputi Dwisatya (Janji dan Komitmen diri) dan Dwidarma (Ketentuan Moral)

Siaga merupakan sebutan anggota Pramuka yang memiliki umur 7-10 tahun. Disebut Pramuka Siaga karena sesuai dengan kiasan pada masa perjuangan bangsa Indonesia, yaitu saat rakyat Indonesia mensiagakan dirinya untuk mencapai kemerdekaan dengan ditandai berdirinya Boedi Oetomo tahun 1908 sebagai tonggak awal perjuangan bangsa Indonesia.


Tingkatan Pramuka Siaga

Satuan Satuan terkecil pada Pramuka Siaga disebut Barung dan satuan-satuan dari beberapa barung disebut Perindukan.Setiap Barung beranggotakan 5-10 orang Pramuka Siaga dan dipimpin oleh seorang Pemimpin Barung yang dipilih anggota Barung itu sendiri.

Masing-masing Pemimpin Barung ini nanti akan memilih satu orang dari mereka yang akan menjadi Pemimpin Barung Utama yang disebut dengan Sulung. Perindukan terdiri dari beberapa Barung yang dipimpin Sulung.

Dalam Pramuka Siaga terdapat tiga tingkat, yaitu:

  • Mula
  • Bantu
  • Tata

Setiap anggota Barung yang sudah menyelesaikan SKU ( Syarat Kecakapan Umum ) berhak mengenakan TKU ( Tanda Kecakapan Umum ) sesuai tingkatannya yang dikenakan pada lengan baju sebelah kiri dibawah tanda barung berwarna dasar hijau. TKU untuk Siaga memiliki bentuk sebuah janur atau disebut Mancung yakni bunga pohon kelapa yang baru tumbuh


Kode Kehormatan Pramuka Siaga

Kode Kehormatan bagi Pramuka Siaga, terdiri dari:

  • Janji Dwisatya

selengkapnya berbunyi:

Dwisatya

Demi kehormatanku aku berjanji akan bersunguh-sungguh:
Menjalankan kewajiban Tuhanda Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan menurut aturan keluarga.
Setiap hari akan berbuat kebaikan.

  • Ketentuan moral yang disebut Dwidarma

yang berbunyi:

Dwidarma

  1. Siaga patuh pada ayah dan ibunya.
  2. Siaga berani dan tak putus asa.

Materi Latihan Pramuka Siaga

Sementara pada materi latihan Pramuka Siaga merupakan sekumpulan standar kompetensi yang wajib dipenuhi oleh setiap anggota pramuka siaga. Materi-materi itu disiapkan dalam latihan pramuka yang diolah dengan sebuah permainan.

Materi yang dibungkus pada bentuk permainan ini mengandung unsur pendidikan serta nyanyian yang menarik dan menyenangkan. pelaksanaannya, materi latihan materi latihan diharapkan memiliki sifat modern, bermanfaat dan taat pada asas-asas.

jumlah materi pramuka siaga dibagi pada beberapa area yaitu :

  • Area Pengembangan Sosial :

    • Pramuka Siaga Mula : Mengenal anggota keluarga, teman dalam satu barung, dan mengenal teman dalam satu perindukan
    • Pramuka Siaga Bantu : Mengenal lingkungan serta mengetahui aturan-aturan sosial yang berlaku di lingkungannya.
    • Pramuka Siaga Tata : Taat terhadap peraturan-peraturan sosial yang berlaku di lingkungannya. Serta melaksanakan tugas yang diberikan dengan penuh tanggung jawab serta mengetahui wawasan kebangsaan.
  • Aspek Pengembangan Intelektual

    • Pramuka Siaga Mula : Mengenal pengetahuan, teknologi dan keterampilan kepramukaan
    • Pramuka Siaga Bantu : Mampu melaksanakan pengetahuan teknologi dan keterampilan kepramukaan serta dapat memanfaatkannya.
    • Pramuka Siaga Tata : Mampu menceritakan pengetahuan dan teknologi serta keterampilan kepramukaan yang dimilikinya dalam barung dan perindukan.
  • Aspek pengembangan spiritual

    • Bahan untuk pengembangan spiritual adalah penerapan prinsip-prinsip dasar kepramukaan dan metode kepanduan yang berfungsi untuk memperdalam dan memperkuat iman, kesalehan dan untuk bersyukur atas kebesaran Allah yang Mahakuasa.
  • Aspek pengembangan emosional

    • Materi pengembangan emosional dari Scout Alert menawarkan para anggota kesempatan untuk mengenali, memahami, dan mengekspresikan nilai-nilai Kepramukaan. Scouting Scouts akan belajar mengendalikan rasa malu, rasa tidak aman dan sifat pemberontak.
  • Aspek pengembangan fisik

    • Materi pengembangan fisik akan menjelaskan kepada anggota bagaimana menjaga kesehatan mereka, merawat dan merawat anggota tubuh dan bagaimana mencintai tubuh itu sendiri. Ini adalah bentuk rasa terima kasih kepada Allah SWT.

