Faktor Penyebab Perubahan Iklim Global dan Dampaknya

Faktor Penyebab Perubahan Iklim Global dan Dampaknya – Terjadinya kekeringan di beberapa daerah di Indonesia, tidak terlepas dari keadaaan-keadaan di Samudra Pasifik Selatan. Jika di Samudra Pasifik Selatan keadaannya tidak normal, maka dapat terjadi kekeringan atau turun hujan lebat.

Faktor Penyebab Perubahan Iklim Global dan Dampaknya

Iklim yakni cuaca rata-rata yang mana cuaca yaitu suatu keadaan atmosfer pada waktu tertentu. Iklim didefinisikan sebagai ukuran variabilitas kuantitas rata-rata dan relevan dari variabel tertentu (seperti suhu, curah hujan atau angin), selama periode waktu, yang membentang dari bulan ke tahun atau jutaan tahun.

Perubahan iklim yaitu suatu fenomena perubahan pola iklim yang mempengaruhi atas perubahan pola cuaca dalam suatu wilayah terhadap dunia dalam jangka yang panjang. Iklim berbeda dengan cuaca. Cuaca adalah suatu kondisi atmosfer yang terjadi secara lokal dalam waktu yang singkat. Contoh cuaca antara lain hujan, angin, banjir, mendung, dan sebagainya. Sedangkan iklim berkaitan dengan kondisi suhu, kelembaban udara, atau pola curah hujan rata-rata setiap musim dalam kurun waktu tahunan atau bahkan puluhan tahun.

Perubahan iklim memiliki banyak dampak di bumi, seperti peningkatan suhu di bumi, perubahan musim tanam, perubahan curah hujan dan musim kemarau, lebih banyak kekeringan dan gelombang panas, mencairnya es kutub dan membuat kutub bebas es, naiknya permukaan laut, kerusakan terumbu karang, dll. Dampak perubahan iklim bervariasi dari satu wilayah ke wilayah lain di dunia karena bergantung pada posisi geografis dan kondisi iklim pada skala lokal.

Dalam keadaan yang dapat menyebabkan kekeringan dalam kurun waktu yang panjang disebut dengan el nino. Sedangkan pada keadaan yang dapat menyebabkan hujan yang lebat dalam kurun waktu yang cukup lama disebut juga dengan la nina.

Keadaan Normal

Pada keadaan yang normal angin pasat akan berhembus dari timur dan melintasi Samudra Pasifik. Hal tersebut yang menyebabkan air hangat dari Pasifik Tengah terdorong menuju barat. Air hangat tersebut terkumpul di sepanjang garis pantai Australia di sebelah utara, serta mengalir ke perairan Indonesia. Maka dari itu terbentuklah awan diatas air yang hangat ini. Awan-awan lah yang membawa hujan ketika bergerak diatas Australia dan Indonesia.

Baca Juga:  √ 35 Pengertian Negara Menurut Para Ahli dan Unsurnya (Lengkap)

Peristiwa El Nino

Peristiwa El Nino biasanya akan datang setiap dua sampai tujuh tahun sekali. Peristiwa El Nino sendiri mulai dari Pasifik Tengah sampai dengan Pantai Peru di Amerika Selatan yang berubah menjadi hangat, Namun keadaannya berbeda dengan di perairan Australia sebelah utara serta Indonesia.

Ketika hal ini sedang terjadi, angin pasat akan melemah serta arahnya juga berbalik yakni berhembus dari arah barat ke arah timur. Apabila udara tropis yang lembab tidak berpusat di dekat Benua Australia.

Alih udara lembab tersebut akan berpusat pada Samudra Pasifik Tengah serta meluas ke timur arah Amerika Selatan. Sehingga hal ini dapat menyebabkan turunnya hujan pada Samudra Pasifik, serta hujan di Australia dan juga di Indonesia menjadi berkurang dari biasanya.

Yang mana dapat mengakibatkan timbul kekeringan di Australia dan juga beberapa daerah yang ada di Indonesia. Selama peristiwa el nino pada tahun 1994 dan 1997, baik di Indonesia ataupun di Australia hinngga mengalami bencana kebakaran.

Peristiwa La Nina

Dalam peristiwa la nina ini terjadi pada saat angin pasat berembus terus menerus dengan keras yang melintasi Samudra Pasifik ke arah Australia. Angin tersebut menyababkan terdorongnya lebih banyak air hangat ke arah Australia sebelah utara dibandingkan pada biasanya.

