Materi Renang : Sejarah, Pengertian Menurut Ahli, Gaya, Manfaat, Prinsip dan Teknik Dasar

Materi Renang : Sejarah, Pengertian Menurut Ahli, Gaya, Manfaat, Prinsip dan Teknik Dasar – Apa saja yang perlu di pelajari dalam materi renang ?Pada kesempatan kali ini Seputarpengetahuan.co.id akan membahas renang dan hal-hal lain tentangnya.Mari kita simak bersama pembahasannya pada artikel di bawah ini untuk lebih dapat memahaminya.

Materi Renang : Sejarah, Pengertian Menurut Ahli, Gaya, Manfaat, Prinsip dan Teknik Dasar


Renang sudah dikenal sejak zaman pra-sejarah. Hal ini diketahui sejak penemuan gua-gua yang dipercaya sebagai tempat para perenang zaman batu. Gua-gua tersebut berada di Barat Daya Mesir, dekat Wadi Sora.

Selain itu, bukti menguatkan juga ditemukan di Mesir, pada stempel lilin yang diperkirakan berada pada tahun 4.000-9.000 tahun SM. Dalam stempel tersebut, digambarkan empat orang perenang dengan menggunakan gaya bebas.

Lalu, ditemukan pula lukisan dinding yang berada di Babylonia. Pada lukisan tersebut ditunjukkan orang yang berenang dengan menggunakan gaya dada. Lukisan tersebut adalah lukisan paling terkenal yang ditemukan di padang pasir Kebir. Diperkirakan usia dari lukisan tersebut berada pada tahun 4.000 SM.

Selain itu, dalam sejarah Jepang pun renang sudah dipelajari. Teknik renang menjadi salah satu kemampuan yang wajib dikuasai oleh para samurai saat itu. Dalam catatan sejarah, pertandingan pertama kali dalam renang diselenggarakan pada tahun 36 SM oleh Kaisar Suingui.

Olahraga renang sudah muncul di kota Londan sejak abad 19. Namun pada tahun 1837, di London hanya terdapat 6 kolam renang. Popularitas renang terus membaik, dan pada tahun 1869 beberapa asosiasi mulai muncul. Popularitas kejuaraan renang sederap dengan kebangkitan Olimpyade dan tercantum sebagai olahraga modern di Athena pada tahun 1896.

Akibat popularitasnya yang semakin naik, Indonesia juga turut mengawali kegiatan renang ini dan kota Bandung menjadi kota pertama yang mengawali olahraga renang. Hal tersebut dibuktikan dengan kolam Cihampelas yang dibangun saat itu pada tahun 1904. Bahkan Indonesia masih memiliki beberapa kolam renang lainnya di beberapa kota besar seperti Jakarta, Surabaya dan lainnya.

Kolam renang tersebut membuat perkembangan cabang olahraga renang di Indonesia makin populer, sehingga dibentuklah perkumpulan-perkumpulan renang, antara lain Bandungsche Zwembond atau Perserikatan Renang Bandung pada tahun 1917. Pada waktu itu serikat tersebut memiliki perkumpulan yang bernaung dibawahnya, termasuk perkumpulan renang siswa-siswa sekolah di Bandung.

Perserikatan tersebut disusul oleh berdiri Oost Java Zwembond (Perserikatan Renang Jawa Timur) pada tahun 1927 di Jawa Timur . Dua peloncat indah Belanda mencetak prestasi pada tahun1934. Hamaman dan Van de Gron, masing-masing sebagai juara pertama dan kedua nomor papan 3 meter dan menara. Ketika Far Eastern Games (maksudnya Olimpyade Timur Jauh) berlangsung di Manila pada tahun 1934 kedua peloncat tersebut menjadi utusan Hindia Belanda.

Pertandingan pada olahraga renang pertama kali diadakan dalam sebuah Olimpiade modern pada tahun 1896 di Athena, Yunani. Pada Olimpiade ini, hanya empat nomor pada cabang olahraga yang dapat dipertandingkan dari rencana semula enam nomor. Masing-masing antara lain sebagai berikut :

  • Nomor 100 meter
  • Nomor 500 meter
  • Nomor 1.200 meter
  • Nomor bebas
  • 100 meter bagi para pelaut.

