Teks Sejarah : Pengertian, Ciri, Struktur, Kaidah Kebahasaan dan Contohnya

Teks Sejarah : Pengertian, Ciri, Struktur, Kaidah Kebahasaan dan Contohnya – Apakah yang dimaksud dengan Teks Sejarah ?Pada kesempatan ini Seputarpengetahuan.co.id akan membahas apakah itu Teks Sejarah dan hal-hal lain tentangnya.Mari kita simak bersama pembahasannya pada artikel di bawah ini untuk lebih dapat memahaminya.

Teks Sejarah : Pengertian, Ciri, Struktur, Kaidah Kebahasaan dan Contohnya


Teks Sejarah adalah sebuah teks dimana isinya menjelaskan atau menceritakan mengenai hal tentang fakta ataupun kejadian masa lalu, yang menjadi asal mula sesuatu sehingga tersirat sebuah nilai sejarah didalamnya.

sedangkan sejarah  menurut parah ahli adalah sebagai berikut :

  • Menurut Muhammad Yamin, mendefinisikan sejarah sebagai ilmu yang disusun berdasarkan hasil investigasi beberapa peristiwa yang dapat dibuktikan dengan realitas material.
  • Menurut Mohammad Hatta, Dalam pandangan Muhammad Hatta, sejarah tidak menghasilkan cerita dari peristiwa masa lalu, melainkan memberikan pemahaman tentang masa lalu sebagai masalah.
  • Menurut Nugroho Notosusanto, Nugroho Notosusanto berpendapat bahwa, Sejarah adalah peristiwa yang melibatkan manusia sebagai makhluk sosial yang terjadi di masa lalu. Sejarah juga diartikan sebagai cerita tentang semua peristiwa ini, ceritanya disusun berdasarkan peninggalan berbagai peristiwa.

Berdasarkan pengertian-pengertian di atas, teks cerita sejarah umumnya mengandung resolusi, struktur teks narasi sejarah, aturan diskusi, dan cerita narasi sejarah untuk memperjelas.Mempelajari elemen yang ada dalam teks cerita sejarah tentu sangat diperlukan, sehingga catatan sejarah dapat diatur dengan benar, terhubung, dan mudah dipahami ketika dibaca.Untuk itu kita perlu mempelajari struktur teks narasi sejarah.


Ciri-Ciri Teks Sejarah

Setelah mengetahui apa itu teks sejarah, berikut merupakan ciri-ciri yang terdapat didalamnya :

  • Teks sejarah dijabarkan secara kronologis maupun urutan peristiwa atau urutan kejadian didalamnya.
  • Bentuk teks tersebut rekon atau dikenal teks cerita ulang
  • Struktur teks ialah orientasi, urutan peristiwa, serta reorientasi.
  • Umumnya sering menggunakan konjungsi temporal.
  • Berisikan sebuah fakta yang terjadi.

Struktur Teks Sejarah

Didalam teks sejarah terdapat struktur yang menyusunnya, ialah sebagai berikut ini :

  • Orientasi, Orientasi adalah suatu bagian pengenalan ataupun pembuka dari teks cerita sejarah tersebut.
  • Urutan Peristiwa, Merupakan rekaman peristiwa sejarah yang terjadi, yang umumnya akan disampaikan dalam bentuk urutan kronologis yang terjadi.
  • Reorientasi, Biasanya berisikan sebuah komentar pribadi sang penulis terhadap peristiwa atau kejadian sejarah yang ingin diceritakan. Bagian ini merupakan tahapan yang bersifat pilihan, artinya boleh saja bagian ini tidak disajikan oleh penulis teks cerita sejarah.

Kaidah Kebahasaan Teks Sejarah

Nah selanjutnya beberapa kaidah kebahasan yang perlu diperhatikan pada teks sejarah, ialah sebagai berikut :

  • Pronomina, Pronomina (kata ganti) biasanya adalah kata yang digunakan untuk menggantikan benda serta menamai seseorang atau sesuatu secara tidak langsung.
  • Frasa adverbial, Sebuah kata dimana menunjukan suatu kejadian atau peristiwa berupa waktu atau tempat.
  • Verba Material, Kata yang berfungsi untuk menunjukan aktivitas atau perbuatan nyata yang dilakukan oleh partisipan. Kata kerja material ini menunjukan sebuah perbuatan fisik ataupun peristiwa, seperti : membaca, menulis, ataupun menyapu.
  • Konjungsi Temporal, Agar berguna untuk menata urutan-urutan sebuah peristiwa yang ingin diceritakan, teks cerita sejarah hanya memanfaatkan suatu konjungsi / kata penghubung temporal (kata sambung waktu).