Syarat dalam Tingkatan Pramuka Siaga

Pramuka Siaga memiliki tingkatan sesuai capaian SKU (Syarat Kecakapan Umum), adapun tingkatan tersebut adalah sebagai berikut :


  • Pramuka Siaga Mula

Untuk menjadi seorang Pramuka Siaga Mula, seorang pramuka siaga harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:

    • Keagamaan
      • Untuk Siaga yang beragama Islam: (1) Dapat menyebutkan Rukun Iman dan Rukun Islam; (2) Dapat mengucapkan Syahadat dan menyebutkan artinya; (3) Dapat menghafal Surat Al-Fatihah dan menyebutkan artinya; (4) Dapat menghafal Surat Al-Ikhlas dan menyebutkan artinya; (5) Telah mengetahui tatacara berwudhu beserta doanya; (6) Dapat melaksanakan gerakan sholat; (7) Dapat menghafal sedikitnya 3 do’a harian.
      • Untuk Siaga yang beragama Katholik: (1) Dapat membuat tanda salib; (2) Dapat mengucapkan do’a harian dan menyanyikan tiga buah lagu gereja; (3) Dapat menerima dan mensyukuri keberadaan dirinya sebagai ciptaan Allah, dan memberikan contoh-contohnya; (4) Dapat mengasihi keluarganya; (5) Dapat mengasihi teman, guru dan sesamanya baik di gudep, disekolah dan di sekitarnya.
      • Untuk Siaga yang beragama Protestan: (1) Dapat menghafal Johanes 3:16 dan berdoa sederhana; (2) Dapat mewujudkan ucapan syukur atas keberadaan dirinya didunia ini sebagai ciptaan Allah, sedikitnya tiga hal; (3) Dapat mengasihi keluarganya; (4) Dapat mengasihi teman, guru dan sesamanya baik di gudep, disekolah dan di sekitarnya; (5) Telah Mengikuti sekolah minggu 4 kali berturut-turut.
      • Untuk Siaga yang beragama Hindu: (1) Dapat menunjukkan sikap Anjali serta dapat mengucapkan salam Panganjali; (2) Dapat memperagakan sikap /tatacara sembahyang; (3) Dapat menyebutkan nama-nama bunga yang bisa dipakai sembahyang; (4) Dapat menyebutkan nama tempat suci untuk melaksanakan sembahyang; (5) Dapat menyebutkan jam atau waktu untuk melaksanakan persembahyangan /Puja Tri Sandhya.
      • Untuk Siaga yang beragama Buddha: (1) Dapat mengucapkan salam Buddhis; (2) Dapat bersikap Anjali; (3) Dapat melakukan Namaskara.
    • Dapat menghafal Dwisatya dan Dwidarma
    • Dapat menyebutkan jenis-jenis Salam Pramuka.
    • Telah memiliki buku tabungan, sekurang – kurangnya dalam waktu 6 minggu terakhir.
    • Setia membayar uang iuran kepada gugusdepannya, sedapat-dapatnya dengan uang yang diperoleh dari usahanya sendiri.
    • Dapat menyebutkan lambang Gerakan Pramuka
    • Dapat menyebutkan salah satu seni budaya di daerah tempat tinggalnya
    • Selalu bersikap hemat dan cermat dengan segala miliknya
    • Dapat menyebutkan identitas diri
    • Dapat membedakan perbuatan baik dan perbuatan buruk
    • Rajin dan giat mengikuti latihan Perindukan Siaga, sekurang-kurangnya 6 kali latihan berturut-turut
    • Dapat dengan hafal menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya bait pertama di depan perindukannya.
    • Dapat menyebutkan arti kiasan warna Sang Merah Putih
    • Dapat menyebutkan sedikitnya 3 hari besar nasional dan 3 hari besar keagamaan
    • Dapat menyebutkan sedikitnya 5 peraturan keluarga
    • Dapat menyebutkan sedikitnya 3 peraturan di lingkungannya
    • Dapat menyebutkan 2 macam adat/budaya di lingkungannya
    • Dapat menyampaikan ucapan dengan baik dan sopan serta hormat kepada orangtua, sesama teman dan orang lain
    • Dapat menyebutkan nama dan alamat Ketua RT, Ketua RW, Lurah dan tokoh masyarakat di sekitar tempat tinggalnya
    • Dapat menyebutkan sila-sila Pancasila
    • Dapat mengumpulkan keterangan untuk memperoleh pertolongan pertama pada kecelakaan dan dapat menginformasikan kepada orang dewasa disekitarnya.
    • Dapat membaca jam digital dan analog
    • Dapat menunjukan 4 arah mata angin
    • Dapat berbahasa Indonesia dalam mengikuti pertemuan-pertemuan Siaga
    • Dapat menyebutkan sedikitnya 2 macam alat komunikasi tradisional dan modern
    • Dapat menyebutkan anggota tubuh
    • Dapat menyebutkan gerakan dasar olah raga
    • Dapat melipat selimut dan merapikan tempat tidurnya
    • Selalu berpakaian rapih dan memelihara kebersihan pribadi
    • Dapat menjalankan latihan-latihan keseimbangan, dapat melempar dan menerima bola dengan tangan kanan dan kiri sedikitnya 5 kali tangkapan.
    • Dapat menyebutkan makanan dan minuman yang bergizi (4 sehat 5 sempurna).
    • Dapat memelihara sedikitnya satu macam tanaman berguna, atau satu jenis binatang ternak, selama kira-kira 1 bulan
    • Dapat melipat kertas yang dibentuk menyerupai pesawat, kapal, flora dan fauna
    • Dapat membuat simpul mati,simpul hidup, simpul anyam,simpul pangkal dan simpul jangkar.

