Alur : Pengertian, Jenis Alur dan Unsurnya

Alur : Pengertian, Jenis Alur dan Unsurnya – Untuk kesempatan kali ini kita akan mulai sebuah pembahasan mengenai Alur. Tentu sudah tidak asing lagi bagi kita ketika mendengar kata alur. Karena alur merupakan salah satu hal yang kita pelajari dalam mata pelajaran bahasa indonesia.

Akan tetapi masih ada beberapa yang belum memahami apa sebenarnya alur itu. Oleh karena itulah kami akan membahasnya secara lengkap agar para pembaca bisa mendapatkan ilmu dan juga informasi setelah membaca artikel ini.

Alur : Pengertian, Jenis Alur dan Unsurnya

Mari langsung saja kita mulai pembahasannya serta para pembaca harus menyimaknya dengan baik suaya dapat lebih memahaminya secara menyeluruh sebagaimana akan dijelaskan berikut ini.

Pengertian Alur

Alur merupakan struktur atau rangkaian dari kejadian-kejadian yang ada dalam sebuah cerita yang disusun secara kronologis. Terdapat juga pengertian lain dari alur yaitu serangkaian cerita dari awal sampai akhir. Alur juga mengatur seperti apa tindakan-tindakan yang terdaat dalam cerita serta berkaitan satu dengan yang lainnya.

Yang mana seperti dalam sebuah peristiwa yang berkaitan dengan peristiwa lainnya, Selanjunya bagaimana tokoh yang digambarkan serta berperan dalam suatu cerita yang keseluruhannya yang berkaitan dengan sebuah kesatuan waktu.

Pengertian Alur Menurut Para Ahli

Berikut ini adalah definisi alur menurut para ahli diantaranya yaitu:

Aminudin

Menurut pendappat dari Aminudin Alur yaitu suatu rangkaian dalam cerita yang dibentuk oleh tahapan-tahapan peristiwa sehingga menjalani suatu cerita yang dapat berbentuk dalam sebuah rangkaian peristiwa dalam berbagai macam. Alur atau Plot merupaka struktur mauppun rangkaian kejadian dalam sebuah cerita yang disusun sebagai sebuah interelasi fungsional sebagai mana sekaligus untuk menandai urutan pada bagian-bagian dari keseluruhan fiksi “semi”.

Stanton “Dalam Nurgiyantoro”

Menurut pendappat dari Stanton, ia Mengemukakan bahwa plot merupakan cerita yang berisi tentang urutan kejadian, tetapi dalam setiap kejadian itu hanya dihubungkan secara sebab akibat peristiwa yang satu disebabkan atau menyebabkan terjadinya dalam peristiwa lainnya.

Rusyana

Menurut pendappat dari Rusyana, ia Mengemukakan bahwa “alur tak hanya sekedar urutan dalam sebuah cerita dari A sampai Z, melainkan hubungan antara sebab-akibat peristiwa yang satu dengan peristiwa yang lain”.

Baca Juga:  √ Pengertian Novel Menurut Para Ahli dan Unsurnya (Bahas Lengkap)

Foster “Dalam Tuloli 2000”

Menurut pendappat dari Foster, ia Mengemukakan plot yaitu sebuah rentetan peristiwa dalam kisah fiksi “novel dan cerpen” yang tersusun atas uraian waktu yang berdasarkan atas hukum sebab akibat. Plot sama halnya seperti kerangka dalam sebuah cerita yang menjadi susunan struktur dalam sebuah cerita.

Berdasarkan dari pendapat ahli terbut kita bisa simpulkan bahwa alur atau plot merupakan serangkaian peristiwa yang terhubung oleh sebab akibat dalam peristiwa yang satu dengan lainnya dalam sebuah cerita.

Jenis-Jenis Alur

Untuk lebih lanjutnya kita akan membahas mengenai macam atau jenis dari alur. Alur terbagi atas 6 jenis alur dan selanjutnya kita akan menjelaskannya agar para pembaca bisa untuk mendapatkan sebuah informasi yang lengkap. Maka dari itu mari langsung saja kita lanjutkan pembahasannya berikut ini.

1. Alur Maju

Alur maju meruapkan suatu peristiwa yang dilihatkan secara kronologis, maju dan secara berurut dari tahap awal, tahap tengah, hingga ke tahap akhir cerita.

Umunya alur jenis ini sering digunakan pada seorang penulis pemula, dengan membuat sebuah dengan cerita menggunakan alur jenis ini yang selanjutnya dapat terbangun sebuah kebiasaan menulis untuk mereka sebab apabila menggunakan alur ini tidak begitu sulit didalam mengarang ataupun membuat suatu cerita.