Olimpiade yang kedua diselenggarakan di kota Paris, Prancis pada tahun 1900 dan mempertandingkan diantaranya yakni :

  • Nomor 200 m
  • Nomor 1.000 m
  • Nomor 4.000 m
  • Nomor bebas
  • 200 m gaya dada
  • 200 m nomor beregu

Persatuan Renang Internasional atau Federation Internationale De Natation De Amateur (FINA) sudah dibentuk pada tahun 1908 yang pada awalnya dapat menetapkan, gaya kupu-kupu juga merupakan variasi gaya dada. Gaya ini baru menjadi salah satu gaya terpisah pada tahun 1952.

Wanita yang baru diperkenankan ikut dalam sebuah pertandingan renang yaitu pada Olimpiade tahun 1912 di kota Stockholm, Belanda. Itupun hanya nomor bebas saja.

Seiring dengan perkembangan pada olahraga renang, renangpun menjadi semakin popular. Penggemar olahraga renang akan semakin bertambah. Bahkan, tidak jarang anak-anak juga dapat diajarkan renang pada usia sangat dini.


Pengertian Renang Menurut Para Ahli

Secara umum, pengertian renang adalah aktivitas menggerakan badan yang dilakukan didalam air. Hal ini sama halnya dengan ikan, mereka juga bisa disebut sedang berenang.Dalam olahraga, renang adalah salah satu cabang olahraga bidang aquatic. Aktivitas berenang ini biasanya tanpa menggunakan perlengkapan lain.

Baca Juga:  √ 31 Manfaat Tomat Bagi Kesehatan & Kecantikan Kulit Wajah

Sedangkan menurut para ahli pengertian renang adalah sebagai berikut :

KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia)

Renang adalah gerakan badan, mengapung, menyelam, melintasi air menggunakan kaki, tangan, sirip, ekor, atau yang lainnya.

Kasiyo Dwijowinto (1979:1)

Renang adalah suatu cabang olahraga yang dapat diajarkan ke seluruh usia manusia. Mulai dari bayi yang berumur beberapa bulan, hingga orang dewasa yang sudah lanjut usia juga dapat belajar berenang.

Abdoelah (1981:270)

Renang merupakan permainan yang dilakukan di air. Entah air tersebut tawar ataupun asin. Intinya, olahraga ini hanya dilakukan ketika terdapat air di tempat tersebut.

Muhajir (2004:166)

Renang adalah olahraga yang dapat membuat tubuh menjadi sehat. Hal ini karena hampir seluruh anggota tubuh bergerak. Akibatnya, seluruh otot akan berkembang dengan pesat dan membuat kekuatan perenang meningkat.

Badruzaman (2007:13)

Badruzaman mengartikan renang ini menjadi dua, yakni pengertian renang secara umum dan secara rinci. Berikut lebih jelasnya.
Secara Umum

“Swimming is the floatation of an object in a liquid due to its buoyancy or lift“. Ucapan ini memiliki makna kurang lebih seperti ini,, “renang adalah upaya mengapungkan suatu objek yang berada didalam sebuah cairan dengan menggunakan daya apungnya sendiri untuk mengapung”
Secara Rinci

“Swimming is the method by which humans (or other animals) movethemselves through water.”. Ucapan ini memiliki makna kurang lebih seperti ini, “renang adalah sebuah metode yang dilakukan oleh manusia dan hewan untuk menggerakkan tubuhnya di air”.

Budiningsih (2010:2)

Renang merupakan olahraga air yang dilakukan dengan menggerakkan badan didalam air. Umumnya, anggota badan yang digunakan dalam renang adalah tangan dan kaki untuk menjaga tubuh agar tetap mengapung diatas permukaan air.

Erlangga (2010:75)

Renang ialah olahraga air yang menyenangkan serta bermanfaat bagi tubuh manusia. Manfaat yang didapat yakni memberikan kekuatan otot pada tubuh, paru-paru, jantung, dan memberikan perasaan berani dan percaya diri pada diri seseorang.


Sarana dan Prasarana Renang


Kolam Renang

Kolam renang adalah tempat yang dijadikan sarana untuk melakukan olahraga ini, kolam renang sendiri memiliki ukuran standar, yaitu :

Standar Nasional:

  • Panjang 50 meter.
  • Lebar 25 meter.
  • Kedalaman 2 meter.

Standar Internasional:

  • Panjang 50 meter.
  • Lebar 25 meter.
  • Kedalaman 3 meter.