  • Pramuka Siaga Bantu

Untuk menjadi seorang Pramuka Siaga Bantu, seorang pramuka siaga mula harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :

Baca Juga:  Limbah Organik : Pengertian, Akibat pada Lingkungan dan Cara Mengolahnya.
    • Keagamaan :
      • Untuk Siaga yang beragama Islam: (1) Dapat melaksanakan Tayamum; (2) Dapat melaksanakan sholat wajib; (3) Dapat melaksanakan shalat berjamaah; (4) Dapat menyebutkan Rasul-rasul Allah; (5) Dapat melafalkan Adzan dan Iqamah (untuk putra); (6) Dapat menghafal sedikitnya 6 do’a harian.
      • Untuk Siaga yang beragama Katholik: (1) Dapat mengucap doa harian dan menyanyikan tiga buah lagu gereja; (2) Dapat menyebutkan hikayat dari Alkitab; (3) Dapat memberikan yang terbaik kepada keluarga; (4) Dapat memelihara salah satu ciptaan Allah.
      • Untuk Siaga yang beragama Protestan: (1) Dapat menyanyikan tiga nyanyian Kristen; (2) Hafal do’a Bapa kamil; (3) Dapat menyebutkan hikayat dari Al Kitab sedikitnya; (4) Telah Mengikuti Sekolah Minggu 8 Kali berturut-turut.
      • Untuk Siaga yang beragama Hindu: (1) Dapat menyebutkan nama tempat-tempat suci untuk melaksanakan persembahyangan; (2) Dapat mempraktikkan tata cara sembahyang dengan doa Gayatri Mantram; (3) Dapat menyebutkan nama-nama pura yang ada disekitarnya; (4) Dapat menyebutkan nama kitab suci agama Hindu; (5) Dapat menyebutkan bagian Tri Kaya Parisudha; (6) Dapat menyebutkan contoh-contoh perbuatan yang baik; (7) Dapat membedakan perbuatan yang baik dan perbuatan yang buruk.
      • Untuk Siaga yang beragama Buddha: (1) Dapat mengucapkan kata Buddha, Dharma, Sangha (Tri Ratna); (2) Dapat melakukan sifat karuna (kasih sayang) kepada semua makhluk; (3) Dapat melakukan sikap berdoa
    • Dapat memberikan yang terbaik kepada keluarga
    • Dapat memelihara salah satu ciptaan Allah
    • Dapat melaksanakan Dwisatya dan Dwidarma
    • Dapat melakukan Salam Pramuka dengan benar
    • Telah memiliki buku tabungan dan sudah menabung uang secara teratur dalam buku tabungannya selama sekurang-kurangnya 8 minggu sejak menjadi Siaga Mula, seluruh atau sebagian dari uang itu diperoleh dari usahanya sendiri.
    • Setia membayar uang iuran kepada gugusdepan dengan uang yang sebagian diperoleh dari usahanya sendiri.
    • Dapat menyebutkan nama pencipta lambang Gerakan Pramuka
    • Dapat menyebutkan sedikitnya 5 macam seni budaya yang ada di Indonesia