Dan alur ini bianya digunakan dalam sebuah cerita yang mudah untuk dipahami ataupun dicerna, misalnya cerita untuk anak-anak. Namun bukan berarti alur ini tidak dapat digunakan dalam cerita yang serius, yang mana seperti drama dan lain sebainya. Tahapannya yaitu dari awal, perumitan, klimaks, antiklimaks, hingga akhir.

2. Alur Mundur

Alur mundur merupakan jenis alur yang ceritanya diawali dengan sebuah penyelesaian. Alur jenis ini juga sering kita temukan dalam cerita yang menggunakan setting waktu pada masa lampau. Serta penulis yang sering menggunakan alur ini harus pintar dalam menyusun cerita supaya tidak membuat para pembaca kebingungan. Tahapannya yaitu mulai dari klimaks, antiklimaks, akhir, peruwitan, hingga bagian awal.

3. Alur Campuran

Alur campuran merupakan jenis alur yang dimulai dengan sebuah klimaks dalam sebuah cerita, yang selanjutnya malihat kembali pada masa lalu ataupun masa lampau yang kemudian pada bagian akhiri, diakhiri dengan sebuah penyelesaian dari cerita tersebut. Sedangkan pada alur jenis ini akan lebih mudah untuk digunakan di dalam pembuatan cerita apabila sipengarang cerita tersebut memahami cara mengatur plot ceritanya. Tahapannya yait mulai dari klimaks, peruwitan, awal, antiklimaks, hingga bagian penyelesaian.

Baca Juga:  Latar : Pengertian, Fungsi Macam, dan Contohnya

4. Alur Klimaks

Alur klimaks yaitu salah satu jenis alur yang mana susunan dari peristiwanya menanjak dari peristiwa yan biasa meningkat menjadi penting yaitu menjadi lebih menegangkan.

5. Alur Antiklimaks

Alur antiklimaks adalah salah satu jenis alur yang mana susunan dari peritiwanya makin menurun tehadap peristiwa yang menegangkan sebagai mana selanjutnya menjadi kendor dan berakhir menjadi peritiwa biasa.

6. Alur Kronologis

Alur kronologis yaitu salah satu jenis alur yang mana susunan dari peristiwanya berjalan sesuai dengan urutan waktu, dalam alur ini berada dalam hitungan jam, menit, detik, hari dan sebagainya.

Pengertian Alur, Jenis-Jenis Alur Dan Unsurnya Lengkap

Unsur-Unsur Alur

Selain dari kdeua penjelasan tersebut, selanjutnya kita akan kembali diberikan penjelasan tentang unsur-unsur yang tedapat dalam alur. Dan untuk lebih mengetahui apa saja unsur-unsur dari alur mari kita lanjutkan untuk membaca dan menyimak tentang penjelasan yang akan dibahas berikut ini.

1. Pengenalan Cerita

Pada bagaian pengenalan cerita pengarang akan memperkenalkan oleh tokoh utama dari cerita tersebut. Penataan dalam sebuah adegan cerita dan juga hubungan antar tokoh yang berada dalam sebuah cerita.

2. Awal Konflik

Pada bagian awal konflik pengarang ataupun pembuat cerita akan memunculkan bagian-bagian yang ada dalam cerita sehingga hal ini dapat menimbulkan sebuah permasalahan.

3. Menuju Konflik

Pada bagian ini pengarang cerita akan meningkatkan yang sedang dialami oleh tokoh.

4. Konflik Memuncak Ataupun Klimaks

Pada bagian ini merupakan sebuah puncak dari permasalahan yang dihadapi oleh tokoh, tak hanya itu pada bagian ini juga tokoh dalam sebuah cerita akan dihadapkan terhadap sebuah penentuan akhir yang akan dialaminya, keberhasilan ataupun kegagalan terkadang menjadi sebuah penentuan nasib dari tokoh didalam cerita.

5. Penyelesaian Ataupun Ending.

Akhir dari sebuah cerita, bagian ini akan menjelaskan tentang seperti apa nasib dari tokoh yang ada dalam cerita tersebut apakah ending ceritanya akan bahagia, buruk, atau bisa saja menggantung.

Sekian dari penjelasan yang bisa diberikan tentang Alur : Pengertian, Jenis Alur dan Unsurnya, yang di jelaskan oleh seputarpengetahuan.co.id Alur merupakan hal yang sangat penting didalam sebuah cerita. Alur yang mempunyai beberapa jenis dan salah satunya adalah alur maju. Semoga bermanfaat 🙂