Rumus Viskositas : Pengertian Viskositas,Koefisien dan Faktor yang Mempengaruhi

Rumus Viskositas : Pengertian Viskositas,Koefisien dan Faktor yang Mempengaruhi – Bagaimana Rumus Viskositas itu ?Viskositas merupakan pengukuran dari ketahanan suatu fluida yang diubah baik dengan tegangan maupun tekanan.Pada kesempatan ini Seputarpengetahuan.co.id akan membahas Viskositas dan unsur -unsur lain tentangnya.Mari kita simak bersama pembahasannya pada artikel di bawah ini untuk lebih dapat memahaminya.

Rumus Viskositas : Pengertian Viskositas,Koefisien dan Faktor yang Mempengaruhi


Hukum Newton berbunyi: bahwa tegangan geser dalam suatu cairan sebanding dengan laju perubahan kecepatan normal aliran, laju kecepatan ini disebut sebagai gradien kecepatan. Ada bebrapa macam rumus viskositas, diantaranya yaitu :

Rumus Viskositas Dinamis

Viskositas absolut (koefisien viskositas mutlak) adalah sebuah ukuran resistensi ineternal.

Viskositas dinamis merupakan gaya tangensial per satuan luas yang dibutuhkan agar dapat memindahkan suatu bidang horisontal ke sebuah bidang lainnya, dalam unit velositas (velocity), ketika mempertahankan jarak dalam sebuah cairan.

Rumus Viskositas Dinamis adalah :
T = µ (dc / dy)

Keterangan :

T = Tegangan geser (N/m2)
µ = Viskositas dinamis (Ns/m2)
dc = satuan kecepatan (m/s)
dy = satuan jarak antara (m).
Dalam sistem SI satuan viskositas dinamis satuannya ialah (Ns/m2, Pa s atau kg/(ms), dimana:

1Pa s = 1Ns/m2 = 1kg/(ms)

Jika dinyatakan kedalam satuan metrik sistem CGS (centimeter, gram, seconds / detik)adalah: g/(cm s), dyne s/cm2 atau centipoise (cP), maka:

1 centipoise = 1dyne s/cm2 = 1g/(cm s) = 1/10 Pa s = 1/10 Ns/m2

Untuk pemakaian poise pada viskostatis maka akan menghasilkan angka yang terlalu besar sehingga sering dibagi dengan angka 100 yaitu dalam centipoise (cP), menjadi:

1P = 100cP

1cP = 0,01 poise = 0,01g/(cm s) = 0,001Pascal = 1miliPascal = 0,001Ns/m2

Air pada suhu 20,2C (68,4F) memiliki viskositas mutlak 1 centipoise.

Rumus Viskositas Kinematis

Viskositas kinematis adalah suatu rasio antara viskositas absolut untuk kepadatan (densitas) dengan jumlah dimana tidak ada kekuatan yang terlibat.

Viskostatis kinematik dihitung dengan membagi viskositas absolut cairan dengan densitas massa cairan.

Rumus Viskositas Kinematis
v = µ/ᵨ

Keterangan

v = viskositas kinematis satuan (m2/s)
µ = viskositas absolut / dinamis satuan (Ns/m2)
ᵨ = densitas satuan(kg/m3).
Dalam sistem SI atau (satuan internasional) satuan viskositas kinematis adalah m2/s atau Stoke (St), dimana:

1 st (stoke) = 10-4 m2/s = 1cm2/s

Karena Stoke merupakan satuan unit yang besar maka perlu di bagi dengan angka100, supaya menjadi unit yang lebih kecil, yaitu centiStoke (cSt), dengan begitu maka akan berubah menjadi :

Baca Juga:  √ Pengertian Transpor Aktif, Fungsi dan Contohnya (Terlengkap)

1St = 100cSt

1cSt = 10-6m2/s = 1mm2/s

Berat jenis air pada suhu 20,2C (68,4F) adalah hampir satu dan viskositas kinematik air pada suhu 20,2C (68,4F) adalah praktis 1,0mm2/s (cSt). Lebih tepatnya, viskositas kinematis untuk air pada 20,2C (68,4F) adalah mm2/s (cSt).

Contoh konversi dari viskositas mutlak ke viskositas kinematik dalam satuan imperial adalah :

v = 6,7197 10-4 µ / y

Keterangan:

v = viskositas kinematik (ft2/s)
µ = viskositas absolut / dinamis (cP)
y = berat spesifik (lb/ft3).

Rumus Viskositas Fisika

η = k x p x D / V

Pejelasannya:

η : Koefisien Viskositas

k : Konstanta

P : Tekanan

D : Diameter

V : Kecepatan

Rumus Viskositas Fluida

F = η A x v / L

Pejelasannya:

F = Gaya (N)

A = Luas Keping yang berkaitan dengan Fluida (m²)

v = Kelajuan Fluida

L = Jarak antar Keping

η = Koefisien Viskositas (Kg)


Pengertian Viskositas

Viskositas adalah pengukuran ketahanan suatu fluida yang diubah baik dengan tekanan maupun tegangan. Lebih jelasnya, pengertian viskositas adalah ukuran kekentalan fluida yang bisa menyatakan kecil besarnya suatu gesekan dalam fluida. Maka, apabila makin besar viskositas dalam fluida maka akan semakin sulit untuk mengalir dan juga akan semakin sulit benda dapat bergerak di dalam fluida.