Lintasan

Lintasan memiliki ukuran yang sesuai dengan standar resmi, yaitu memiliki lebar lintasan 2,5 m dan jaraknya sekitar 0,2 diluar lintasan pertama ataupun yang terakhir. Setiap lintasan ditandai dengan sebuah tali yang terdiri dari pelampung yang panjangnya sama dengan lintasan.

Pengukur Waktu

Pengukur waktu menjadi acuan bagi para perenang, yang mana alat ini ini diletakkan disisi kolam untuk menghitung waktu secara otomatis, adapun ketebalan dari pengukur ini adalah sekitar 1 cm. Para perenang diharuskan untuk menyentuh papan pengukur waktu ini, baik saat pembalikan ataupun sewaktu finish. Prasarana ini sendiri mulai digunakan pada tahun 1967 di Kanada dalam acara Pan American Games.

Balok Start

Terakhir adalah balok start, yang mana memiliki ukuran

  • Memiliki tinggi antara 0,5 m hingga 0,75 dari permukaan air.
  • Memiliki ukuran dimensi yaitu: 0,5 x 0,5 m, yang di atasnya dilapisi bahan antilicin.
  • Kemiringan balok start: tidak melebihi 10°.

Gaya Berenang

Terdapat 4 macam gaya yang bisa dilakukan saat berenang, antaralain :

Gaya Bebas

Posisi dada saat melakukan gaya bebas yaitu menghadap ke permukaan air sementara kedua belah tangan secara bergantian digerakkan jauh ke depan dengan gerakan mengayuh, sementara kedua belah kaki menendang keatas kebawah secara bergantian. Pernapasan dilakukan ketika kepala berpaling ke samping disaat tubuh pada posisi miring. Saat ingin bernafas, perenang bisa menoleh ke kiri ataupun ke kanan.Gaya bebas merupakan gaya yang dapat membuat tubuh melaju lebih cepat di air.

Gaya Dada

Saat melakukan gaya ini tubuh harus dalam posisi stabil dan kepala berada di luar air dalam waktu yang lama. Posisi dada saat melakukan gaya ini yaitu menghadap ke permukaan air, namun berbeda dari gaya bebas, batang tubuh selalu dalam keadaan tetap. Kedua belah kaki menendang ke arah luar sementara kedua belah tangan diluruskan di depan. Tangan melakukan gerakan seperti membelah air agar badan maju lebih cepat ke depan. Pernapasan pada gaya dada dilakukan pada saat mulut berada di permukaan air, setelah satu kali gerakan tangan-kaki atau dua kali gerakan tangan-kaki.

Gaya Punggung

Saat melakukan gaya ini, posisi punggung menghadap ke permukaan air. Posisi wajah berada di atas air sehingga orang mudah mengambil napas. Saat melakukan gaya ini perenang hanya bisa melihat ke atas. Pada saat berlomba, perenang hanya bisa memperkirakan dinding tepi kolam dengan cara menghitung jumlah gerakan.

Gerakan lengan dan kaki pada gaya punggung serupa dengan gaya bebas, namun dengan posisi tubuh telentang di permukaan air. Kedua tangan digerakkan menuju pinggang secara bergantian layaknya gerakan mengayuh. Agar dapat mengambil nafas, mulut dan hidung berada di luar air.

Baca Juga:  √ Pengertian Asam Urat, Tahapan, Pemeriksaan, Pencegahan dan Penanganannya

Gaya Kupu-kupu

Merupakan salah satu gaya berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air. Kedua lengan ditekan ke bawah secara bersamaan dan digerakkan ke arah luar sebelum diayunkan ke depan. Sementara kedua kaki menendang ke bawah secara bersamaan dan ke atas. Udara dihembuskan kuat-kuat dari mulut dan hidung sebelum kepala muncul dari air, dan udara dihirup lewat mulut ketika kepala berada di luar air.


Nomor Perlombaan Renang

Terdapat beberapa nomor perlombaan saat ada perlombaan renang, dan nomor perlombaan tersebut dintentukan oleh berbagai faktor, misalnya jarak tempun dan jenis kelamin.