Jenis-Jenis Teks Sejarah


Sejarah Fiksi

Pada jenis teks sejarah fiksi dapat dibedakan menjadi 4, yaitu sebagai berikut :

  • Novel, Novel adalah salah satu karya fiksi prosa yang ditulis secara naratif, dimana biasanya dalam bentuk cerita. Penulis novel disebut novelis, serta kata novel berasal dari bahasa Italia novella yang artinya “sebuah kisah ataupun sepotong berita”.
  • Cerpen, Cerpen atau cerita pendek merupakan suatu bentuk prosa naratif fiktif. Biasanya cerita pendek cenderung padat serta langsung terhadap tujuannya dibandingkan karya-karya fiksi lain yang begitu panjang.
  • Legenda, Cerita prosa mengenai rakyat dimana dianggap oleh yang memiliki cerita sebagai sesuatu yang benar-benar terjadi.
  • Roman, Merupakan sejenis karya sastra dimana dalam bentuk prosa atau gancaran, yang isinya menggambarkan perbuatan pelakunya menurut sifat atau watak serta isi jiwa masing-masing. Namun roman dapat memiliki arti yaitu “kisah percintaan”
Baca Juga:  Contoh Referensi : Pengertian, Jenis-Jenis Tujuan Referensi, Sumber, Contoh Referensi

Sejarah Non-Fiksi

Nah pada sejarah non-fiksi dapat dibedakan juga menjadi 4, yaitu sebagai berikut :

  • Biografi, Biografi merupakan kisah ataupun keterangan mengenai kehidupan seseorang dimana ditulis oleh orang lain.
  • Autobiografi, Kisah maupun keterangan tentang kehidupan seseorang yang ditulis oleh orang itu sendiri yang mengalaminya.
  • Cerita Perjalanan, Merupakan sebuah teks yang didalamnya menceritakan tentang perjalanan.
  • Catatan Sejarah, Merupakan teks yang didalamnya menjelaskan atau menceritakan mengenai tentang fakta atau kejadian dimasa lalu yang nantinya akan menjadi asal mula, dimana nantinya memiliki nilai sejarah.

Perbedaan Sejarah Fiksi & Non-Fiksi

Di bawah ini terdapat beberapa perbedaaan sejarah fiksi dan non-fiksi, berikut penjelasannya :

  • Sejarah Fiksi :

    • Jalan pengisahan disusun berdasarkan dunia nyata maupun menurunkan pengisahanya langsung dari dunia nyata.
    • Penggambaran kehidupan batin seorang tokoh lebih mendalam.
    • Pengembangan karakter tokoh tidak diungkapkan seluruhnya.
    • Menyajikan kehidupan sesuai dengan pandangan pribadi pengarang.
  • Sejarah Non-Fiksi :

    • Disusun bedasarkan data atau fakta yang objektif.
    • Penggambaran tokoh ditulis lengkap menurut fakta.
    • Menyajikan kehidupan sesuai dengan data maupun fakta.

Langkah Mengabstraksi Teks Sejarah

Berikut ialah sebuah langkah-langkah dalam mengabstraksikan teks sejarah, yaitu :

  • Membaca teks secara lengkap.
  • Menentukan ide pokok.
  • Menentukan kalimat utama.
  • Menentukan kata kunci.
  • Membuat kalimat bedasarkan kata kunci.
  • Menyusun teks menjadi sebuah abstraksi.

Langkah Menganalisis Teks Sejarah

Terdapat beberapa cara menganalisis pada teks sejarah, antara lain sebagai berikut:

  • Menentukan sebuah ide pokok paragraf.
  • Mengindentifikasi struktur serta kaidahnya.

Contoh Teks Sejarah

Untuk lebih memahami teks sejarah tersebut, disini telah dijabarkan contoh lengkap beserta dengan analisanya :
Menganalisis Hari Buruh :

Contoh Teks Sejarah 1

  • Paragraf 1 (Tahap Orientasi)

Peristiwa tersebut telah diidentifikasikan ialah Hari Buruh. Pelaku dalam peristiwa tersebut adalah kaum buruh. Peristiwa yang dimaksud ini umumnya terjadi pada setiap Mei. Peristiwa tersebut terjadi di beberapa jumlah negara. Peristiwa itu terjadi karena menuntut pemberlakuan 8 jam kerja. Peristiwa itu berawal dari usaha gerakan serikat buruh agar merayakan keberhasilan ekonomi dan sosial kaum buruh.

