13 Fungsi Ginjal Bagi Tubuh Manusia (Pembahasan Lengkap)

13 Fungsi Ginjal Bagi Tubuh Manusia (Pembahasan Lengkap) – Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas mengenai fungsi ginjal bagi tubuh kita, kenapa kita harus mengetahui fungsi ginjal? karena ginjal merupakan organ paling penting dan sangat vital yang harus benar-benar dijaga dan dirawat dengan baik, supaya bisa menghindari berbagai penyakit yang disebabkan oleh gangguan pada ginjal.

13 Fungsi Ginjal Bagi Tubuh Manusia (Pembahasan Lengkap)

Jika diketahui sejak dini, kita berupaya untuk selalu menjaga kesehatan tubuh kita terutama pada kesehatan ginjal dengan cara menjaga pola makan sehat. Apa si fungsi ginjal sebenarnya?, kita akan bahas berikut ini, semoga setelah mengetahuinya, kita bisa lebih menjaganya lagi. Berikut pembahasannya.

Sebelum memasuki fungsi dari ginjal alangkah baiknya kita mengetahui terlebih dahulu mengenai pengertian ginjal.

Pengertian Ginjal

Ginjal yaitu organ ekskresi yang termasuk dalam vertebrata dan memiliki bentuk yang mirip seperti kacang. Ginjal sendiri termasuk dalam bagian dari sistem urin, ginjal juga memiliki fungsi untuk menyaring suatu kotoran (terutama urea) dari darah lalu membuangnya bersama dengan air yang berupa urin.

Definisi lain dari ginjal yaitu sepasang organ saluran kemih yang letaknya berada di rongga belakang usus dan agak atas. Ginjal sendiri memiliki bentuk yang seperti kacang dan terdapat sisi cekung yang menghadap ke arah sumbu tengah tubuh. Pada sisi yang menghadap ke sumbu tubuh tersbeut ada sebuah hilus ginjal, yang merupakan sebagai tempat masuknya sebuah pembuluh darah, serta pembuluh limfa, saraf, dan juga ureter yang masuk dan keluar dari ginjal. Setiap manusia normalnya memiliki sepasang ginjal pada sisi kiri dan juga kanan tubuhnya.

Fungsi Ginjal Pada Manusia

Berikut merupakan beberapa fungsi dari ginjal bagi tubuh manusia, diantaranya yaitu:

1. Membentuk urin dan Mengeluarkan Zat-Zat Beracun

Ini adalah fungsi utama ginjal, yang mana ginjal membentuk urin guna mengeluarkan berbagai zat-zat beracun yang terdapat pada tubuh. Zat yang dikeluarkan ini yaitu hasil dari metabolisme yang mana dikeluarkan bersama dengan urin. Dalam pembentukan urin sendiri perlu melalui 3 tahap, berikut adalah penjelasannya:

  • Filtrasi
    Yaitu yang mana proses penyaringan pada darah yang terdapat didalam pembuluh kapiler glomerulus. Penyaringan yang dihasilkan ini yakni berupa urin primer yang mana masih didalamnya terdapat kandungan garam, kalium, asam amino, natrium dan glukosa.
  • Reabsorbsi
    Bahan-bahan yang berguna dan yang terkandung pada urin primer nantinya akan diserap kembali. Proses reabsorbsi ini terjadi dalam 2 cara yakni dengan melalui glukosa dan asam amino yang selanjutnya akan diserap dengan cara difusi, sementara air nantinya akan diserap dengan melalui proses osmosis. Disini zat-zat yang masih diperlukan itu akan dikembalikan lagi ke darah, serta pada zat-zat yang tidak pakai lagi seperti pada sisa-sisa bahan kimia, garam serta zat ammonia selanjutnya akan dikeluarkan bersama dengan urin sekunder.
  • Augmentasi
    Yaitu suatu proses yang mana terjadinya sebuah penambahan zat-zat sisa serta urea yang terjadi pada tubulus konturtus distal terhdap ginjal. Setelah proses ini dilakukan, maka selanjutnya urin ini akan menuju kantong kemih dengan melalui saluran yang ada pada ginjal. Dari situlah kita akan merasakan ingin buang air kecil pada saat kantung kemih dalam tubuh kita sudah terisi urin.
Baca Juga:  √ Ciri Khusus Hewan dan Tumbuhan beserta Fungsinya Lengkap

2. Menyaring atau Membersihkan Darah

Zat-zat sisa mapupun racun yang terdapat pada tubuh akan dikeluarkan melalui ginjal, bila zat tersebut tidak dikeluarkan maka hal ini akan sangat berbahaya bagi tubuh kita. Nefron yaitu salah satu bagian yang terdapat pada organ ginjal yang mana ia menjalankan fungsi ini. Ginjal sendiri menyaring kurang lebih 200 liter darah serta 2 liter zat sisa dan juga air setiap harinya.