    • Untuk putri: Dapat memasang buah baju dan menyalakan kompor dengan benar dan
    • Untuk putra : Dapat membuat hasta karya dengan dua macam bahan yang berbeda
    • Dapat menyampaikan pendapatnya
    • Dapat memperhatikan dan melaksanakan nasihat Orangtua, Yanda dan Bunda serta gurunya
    • Rajin dan giat mengikuti latihan perindukan sebagai Siaga Mula sekurang-kurangnya 8 kali latihan
    • Dapat menceritakan sejarah Lagu Kebangsaan Indonesia Raya
    • Dapat menceritakan sejarah bendera kebangsaan Indonesia dan tahu sikap yang harus dilakukan pada waktu bendera kebangsaan dikibarkan atau diturunkan serta dapat memelihara bendera kebangsaan
    • Dapat menyebutkan sedikitnya 6 hari besar nasional dan 5 orang nama pahlawan nasional
    • Dapat melakukan peraturan keluarga, barung, perindukan dan sekolah
    • Dapat melaksanakan peraturan di lingkungannya
    • Dapat melaksanakan adat/budaya di lingkungannya
    • Dapat menjadi contoh yang baik bagi temannya
    • Dapat menyebutkan nama provinsi, ibukota provinsi dan kepala daerahnya, nama negara, ibukota negara, kepala negara dan wakilnya.
    • Dapat menyebutkan sila-sila Pancasila sesuai dengan lambangnya
    • Dapat mengumpulkan keterangan untuk memperoleh pertolongan pertama pada kecelakaan dan dapat menginformasikan kepada petugas Puskesmas/rumah sakit/polisi.
    • Dapat meneyebutkan perbedaan jam digital dan analog serta dapat memperkirakan waktu tanpa bantuan alat
    • Dapat menunjukan 8 arah mata angin
    • Dapat menyampaikan berita secara lisan dengan menggunakan Bahasa Indonesia
    • Dapat menggunakan atau mengoperasikan alat komunikasi tradisional dan modern.
    • Dapat menyebutkan fungsi anggota tubuh
    • Dapat melakukan gerakan dasar olah raga
    • Dapat mencuci,menjemur, melipat dan menyimpan pakaiannya dengan rapi.
    • Dapat memelihara kebersihan salah satu ruangan di rumah, sekolah dan tempat ibadah atau tempat lainnya
    • Dapat melakukan Senam Pramuka
    • Dapat menunjukan bahan-bahan makanan yang bernilai gizi
    • Dapat memelihara sedikitnya satu macam tanaman berguna, atau satu jenis binatang ternak, selama kira-kira 2 bulan
    • Dapat membuat satu macam hasta karya dari barang bekas
    • Dapat menggunakan simpul mati, simpul hidup, simpul anyam, simpul pangkal dan simpul jangkar.

  • Pramuka Siaga Tata

Untuk menjadi seorang Pramuka Siaga Tata, seorang pramuka siaga bantu harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :

    • Keagamaan :
      • Untuk Siaga yang beragama Islam: (1)Dapat membaca Al Quran dan mengetahui tanda bacanya; (2)Dapat menyebutkan Asmaul Husna dan artinya; (3)Dapat mengetahui dan menceritakan salah satu kisah Rasul; (4)Dapat menyebutkan 10 nama Malaikat dan tugasnya.
      • Untuk Siaga yang beragama Katholik: (1)Tahu doa Iman, doa harapan, doa cinta kasih dan doa tobat; (2)Telah mengikuti Misa Kudus dan tahu arti Konsekrasi; (3)Dapat mengenal nama Pastor Paroki dan nama Uskup setempat; (4)Dapat menunjukan kemahakuasaan Allah; (5)Dapat menunjukan tindakan manusia yang bergantung kepada Allah.
      • Untuk Siaga yang beragama Protestan: (1)Dapat menghafal Lukas 10:27 (hukum kasih); (2)Dapat mengucap dan mempergunakan doa sederhana pada kesempatan tertentu; (3)Dapat menunjukan kemahakuasaan Allah, sedikitnya 5 macam; (4)Dapat menunjukan tindakan manusia yang bergantung kepada Allah, sedikitnya 5 macam; (5)Rajin mengikuti sekolah Minggu di gerejanya.
      • Untuk Siaga yang beragama Hindu: (1)Dapat menghapal bait bait Puja Tri Sandya; (2)Dapat menyebutkan hari-hari suci agama Hindu; (3)Dapat memahami perbedaan makna dari perayaan hari-hari besar/suci agama Hindu; (4)Dapat menyebutkan nama pura-pura besar di Indonesia; (5)Dapat menyebutkan bagian dari Panca Sradha; (6)Dapat menyebutkan bagian dari Panca Yadnya; (7)Dapat melakukan salah satu gerakan dalam Yoga Asanas.
      • Untuk Siaga yang beragama Buddha: (1)Dapat melafalkan Paritta Namaskara; (2)Dapat mengucapkan Paritta Vandana; (3)Dapat mengucapkan Paritta Pancasila Buddhis.
    • Dapat mengajak temannya untuk mengamalkan Dwisatya dan Dwidarma
    • Dapat menjelaskan tentang Salam Pramuka kepada teman sebarungnya
    • Telah memiliki buku tabungan dan sudah menabung uang secara teratur dalam buku tabungannya selama sekurang-kurangnya 12 minggu sejak menjadi Siaga Bantu, seluruh atau sebagian dari uang itu diperoleh dari usahanya sendiri.
    • Setia membayar uang iuran kepada gugusdepan dengan uang yang diperoleh dari usahanya sendiri.
    • Dapat menyebutkan arti lambang Gerakan Pramuka
    • Dapat memperagakan satu macam kegiatan seni budaya asal daerahnya.
    • Sudah memiliki sedikitnya 5 tanda kecakapan khusus
    • Dapat mengkritisi sesuatu masalah dan dapat bertanggungjawab
    • Dapat menolong orang yang sedang menderita di sekitarnya.
    • Rajin dan giat mengikuti latihan perindukan sebagai Siaga Bantu sekurang-kurangnya 12 kali latihan sebagai Siaga Bantu
    • Dapat memperlihatkan sikap yang harus dilakukan jika lagu kebangsaan diperdengarkan atau dinyanyikan pada suatu upacara
    • Dapat memperlihatkan cara mengibarkan dan menyimpan bendera merah putih pada upacara pembukaan dan penutupan latihan.
    • Dapat menyebutkan sedikitnya 7 hari besar nasional, 4 hari besar dunia dan 10 nama pahlawan nasional
    • Dapat menyebutkan akibat melanggar peraturan di keluarga, barung, perindukan dan sekolah
    • Dapat menyebutkan akibat melanggar peraturan di lingkungannya
    • Dapat menyebutkan akibat melanggar adat/budaya di lingkungannya
    • Dapat mengajak temannya berkata dan melakukan perbuatan yang benar
    • Dapat menyebutkan negara-negara ASEAN dan menunjukkan bendera kebangsaannya
    • Dapat menyebutkan perbuatan yang baik sesuai dengan sila-sila Pancasila
    • Dapat mengumpulkan keterangan untuk memperoleh pertolongan pertama pada kecelakaan dan dapat menginformasikan kepada dokter, rumah sakit, polisi dan keluarga korban.
    • Dapat menceritakan dasar terjadinya perbedaan waktu yang ada di Wilayah Indonesia
    • Dapat menunjuk 8 macam arah mata angin dengan menggunakan kompas
    • Dapat menulis surat kepada teman atau saudaranya dengan menggunakan Bahasa Indonesia
    • Dapat merawat alat-alat teknologi dan komunikasi tradisional serta modern yang ada di rumahnya
    • Dapat memelihara anggota tubuh
    • Dapat melakukan olah raga secara tim
    • Dapat mencuci peralatan dapur
    • Dapat memelihara kebersihan halaman di rumah, sekolah, tempat ibadah atau di tempat lainnya.
    • Dapat melakukan salah satu cabang olah raga atletik atau salah satu gaya cabang olahraga renang
    • Dapat menyebutkan 5 macam penyakit menular
    • Dapat memelihara sedikitnya dua macam tanaman berguna, atau satu jenis binatang ternak, selama kira-kira 4 bulan
    • Dapat membuat 2 macam hasta karya dengan bahan yang berbeda
    • Dapat membuat sedikitnya 2 macam ikatan
Baca Juga:  Teknik Dasar Bola Voli : Pengertian dan Sejarahnya

