Vakuola Adalah : Ciri Karakteristik, Fungsi, Struktur dan Jenisnya

Vakuola Adalah : Ciri Karakteristik, Fungsi, Struktur dan Jenisnya – Apakah itu yang di sebut vakuola pada tumbuhan dan hewan?, Pada kesempatan ini Seputarpengetahuan.co.id akan membahasnya dan tentunya tentang hal lain yang juga melingkupinya.Mari kita simak bersama pembahasannya pada artikel di bawah ini untuk lebih dapat memahaminya


Vakuola Adalah : Ciri Karakteristik, Fungsi, Struktur dan Jenisnya


Vakuola merupakan ruang di dalam sel yang berisi cairan cell sap berupa rongga yang diselimuti membran (tonoplas). Cairan tersebut berupa air dan di dalamnya terlarut zat seperti enzim, lipid, alkaloid, garam mineral, asam, dan basa. Selain itu, terdapat juga asam organik, asam amino, glokosa, dan gas. Vakuola dapat ditemukan disemua sel tumbuhan namun tidak ditemukan pada sel hewan dan bakteri, kecuali pada hewan uniseluler tingkat rendah. Agar lebih jelas, perhatikan gambar struktur vakuola di bawah ini.

Vakuola terdapat pada berbagai sel tumbuhan, sedangkan pada sel hewan dan bakteri organel vakuola tidak ditemukan, tapi pada organisme bersel satu tingkat rendah, vakuola ini bisa ditemukan.

Vakuola juga diartikan sebagai organel sel tumbuhan yang mempunyai ruang bermembrran, dimana didalamnya ada beragam zat makanan, sisa reaksi kimia, air, serta yang lainnya.

Pada sel daun yang sudah tua, vakuola mendominasi sebagian besar ruang sel sehingga seringkali sel terlihat sebagai ruang kosong karena sitosol terdesak ke bagian tepi dari sel.


Ciri Karakteristik Vakuola

Berikut ini karakteristik dari vakuola diantaranya yaitu:

  • Berisi cairan bening.
  • Ukuran vakuola sel tumbuhan lebih besar dan berisi air, sedangkan ukuran vakuola pada sel hewan lebih kecil dibandingkan dengan sel tumbuhan, pada hewan pun hanya ditemukan pada organisme bersel satu.
  • Vakuola dibuat terutama dari air dan asam amino. Juga, cairan dalam vakuola termasuk enzim, gula, garam mineral (kalium, natrium), oksigen, karbon dioksida dan beberapa pigmen yang bertanggung jawab untuk pewarnaan daun tanaman dan bunga..
  • Vakuola dikelilingi oleh lapisan lipid, yang memungkinkan untuk menjaga air garam keluar dari sitoplasma. Lapisan ini disebut “tonoplast”.
  • Vakuola terbentuk ketika vesikel dilepaskan oleh retikulum endoplasma dan yang dilepaskan oleh aparat Golgi menyatu dalam organel tunggal..
  • Mereka ditemukan terutama di sel-sel tanaman dan jamur. Namun, beberapa sel hewan, bakteri dan protista memiliki vakuola.
  • Vakuola tidak memiliki ukuran atau bentuk tertentu. Dua karakteristik ini akan tergantung pada kebutuhan individu sel.
  • Sel baru mengandung serangkaian vakuola kecil; Namun, ketika sel matang, organel kecil ini menyatu menjadi vakuola sentral tunggal.
  • Vakuola sentral menempati 90% dari volume sel dan dapat menempati 95% saat ia mengembang dengan penyerapan air..
  • Vakuola dalam tanaman melakukan fungsi yang mirip dengan lisosom dalam sel hewan, karena keduanya adalah kantung yang mengandung enzim pencernaan.
Baca Juga:  Alat Pernapasan Tumbuhan : Pengertian, Jenis, Proses Pernapasan dan Hubungan Pernapasan dengan Fotosintesis

Fungsi Vakuola

Secara umum, fungsi vakuola yaitu menambahkan air melalui membran untuk membuat tekanan turgor yakni tekanan yang menggerakkan membran sel pada dinding sel tumbuhan akibat osmosis air berkonsentrasi rendah dari eksternal ke internal vakuola yang lebih tinggi konsentrasinya, fungsi tugor sel adalah untuk menjaga bentuk sel tumbuhan.