Yang mana hal ini dapat mengakibatkan semakin banyak awan yang terkonsentrasi dalam keadaan tersebut, serta dapat menyebabkan turunnya hujan akan menjadi lebih bayak di Australia, Indonesia dan Pasifik sebelah barat. Pada daerah tersebut akan terjadi hujan deras sehingga hal ini dapat menyebabkan air pasang dan banjir.

Penyebab Perubahan Iklim

Berikut ini adalah beberapa penyebab dari perubahan iklim yaitu:

1. Gas Rumah Kaca

Penyabab dari perubahan iklim salah satunya yaitu berasal dari gas-gas rumah kaca. Beberapa dari gas di atmosfer Bumi bertindak seperti kaca di rumah kaca yaitu memerangkap panas matahari serta menghentikannya supaya tidak bocor kembali ke angkasa. Banyak dari gas-gas tersebut terjadi secara alami serta hal ini lah yang menjadi salah satu perubahan iklim global. Hal ini membuat aktivitas pada manusia meningkatkan untuk konsentrasi beberapa di antaranya di atmosfer, terlebih lagi pada:

  • Karbon dioksida (CO2)
  • Metana
  • Dinitrogen oksida
  • Gas berfluorinasi

2. Peningkatan Emisi

Yang menyababkan perubahan iklim selanjutnya yakni berasal dari meningkatnya emisi yang dilakukan oleh manusia, diantaranya yaitu:

  • Pembakaran batu bara, minyak serta gas yang dapat menghasilkan karbon dioksida serta dinitrogen oksida.
  • Menebang hutan, Pohon dapat membantu untuk mengatur iklim dengan menyerap CO2 yang berasal dari atmosfer. Shingga pada saat mereka ditebang, efek yang menguntungkan tersebut hilang serta karbon yang tersimpan pada pohon itu dilepaskan ke atmosfer, dan menambah efek rumah kaca.
  • Meningkatnya jumlah peternakan. Sapi dan domba juga dapat menghasilkan metana dalam jumlah besar ketika mereka sedang mencerna makanannya.
  • Pupuk yang mengandung nitrogen juga dapat menghasilkan emisi nitro oksida.
  • Gas-gas berfluorinasi juga dapat menghasilkan efek pemanasan yang sangat kuat, hingga 23.000 kali lebih besar dibandingkan dengan CO2.
Baca Juga:  Pengertian Atmosfer, Lapisan dan Pemanfaatannya (Lengkap)

3. Pemanasan Global

Yang dapat menyababkan perubahan iklim selanjutnya yaitu berasal dari aktivitas pemanasan global. Pembangkit listrik serta instalasi industri lainnya merupakan penghasil CO2 utama. Suhu dari rata-rata global saat ini yaitu 0,85ºC lebih tinggi debandingkan dengan akhir abad ke-19. Masing-masing dari tiga dekade terakhir udah lebih hangat dibanding dengan dekade sebelumnya sejak pencatatan di mulai pada tahun 1850.

Sebagai mana terdapat risiko yang jauh lebih tinggi bahwa penyebab dari perubahan iklim global berbahaya serta memungkinkan untuk bencana di lingkungan global akan terjadi. Alasan penyebab dari perubahan iklim global ini, yaitu masyarakat internasional sudah mengakui menganai perlunya menjaga pemanasan di bawah 2°C.

Faktor Penyebab Perubahan Iklim Global & Dampaknya

5. Kendarakan Bermotor

Bensin merupakan bahan bakar termasuk dalam bahan bakar fosil, pembuangan gas dari kendarakan bermotor mengandung banyak polusi gas kimia lainnya sehingga hal ini dapat menyababkan perubahan iklim global. Hal ini merupakan penyebab dari terjadinya perubahan iklim yang tidak terbantahkan lagi.

6. Tempat Pembuangan Sampah

Ketika sedang membuang makanan dan sampah taman ke dalam tempat sampah, sampah itu akan dibawa lalu terkubur padatempat pembuangan akhir. Hal juga dapat menyebab terjadinya perubahan iklim global. Ketika sampah yang berada di posisi paling bawah mengalami pembusukan, maka akan terbentuklah gas methana.

Demikian penjelasan ringkas tentang Faktor Penyebab Perubahan Iklim Global dan Dampaknya, semoga dapat bermanfaat dan menambah referensi kamu. Terimakasih 🙂