Ciri-Ciri Eceng Gondok : Struktur Tubuh, Habitat, Manfaat dan Dampak Negatif Eceng Gondok

Ciri-Ciri Eceng Gondok : Struktur Tubuh, Habitat, Manfaat dan Dampak Negatif Eceng Gondok – Adakah yang belum tahu apakah itu Eceng Gondok ? ,Pada kesempatan kali ini Seputarpengetahuan.co.id akan membahasnya dan tentu hal-hal yang juga melingkupinya. Mari kita simak pembahasannya pada artikel di bawah ini untuk lebih dapat memahaminya.

Ciri-Ciri Eceng Gondok : Struktur Tubuh, Habitat, Manfaat dan Dampak Negatif Eceng Gondok


Eceng Gondok ataupun nama latinnya Eichhornia Crassipes ialah salah satu tipe tanaman air yang dapat mengapung. Di sebagian daerah di Indonesia, tanaman air ini mempunyai bermacam nama istilah, misalnya di wilayah Palembang eceng gondok diketahui dengan nama Kelipuk.

Di lampung eceng gondok diketahui dengan nama Ringgak, di Dayak eceng gondok diketahui dengan nama Ilung- ilung, serta di wilayah Manado eceng gondok diketahui dengan nama Tumpe.

Eceng gondok berkembang sangat kilat sehingga tanaman air ini dikira sebagai gulma yang bisa mengganggu area perairan. Salah aspek pemicu cepatnya perkembangan eceng gondok diakibatkan oleh air yang memiliki nutrien yang besar, paling utama yang kaya nitrogen, fosfat serta potasium.

Eceng gondok dapat kita jumpai di tempat semacam kolam- kolam dangkal, tanah basah serta rawa, aliran air yang lelet, danau, tempat penampungan air serta sungai.Sepuluh tumbuhan Eceng Gondok dapat tumbuh jadi 600. 000 dalam waktu 8 bulan.Eceng Gondok dapat berkembang hingga ketinggian 40 centimeter hingga 80 centimeter.

Tumbuhan eceng gondok mempunyai ciri ciri Khusus, antara lain:

  • Mempunyai pangkal serabut tetapi tidak bercabang. Akar- akarnya pula mempunyai tudung yang biasa disebut tudung akar.
  • Akarnya ditumbuhi bulu- bulu yang berperan semacam jangkar untuk tumbuhan. Di ujung pangkal ada kantung pangkal yang bercorak sedikit kemerahan bila terkena matahari.
  • Mempunyai daun yang masuk dalam tipe makrofita( terletak di atas permukaan air). Daunnya tunggal, bertangkai, tersusun berjejalan di atas pangkal dengan panjang berkisar 7 hingga 25 centimeter bercorak hijau.
  • Mempunyai susunan rongga hawa yang buatnya dapat mengapung di atas air.
  • Mempunyai daun yang berupa bundar telur( ovate), ujung serta pangkalnya meruncing( acuminatus), dengan tepi daun tidak bergerigi( rata) serta permukaannya mengkilat.
  • Mempunyai bunga yang berupa capsula( kotak sejati), corak hijau serta beruang tiga.
  • Mempunyai biji bercorak gelap kecil. Dengan biji inilah Eceng Gondok tumbuh biak.
Baca Juga:  Test PAPI Kostick : Pengertian, Tujuan, Bidang Aspek, Prosedur Skoring, Kelebihan dan Kekurangannya

Tumbuhan ini awal kali ditemui oleh seseorang pakar botani Jerman berna Carl Friedrich Philipp Von Martius secara tidak terencana kala lagi melaksanakan penjelajahan di Sungai Amazon, Brazil.

Dalam klasifikasinya eceng gondok terkategori :

  • Kerajaan: Plantae
  • Divisi: Magnoliophyta
  • Kelas: Liliopsida
  • Ordo: Commelianales
  • Famili: Pontederiaceae
  • Genus: Eichhornia, Kunth
  • Spesies: E. Crassipes

Struktur Tubuh Eceng Gondok


Daun Eceng Gondok

  • Daun Eceng Gondok tercantum tipe makrofita yang terletak di atas permukaan air. Daunnya tunggal, bertangkai, tersusun berjejalan di atas pangkal( roset pangkal) dengan panjang berkisar 7 centimeter hingga 25 centimeter bercorak hijau.
  • Mempunyai susunan rongga hawa yang buatnya mengapung di atas air.
  • Daunnya berupa bundar telur( ovate), ujungnya serta pangkalnya meruncing( acuminatus), dengan tepi daun tidak bergerigi( rata) serta permukaannya mengkilat.