Materi Pramuka Siaga : Tingkatan, Kode Kehormatan dan Syarat Kecakapan Umum


Seragam Pramuka Siaga

Seragam siaga dibagi menjadi dua jenis, yaitu seragam cadangan pria dan seragam cadangan perempuan. Keduanya dilengkapi dengan atribut form dan instalasi:


  • Seragam Pramuka Siaga Putra

    • Tanda tutup kepala berbentuk jajargenjang dengan warna dasar hijau. Dipasang di topi pramuka bagian depan.
    • Tanda Pandu Dunia (WOSM) berbentuk persegi berwarna dasar ungu. Dipasang di dada sebelah kanan (di atas papan nama)
    • Tanda Pelantikan berwarna dasar coklat tua dipasang di dada sebelah kiri, di bawah lipatan baju
      Papan nama berwarna dasar coklat muda dipasang di dada sebelah kanan di atas lipatan baju dan di bawah tanda pandu dunia.
    • Tanda lokasi Kwarcab yang memuat nama kwartir cabang anggota pramuka tinggal. Dipasang di lengan baju sebelah kanan paling atas.
    • Tanda gugusdepan yang memuat nomor gugusdepan dipasang tepat di bawah tanda lokasi kwarcab lengan baju sebelah kanan, nomor gudepnya genap.
    • Lencana atau badge daerah yang memuat lambang kwartir daerah di mana anggota pramuka tinggal di pasang di bawah tanda gudep pada lengan baju sebelah kanan
    • Tanda Kecakapan Khusus (TKK) berbentuk segitiga terbalik dipasang di lengan baju sebelah kanan, di kanan, kiri, dan di bawah lencana daerah. Jumlah TKK yang terpasang maksimal 5 buah, jika ada kelebihan dipasang di selendang TKK
    • Tanda jabatan berupa tanda Sulung, Pemimpin Barung atau Wakil Pemimpin Barung, dipasang di dada sebelah kanan, di bawah lipatan baju
    • Tanda barung berbentuk segitiga berwarna sesuai nama barung, dipasang di lengan baju sebelah kiri paling atas
    • Atribut Tanda Kecakapan Umum (TKU) Mula, Bantu, dan Tata, dipasang di lengan baju sebelah kiri, di bawah tanda Barung.

  • Seragam Pramuka Siaga Putri

    • Tanda tutup kepala berbentuk lingkaran dengan warna dasar hijau. Dipasang di topi pramuka bagian depan.
    • Tanda Pandu Dunia (WOSM) berbentuk lingkaran berwarna dasar ungu. Dipasang di dada sebelah kanan (di atas papan nama)
    • Tanda Pelantikan berwarna dasar coklat tua dipasang di dada sebelah kiri, di bawah lipatan baju
      Papan nama berwarna dasar coklat muda dipasang di dada sebelah kanan di atas lipatan baju dan di bawah tanda pandu dunia.
    • Tanda lokasi Kwarcab yang memuat nama kwartir cabang anggota pramuka tinggal. Dipasang di lengan baju sebelah kanan paling atas.
    • Tanda gugusdepan yang memuat nomor gugusdepan dipasang tepat di bawah tanda lokasi kwarcab lengan baju sebelah kanan, nomor gudepnya genap.
    • Lencana atau badge daerah yang memuat lambang kwartir daerah di mana anggota pramuka tinggal di pasang di bawah tanda gudep pada lengan baju sebelah kanan
    • Tanda Kecakapan Khusus (TKK) berbentuk segitiga terbalik dipasang di lengan baju sebelah kanan, di kanan, kiri, dan di bawah lencana daerah. Jumlah TKK yang terpasang maksimal 5 buah, jika ada kelebihan dipasang di selendang TKK
    • Tanda jabatan berupa tanda Sulung, Pemimpin Barung atau Wakil Pemimpin Barung, dipasang di dada sebelah kanan, di bawah lipatan baju
    • Tanda barung berbentuk segitiga berwarna sesuai nama barung, dipasang di lengan baju sebelah kiri paling atas
    • Atribut Tanda Kecakapan Umum (TKU) Mula, Bantu, dan Tata, dipasang di lengan baju sebelah kiri, di bawah tanda Barung.

Demikianlah ulasan dari Seputarpengetahuan.co.id tentang Materi Pramuka Siaga : Tingkatan, Kode Kehormatan dan Syarat Kecakapan Umum, semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian. Terimakasih telah berkunjung dan jangan lupa untuk membaca artikel lainnya