3. Menjaga Darah Agar Tidak Terlalu Asam

Ginjal sendiri memliki peranan yang sangat penting dalam menjaga pH darah supaya tidak terlalu asam. Ginjal mempertahankan pH plasma darah berkisar antara 7,4 yang mana melalui sebuah pertukaran ion hidronium dan hidroksil. Maka hal ini yang membuat urine yang dihasilkan sifatnya asam pada pH 5 atau alkalis pada pH 8.

4. Penghasil Hormon

Hormon yang dihasilkan merupakan jenis hormon eritroprotein (singkatannya EPO) yang mana berfungsi sebagai perangsang untuk meningkatan laju pembentukan sel darah merah oleh sumsum tulang.

5. Mengatur Keseimbangan Kandungan Kimia Darah

Yakni mengatur kadar garam yang terdapat pada darah.

6. Mengendalikan Kadar Gula Darah

Ginjal juga berfungsi untuk mengatur kekurangan serta kelebihan gula yang terdapat dalam darah dengan memakai hormon insulin dan adrenalin. Hal ini sangat penting dalam menghindari sebuah penyakit yaituyang bernaman diabetes. Hormon insulin sendiri memiliki fungsi untuk menurunkan kadar gula dalam darah apabila kadar gula yang dihasilkan dalam darah berlebih. Sedangkan hormon adrenalin memiliki fungsi untuk menaikkan kadar gula yang terdapat pada darah apabila kadar gula yang dihasilkan pada darah ini tidak mencukupi atau kurang.

7. Menjaga Keseimbangan Air

Ginjal juga memiliki fungsi untuk membantu dalam menjaga keseimbangan air pada tubuh dengan cara mempertahankan tekanan osmotik ekstraseluler. Apabila ginjal ini tidak berfungsi maka tubuh akan mengalami sebuah kekeringan serta terjadi dehidrasi yang berlebihan sebab kekurangan cairan darah atau bahkan sebaliknya, tubuh akan tenggelam sebab kebanjiran cairan yang terdapat pada tubuh menumpuk dan tidak terbuang.

Baca Juga:  √ Jenis-jenis Akar Pada Tumbuhan dan Contohnya (Bahas Lengkap)

8. Mengatur Kadar Kalium Dalam Darah

Apabila kadar kalium yang terdapat pada darah berkurang, maka ginjal nantinya akan menyerap kembali kalium tersebut. Dan apabila jumlah kalium pada darah berlebih, maka ginjal akan membuangnya.

9. Mempertahankan keseimbangan Kadar Asam & Basa

Dalam hal ini ginjal berfungsi sangat penting dalam mempertahankan keseimbangan kadar asam basa terhdap cairan tubuh yang mana dilakukan dengan cara mengeluarkan kelebihan asam atau basa melalui urine.

10. Mengekskresikan Zat-zat Yang Merugikan Tubuh

Zat-zat yang dapat merugikan tubuh yang mana seperti urea, amoniak, creatinin, asam urat, bakteri, garam anorganik, juga obat-obatan nantinya akan dikeluarkan oleh ginjal. Apabila zat tersebut tidak dikeluarkan, maka dapat menimbulkan penyakit serta akan menjadi racun yang dapat membahayakan kesehatan bagi tubuh manusia.

13 Fungsi Ginjal Bagi Tubuh Manusia Lengkap

11. Menjaga Tekanan Osmosis

Ginjal juga akan menjaga tekanan osmosis dalam tubuh yang mana melalui pengaturan keseimbangan pada garam-garam yang terdapat pada tubuh.

12. Mengatur Volume Darah

Ginjal juga bisa mengatur jumlah cairan yang terlarut pada darah sehingga volume darah dapat dipertahankan agar tetap seimbang di dalam tubuh.

13. Pengembalian Zat

Maksud dari pengembalian zat yaitu ginjal akan mengembalikan zat yang masih berfungsi untuk tubuh kita kembali menuju darah. terdapat pula zat tersebut diantaranya yaitu seperti garam, air, glukosa dll.

Nah, itulah beberapa fungsi ginjal pada tubuh kita, semoga kita lebih bisa menjaga organ yang satu ini sebelum terlambat. Dan semoga artikel tentang 13 Fungsi Ginjal Bagi Tubuh Manusia (Pembahasan Lengkap), bisa membantu anda dan bermanfaat untuk kita semua. Sekian terimakasih.