Bunga Eceng Gondok

  • Bunganya dapat menggapai 6 hingga 35 buah. Bunga Eceng Gondok tercantum bunga yang majemuk.
  • Bunga Eceng Gondok berupa capsula( kotak sejati), corak hijau serta beruang tiga.

Biji Eceng Gondok

  • Biji Eceng Gondok bercorak gelap kecil. Dengan biji inilah Eceng Gondok tumbuh biak( perbanyakan generatif)

Habitat Eceng Gondok

Tanaman air ini biasa berkembang di tanah basah, rawa- rawa, serta kolam- kolam dangkal. Dapat pula kita temui di perairan yang alirannya lelet, danau, serta tempat muara sungai.

Tanaman eceng gondok sendiri mampu menyesuaikan diri dengan pergantian cuaca yang ekstrem sekalipun, mulai dari pergantian ketersediaan nutrient, ketinggian air, PH air, arus air, hingga dengan temperatur serta toksin yang terdapat di dalam air itu sendiri, perkembangan eceng gondok hendak terhambat apabila terdapat air yang mempunyai isi garam.


Manfaat Eceng Gondok

  • Manfaat Kesehatan

Dalam segi kesehatan, tumbuhan eceng gondok nyatanya mempunyai banyak khasiat, antara lain; memiliki zat protein, karbohidrat, zat besi, kalsium, kalori, serta fosfor. Memiliki vit A, B1, serta C. Eceng gondok sanggup mengobati kendala buang air kecil sebab penyumbatan, menyembuhkan panas tenggorokan, menyembuhkan dampak gatal pada kulit akibat ulat ataupun hewan sejenis, dan menanggulangi sakit bisul.

  • Manfaat Sebagai Pupuk Organik
Baca Juga:  √ Pengertian Biotik, Komponen dan Fungsinya (Pembahasan Lengkap)

Asam humat yang tercantum dalam eceng gondok, sanggup menciptakan senyawa fitohara yang berperan memesatkan perkembangan pangkal pada tumbuhan, eceng gondok pula memiliki asam triterpenoid, sianida, alkaloid serta kaya hendak kalsium. Sebab seperti itu eceng gondok sangat baik dijadikan pupuk organik.

  • Manfaat Sebagai Sumber Biogas

Eceng Gondok dapat diolah jadi biogas. Tidak cuma itu, eceng gondok pula bisa dijadikan media perkembangan untuk jamur, dijadikan kerajinan tangan, kertas serta lain sebagainya. Oleh karena itu Eceng Gondok perlu di kelola secara benar, biar dapat menciptakan suatu yang lebih berguna.

Ciri-Ciri Eceng Gondok : Struktur Tubuh ,Habitat, Manfaat dan Dampak Negatif Eceng Gondok

Dampak Negatif Eceng Gondok

  • Mengurangi Jumlah Oksigen dan sinar yang Masuk kedalam Air

Sebab perkembangan eceng gondok yang sangat kilat, tanaman ini dapat menutupi permukaan air, dampaknya jumlah sinar yang masuk ke dalam air hendak terus menjadi menurun sebab terhalangi, serta tingkatan ke- larutan oksigen pula  turut menurun.

  • Mengganggu Tranportasi di Perairan

Untuk para warga spesialnya untuk warga yang masih menjadikan sungai bagaikan sumber air utama mereka, tanaman eceng gondok ini sangat mengusik sekali, sebab perahu mereka kerap terjebak serta susah buat bergerak.

  • Mempercepat Proses Pendangkalan Air

Eceng gondok pula dapat mengganggu area disekitar perairan, serta jadi pemicu kedangkalan air, itu diakibatkan sebab eceng gondok yang telah mati hendak tenggelam serta menumpuk di dasar perairan, kemudian menimbulkan pendangkalan air.

  • Mengganggu Estetika Perairan

Bila di daratan terdapat rumput liar, di perairan eceng gondok merupakan rumput liarnya.

Demikianlah ulasan dari Seputarpengetahuan.co.id tentang Ciri-Ciri Eceng Gondok , semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian. Terimakasih telah berkunjung dan jangan lupa untuk membaca artikel lainnya