  • Paragraf 2 (Tahap Urutan Peristiwa 1)

Peristiwa yang digambarkan adalah tuntutan kaum buruh. Pelaku dalam peristiwa tersebut ialah kelas pekerja. Peristiwa tersebut terjadi pada awal abad ke-19. Peristiwa tersebut terjadi pertama di Amerika Serikat. Peristiwa itu terjadi dimulai karena pengetatan disiplin jam kerja, minimnya upah, serta buruhnya kondisi kerja. Peritiwa itu berawal dari pemogokan kelas pekerja Amerika Serikat.

  • Paragraf 3 ( Tahap Urutan Peristiwa 2 )

Peristiwa yang diidentifikasikan adalah demontrasi. Pelakunya ialah buruh kulit hitam ataupun putih. demontrasi itu terjadi di berbagai kota di Amerika Serikat pada April 1886. Peristiwa itu mempersatukan buruh kulit hitam serta kulit putih.

  • Paragraf 4 (Tahap Urutan Peristiwa 3 )

Peristiwa yang diidentifikasi tentang suatu adanya reaksi pengusaha serta pejabat terhadap sebuah demontrasi kaum buruh tersebut.

  • Paragraf 5 (Tahap Urutan Peristiwa 4)

Peristiwa yang diidentifikasikan adalah meledaknya bom. Pelakunya adalah kaum buruh. peristiwa terjadi 3 Mei 1886. Akibat dari peritiwa itu polisi melarang demontrasi kaum buruh.

  • Paragraf 6 (Tahap Urutan Peristiwa 5)

Peristiwa yang diidentifikasikan merupakan sebuah rangkaian demontrasi kaum buruh dimana pada Amerika Serikat serta selanjutnya melaju di Eropa demi menuntut sebuah pengurangan jam kerja.

  • Pargaraf 7 (Tahap Urutan Peristiwa 6)

Peristiwa yang diidentifikasikan mengenai hal Kongres Buruh Internasional pada tahun 1889. Kongres tersebut memutuskan sebuah pemogokan umum 1 Mei 1890 kemudian menjadikan tanggal 1 Mei sebagai Hari Buruh se-Dunia.

  • Paragraf 8 (Tahap Reorientasi)

Yang didentifikasikan ialah standar perburuhan internasional, yaitu dalam jangka 8 jam kerja / hari atau 40 jam / minggu.


Contoh Teks Sejarah 2

Tsunami Aceh

  • Tahap Orientasi :

Peristiwa yang terjadi pada 26 Desember 2004 itu sangat memilukan gempa dan tsunami Aceh.
Sekitar 500.000 orang kehilangan nyawanya dalam waktu singkat di ujung dunia yang berbatasan dengan Samudra Hindia

  • Urutan Peristiwa :

Gempa yang terjadi saat itu adalah gempa paling parah dalam 40 tahun terakhir. Gempa itu tidak hanya hancur tetapi mencapai Malaysia, Thailand, Sri Lanka, dan bahkan mencapai pantai Timur Afrika.Gempa pada waktu itu adalah gempa terpanjang yang tercatat sekitar 10 menit. Beberapa ahli mengungkapkan bahwa gempa bumi ini mampu menggetarkan bumi dengan amplitudo getaran di atas 1 cm.

Baca Juga:  √ Paragraf Naratif : Pengertian, Ciri, Macam dan Contohnya

Dan gempa yang berpusat di tengah lautan Indonesia juga memicu gempa bumi di berbagai tempat di dunia.Sebagai akibat dari bencana, delapan negara menderita akibatnya dan 230.000 kehilangan nyawa.Tetapi jumlah sebenarnya korban di Asia Tenggara, Asia Selatan dan Afrika Timur tidak dapat diketahui secara pasti.

Diperkirakan setidaknya 150.000 orang, PBB memperkirakan bahwa sebagian besar korban tambahan ada di Indonesia.Di Indonesia, gempa bumi dan tsunami merenggut lebih dari 126.000 jiwa. Dan rumah-rumah penduduk diratakan dengan tanah karena bencana Tsunami.

  • Tahap Reorientasi :

Bencana ini adalah salah satu peristiwa paling fatal yang terjadi dalam sejarah Indonesia. Semoga ini tidak terjadi lagi di negara kita tercinta.