Perlu diketahui, di dalam zat cair, viskositas dihasilkan oleh gaya kohesi antar molekul zat cair. Sedangkan dalam gas, viskositas muncul sebagai akibat tumbukan antar molekul gas.

Sebagai contoh viskositas di kehidupan sehari-hari diantaranya saat menuangkan segelas air dan segelas oli, tentu saja air yang akan cepat habis. Hal tersebut disebabkan karena air memiliki kekentalan yang lebih rendah dibandingkan dengan oli; antara molekul air kecil sekali untuk bergesekan dengan gelas sehingga laju alir air akan lebih cepat dibandingkan dengan oli.


Viskositas Di Kehidupan Sehari-hari

Pada kehidupan sehari-hari, viskositas adalah Ketebalan atau pergesekan internal. Oleh karena itu, air yang tipis, memiliki viskositas lebih rendah, sedangkan madu yang tebal, memiliki viskositas yang lebih tinggi.Berarti, semakin rendah viskositas suatu fluida, semakin besar juga pergerakan dari fluida tersebut.

Viskositas menjelaskan ketahanan internal fluida untuk mengalir dan mungkin dapat dipikirkan sebagai pengukuran dari pergeseran fluida.Sebagai contoh, magma yang memiliki viskositas yang tinggi menciptakan statovolcano yang tinggi dan curam, sehingga tidak dapat mengalir terlalu jauh sebelum mendingin.

Sedangkan lava yang memiliki viskositas lebih rendah dari menciptakan volcano yang rendah dan lebar.Seluruh fluida (kecuali superfluida) memiliki ketahanan dari tekanan, oleh karena itu disebut kental, tetapi fluida yang tidak memiliki ketahanan tekanan dan tegangan disebut fluide ideal.

Rumus Viskositas : Pengertian Viskositas,Koefisien dan Faktor yang Mempengaruhi

Koefisien Viskositas

Satuan Internasional (SI) koefisien viskositas adalah Ns/m2/pascal sekon (Pa s). Untuk Satuan cgs (centimeter gram sekon) dan untuk SI koifisien viskositas adalah dyn.s/cm2 = poise (p). Viskositas juga dapat dinyatakan dalam centipoise (cP). 1 cP = 1/1000 P.

Baca Juga:  √ Black Hole : Pengertian, Teori, Sejarah, Ciri dan Jenisnya

Viskositas dan Referensi Suhu

Viskositas dinamis atau kinematik hal itu sangat penting karena tingkat viskositas cairan sangat bergantung dengan suhunya.

Menurut ISO 8217, referensi suhu untuk suatu cairan adalah 100C, dan untuk suatu cairan destilat adalah 40C.


Faktor-faktor Yang Dapat Mempengaruhi Viskositas

Viskositas juga mempunyai faktor-faktor pengaruh, terdapat 4 faktor yang dapat mempengaruhinya. Faktor-faktor tersebut antara lain:

Tekanan

Viskositas gas tidak dapat dipengaruhi oleh tekanan, akan tetapi viskositas cairan dapat dipengaruhi oleh tekanan, yaitu viskositas akan naik apabila tekanannya juga naik.

Temperatur

Apabila suhu naik, maka viskositas pada cairan akan turun, sedangkan viskositas gas akan naik apabila dibarengi dengan naiknya suhu. Karena apabila zat cair panas maka akan menyebabkan molekul-molekulnya mendapatkan energi. Dimana molekul cairan bergerak sehingga gaya antar molekul akan menurun.

Kehadiran zat lain

Apabila ada penambahan zat lain misalnya penambahan gula tebu maka viskositas air akan meningkat. Adanya penambahan zat lain seperti bahan suspensi akan menaikkan viskositas air. Sedangkan pada minyak atau gliserin jika ditambahkan air maka akan menyebakan viskositas minyak atau gliserin akan menurun dan semakin encer serta memiliki aliran yang semakin cepat.

Kekuatan antar molekul

Apabila terdapat ikatan hidrogen maka viskositas air akan naik, viskositas CPO dengan gugus OH pada trigliseridannya juga akan naik pada keadaan yang sama.

Ukuran dan berat molekul

Viskositas akan naik jika berat molekul juga naik. Contohnya aliran alkoh*l akan cepat sedangkan larutan minyak alirannya lambat serta mempunyai kekentalan yang tinggi sehingga viskositasnya juga tinggi.

Konsentrasi larutan

Viskositas mempunyai perbandingan yang searah dengan konsentrasi larutan. Suatu larutan dengan konsentrasi yang tinggi akan mempunyai viskositas yang juga tinggi. Hal ini dikarenakan konsentrasi larutan dapat dinyatakan dengan banyaknya partikel zat yang terlarut tiap satuan volume. Apabila partikel yang terlarut banyak, maka gesekan antara partikel sat dengan yang lainnya juga semakin tinggi, sehingga viskositasnya juga semakin naik.

Demikianlah ulasan dari Seputarpengetahuan.co.id tentang Rumus Viskositassemoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian. Terimakasih telah berkunjung dan jangan lupa untuk membaca artikel lainnya.