Pada tumbuhan, vakuola memiliki peranan sangat penting karena mekanisme pertahanan hidupnya bergantung pada kemampuan vakuola menjaga konsentrasi zat-zat terlarut di dalamnya. Misalnya proses pelayun yang terjadi ketika vakuola kehilangan tekanan turgor pada dinding sel.

Di dalam vakuola terdapat juga sebagian besar bahan-bahan berbahaya bagi metabolisme dalam sel karena tumbuhan tidak memiliki sistem eksresi yang efektif seperti pada sel hewan. Kehidupan sel akan kacau jika tidak ada vakuola karena tidak adanya reaksi biokimia.

Fungsi lain vakuola pada sel tumbuhan adalah sebagai pelindung terhadap predator dengan kandungan senyawa beracun, duri, atau aroma tidak menyenangkan bagi hewan. Peran lain vakuola pada tumbuhan adalah memperbesar dan menyerap air agar sel tumbuh besar dengan cadangan dalam sitoplasma baru.

Selain itu, fungsi vakuola diantaranya yaitu:

  • Sebagai lokasi penyimpanan zat warna bunga, daun dan juga buah.
  • Sebagai pengaturan turgiditas sel.
  • Sebagai lokasi penyimpanan minyak atsiri
  • Sebagai lokasi sisa metabolic serta metabolism sekunder
  • Sebagai melangsungkan distribusi zat dalam sel.
  • Sebagai tempat menyimpan hasil sintesis seperti glukosa, amilum, fenol dan juga glikogen.
  • Sebagai pengatur tekanan osmotik yang terjadi dalam sel.
  • Untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan sel.
  • Untuk melindungi sel.
  • Untuk membentuk tekanan turgor pada sel.
  • Sebagai lokasi penyimpanan bahan/zat tertentu.
  • Sebagai lokasi pembuangan/sisa zat/sampah.
  • Sebagai lokasi degradasi organel sel lainnya.

Struktur Vakuola

Biasanya, vakuola tumbuhan memiliki struktur dengan ukuran besar bahkan pada tumbuhan dewasa semua bagian sitoplasma hampir terpenuhi dan organel vakuola ini diselimuti membran tunggal bernama tonoplas yang didalamnya ada cairan yang sering disebut getah sel yang tersusun dari air dan berbagai zat terlarut lainnya.

Biasanya, sel muda memiliki vakuola dalam jumlah banyak dengan ukuran kecil dan kemudian akan bersatu menjadi satu vakuola besar seiring perkembangan sel tumbuhan tersebut. Organel sel ini tersusu dari retikulum endoplasma yang memanjang membentuk saluran berukuran kecil yang disebut dengan pravakuola, kemudian pravakuola yang terbentuk akan bersatu membentuk organel mirip bola.

Perbedaan utama vakuola tumbuhan dan hewan yakni umumnya, ada satu atau lebih vakuola yang berperan didalam sel hewan. Selain itu, vakuola sel hewan memiliki struktur yang sifatnya sementara sedangkan pada tak sedikit kasus, vakuola sel tumbuhan memiliki struktur yang sifatnya permanen serta vakuola tumbuhan berukuran lebih besar dibandingkan vakuola hewan.

Ukuran vakuola pada tumbuhan lebih besar daripada hewan,Hal tersebut terjadi sebab pada hewan dan juga manusia secara langsung memakai energi dari sel, sebaliknya tumbuhan tidak langsung menggunakannya. Sel tumbuhan membutuhkan ruang yang banyak sebagai tempat penyimpanan zat makanan, selain itu ada sejumlah tumbuhan memproduksi minyak, tanin, getah dan alkaloid yang kemudian disimpan didalam vakuola.