Teks Sejarah : Pengertian, Ciri, Struktur, Kaidah Kebahasaan dan Contohnya

Contoh Teks Sejarah 3

Kemerdekaan Indonesia

  • Tahap Orientasi :

Dimulai dengan pecahnya “Perang Asia Timur Raya”, dan Amerika menyatakan perang terhadap Jepang. Karena serbuan tentara Jepang di pusat pertahanan Amerika Serikat “Pearl Harbor” pada 8 Desember 1941.Tentara Jepang dengan Angkatan Udara dan Angkatan Lautnya semakin agresif mendarat di Indocina, Filipina, Malaya, dan Indonesia.

Pemerintah Hindia Belanda bergabung dengan Sekutu yang mendeklarasikan perang terhadap Jepang. Tujuan Jepang untuk mendarat di Indonesia adalah untuk melumpuhkan pasukan Belanda.Jepang pertama kali mendarat di Tarakan dan kemudian melanjutkan di daerah Balikpapan, Manado, Ambon, Makassar, Pontianak dan Palembang. Dan wilayah Jawa dikuasai olehnya, pada tahun 1942, Jepang mendarat di Banten, Indramayu dan Rembang.

Wilayah di bawah kendali Batavia diperluas dengan Batavia pada 5 Maret 1942, dan semakin meluas ke Surakarta, Cikampek,Semarang dan Surabaya. Belanda semakin ditekan oleh serangan Jepang dan berakhir dengan Hindia Belanda menyatakan “menyerah tanpa syarat”.

  • Urutan Peristiwa :

Rakyat Indonesia awalnya menyambut kedatangan militer Jepang. Dapat dilihat dari sikap kooperatif pemimpin nasional kita Ir. Soekarno dan Moh Hatta.Pemerintah Jepang mulai merangkul masyarakat dengan pembentukan organisasi masyarakat, yang sebenarnya hanya untuk kepentingan Jepang dalam Perang Dunia II.

Organisasi-organisasi ini meliputi: Pusat Kekuatan Rakyat, (PUTERA), Jawa Hokokai, Fujinkai Keibodan, Heiho, MIAI, dan pembentukan BPUPKI.BPUPKI (Badan Investigasi Bisnis Persiapan Kemerdekaan Indonesia) dibentuk pada tahun 1943 di bawah pemerintahan Perdana Menteri Tojo.

Menteri Tojo memiliki tugas untuk mempelajari dan menyelidiki hal-hal penting dan perlu untuk pembentukan pemerintah Indonesia.Perkembangan selanjutnya BPUPKI dibubarkan dan diganti dengan nama tokoh perjuangan kita. Dari BPUPKI ke PPPKI dikenal sebagai Docoritsu Junbi Inkai, nama ini menunjukkan bahwa PPPKI tidak dibentuk oleh Jepang.

Namun hasil kesepakatan dan perjuangan para pemimpin kemerdekaan IndonesiaPeristiwa penting adalah pertemuan antara Sukarno, M. Hatta dan Rajiman Wedyodiningrat dengan Jenderal Terauchi di Dalat disampaikan. Bahwa pemerintah Jepang telah memutuskan untuk memberikan kemerdekaan kepada Indonesia, yang meliputi wilayah bekas Hindia Belanda

ketika pasukan Jepang mulai melemah. Kekalahan dan kekalahan yang dia dapatkan dan Amerika menjadi lebih kuat dan dia menambahkan untuk menarik pasukannya di Eropa.Pasukan Amerika menghentikan serangan Jepang pada Mei 1942 di Pertempuran Laut Koral dan 1942 di Pertempuran Midway.

Jepang semakin lemah karena Amerika terus mengamuk. Pada 6 Agustus 1945, AS menjatuhkan Bom Atom pertama di daerah Hiroshima.Dan tidak puas juga 3 hari kemudian pada 9 Agustus Bom Atom kedua dijatuhkan lagi di kota Nagasaki. Dua pusat kota Jepang akhirnya diratakan.

Hingga akhirnya Jepang menyerah kepada Sekutu pada 14 Agustus 1945 tanpa syarat. Dengan penyerahan itu dilakukan di kapal Missouri pada tanggal 2 September 1945 oleh kaisar Hirito (Jepang) dan Jenderal Douglas Mc Arthur (Sekutu).

  • Tahap Reorientasi :

Berita kekalahan Jepang terhadap sekutu tidak bisa disembunyikan. Dengan perjanjian Post Dam Jepang menyerahkan kekuatannya kepada sekutu dan secara otomatis di Indonesia kekosongan kekuasaan.

Demikianlah ulasan dari Seputarpengetahuan.co.id tentang Teks Sejarah , semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian. Terimakasih telah berkunjung dan jangan lupa untuk membaca artikel lainnya.