Baca Juga:  Ribosom : Pengertian, Jenis, Fungsi, Bentuk, dan Struktur

Kandungan vakuola diantaranya mineral, zat warna, sukrosa, fruktosa, tanin, glikosida, enzim, pati, asam organik, minyak eteris dan berbagai senyawa, baik organik maupun anorganik.

Terdapat berbagai zat dan molekul yang mengisi vakuola, diantaranya adalah:

  • Glikosida.
  • Butir-butir pati.
  • Tanin atau zat penyamak.
  • Asam organik, asam amino, glokosa, dan gas (oksigen atau karbondioksida).
  • Enzim, lipid, alkaloid, garam mineral, asam, dan basa.
  • Garam-garam organik yang disimpan atau dibuang ke luar sel.
  • Minyak atsiri, zat yang menghasilkan aroma pada tumbuhan seperti roseine pada mawar dan zingiberine pada jahe.
  • Zat alkaloid, misalnya kafein pada biji kopi, nikotin pada daun tembakau, tein pada daun teh, teobromin pada biji coklat, solanin pada umbi kentang, dan lain sebagainya.

Jenis Jenis Vakuola

Berikut macam macam vakuola, diantaranya:

  • Vakuola Makanan

Fungsi vakuola makanan adalah untuk mengolah dan menyebarluaskan hasil pencernaan makanan ke semua bagian tubuh. Makanan yang sudah dicerna dialihkan ke sitosol untuk dipakai dan zat yang tidak dapat dicerna akan disekresikan dari sel. Vakuola makanan disebut juga dengan vakuola nonkontraktil.

  • Vakuola Kontraktil

Vakuola ini disebut juga vakuola denyut yaitu vakuola yang berfungsi sebagai osmoregulator yakni pengatur nilai osmotik didalam sel.

  • Vakuola Pusat

Pada sel dewasa, vakuola pusat mengisi 90-95% volume keseluruhan. Membran vakuola pada sel tumbuhan disebut tonoplas yang amat tak permeabel pada air dan materi larut di air.


Vakuola Pada Hewan

Tidak semua hewan memiliki vakuola, hanya organisme uniseluler seperti protozoa. Ada dua jenis vakuola pada hewan diantaranya vakuola gerak atau vakuola denyut dan juga vakuola makanan.

Fungsi vakuola denyut yaitu mengumpulkan dan mensekresi cairan sisa proses metabolisme dimana cairan tersebut digunakan untuk mengontrol kadar air dan garam yang ada didalam tubuh. Sedangkan fungsi vakuola makanan yaitu mencadangkan, mengolah dan menyebarluaskan makanan ke semua bagian sel tumbuhan.

Vakuola Adalah : Ciri Karakteristik, Fungsi, Struktur dan Jenisnya


Vakuola pada Jamur

Vakuola pada jamur berfungsi mirip seperti yang ada pada sel tumbuhan, dimana vakuola banyak terlibat dalam proses termasuk homeostasis pH sel dan konsentrasi ion, osmoregulasi, dan menyimpan asam amino. Jumlah vakuola yang terdapat pada sel jamur lebih dari satu.


Vakuola pada Bakteri

Vakuola terbesar ditemukan pada tiga genera bakteri, yakni thioploca, beggiatoa, dan thiomargarita. Ukuran vakuola pada bakteri sekitar 40-98% sel. Adanya gas permeabel yang bebas di dalam beberapa jenis cyanobacteria, memungkinkan bakteri untuk memiliki daya apung.

Demikianlah ulasan dari Seputarpengetahuan.co.id tentangĀ Vakuola Adalah : Ciri Karakteristik, Fungsi, Struktur dan Jenisnya , semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian. Terimakasih telah berkunjung dan jangan lupa untuk membaca artikel lainnya.