Adapaun nomor-nomor renang putra dan putri yang di perlombakan dalam suatu Olimpiade yakni:

  • Gaya bebas: 50 m, 1`00 m, 200 m, 400 m, 800 m (putri) 1500 m (putra)
  • Gaya kupu-kupu : 100 m, 200 m.
  • Gaya punggung : 100 m, 200 m
  • Gaya punggung : 100 m, 200 m
  • Gaya dada : 100 m, 200 m
  • Gaya ganti perorangan : 200 m, 400 m
  • Gaya ganti estafet : 4 x 100 m
  • Gaya bebas estafet : 4 x 100 m, 4 x 200 m

Federasi Renang Internasional mengakui rekor dunia putra atau putri untuk nomor-nomor renang:

  • Gaya bebas: 50 m, 100 m, 200 m, 400 m, 800 m, 1500 m
  • Gaya punggung: 50 m, 100 m, 200 m
  • Gaya dada: 50 m, 100 m, 200 m
  • Gaya kupu-kupu: 50 m, 100 m, 200 m
  • Gaya ganti perorangan: 100 m (hanya lintasan pendek), 200 m, 400 m
  • Gaya ganti estafet: 4×100 m
  • Gaya bebas estafet: 4×100 m, 4×200 m

Manfaat Renang

  • Melatih Pernafasan
  • Meningkatkan Kekuatan Otot dan Tulang
  • Meninggikan Badan
  • Sehat Bagi Jantung
  • Bentuk tubuh ideal
  • Meredakan stress
  • Meningkatkan Kebugaran Tubuh
  • Meredakan Radang Sendi
  • Alternatif Rekreasi dan Meningkatkan Mood
  • Membakar Kalori Lebih Banyak

Prinsip – Prinsip Renang

  • Prinsip Hambatan dan Dorongan, Kecepatan maju di dalam renang yakni dari sebuah hasil dari dua kekuatan diantaranya kekuatan yang cenderung untuk dapat menahannya (tahanan dan hambatan) dan kekuatan yang dapat mendorong maju yang di timbulkan oleh gerakan lengan dan kaki.
  • Prinsip Keteraturan Dalam Penggunaan Dorongan (Kontinuitas Gerakan), Penggunaan pada gerakan dorongan yang teratur yaitu dengan lebih baik dan efektif dari pada penggunaan yang tak teratur untuk dapat mendorong tubuh maju.
  • Prinsip Hukum Aksi-Reaksi dalam Pemulihan (Recovery), Mekanika pemulihan pada lengan tiga dari empat gaya renang terjadi di luar air. Mempunyai sebuah pengaruh terhadap efisien dan kecepatan renang.
  • Prinsip Pemindahan Momentum, Sangatlah mudah untuk dapat memindahkan momentum dari suatu bagian tubuh ke bagian tubuh yang lain. Prinsip ini digunakan dalam banyak gerakan-gerakan yang dapat lakukan di dalam dan di luar air.

Teknik Dasar Gaya Renang

Pernafasan

Salah satu dari keberhasilan dalam berenang kita dapat mengatur nafas dengan baik. Pertama berdirilah dipinggir kolam dengan sangat rendah dan wajah anda tetap dipermukaan air.
Tarik nafas melalui mulut dan tahan beberapa saat dan kemudian masukkan kepala anda ke dalam air dan juga hembuskan nafas melalui hidung.
Lakukan suatu latihan ini secara perlahan sebanyak 10 sampai 15 kali setiap anda selesai dalam melakukan gerakan atau latihan. Ulangi latihan tersebut sehingga dapat menemukan irama anda sendiri.

Meluncur

Meluncur merupakan sebuah gerakan tubuh secara horizontal dibawah permukaan air. Pertama-tama turunlah dalam sebuah kolam yang dangkal dan membelakangi dinding kolam.
Tempelkan salah satu telapak kaki (kanan atau kiri) di daerah dinding kolam dengan jari-jari kaki menghadap ke bawah sebagai tolakan untuk dapat meluncur.
Dorong badan melalui sebuah tolakan kaki tersebut dan meluncurlah sejauh mungkin dengan tangan sejajar di depan.
Kepala diusahakan untuk dapat masuk dalam air sehingga kuping sejajar dengan lengan tangan. Lakungan gerakan ini sebanyak 10 sampai 15 kali untuk bisa menemukan keseimbangan tubuh anda.

Materi Renang : Sejarah, Pengertian Menurut Ahli, Gaya, Manfaat, Prinsip dan Teknik Dasar

Mengapung

Mengambang terlentang juga dilakukan dengan cara tarik ke belakang sampai dngan kuping terendam dalam air.
Regangkan kedua belah tangan bentuk siku-siku.pergelangan tangan tetap lurus dan rileks.

Mengambang Tegak Lurus Secara Vertikal

Mengambang tegak lurus secara vertical yang paling lazim digunakan yaitu gerakan tubuh dengan posisi tubuh tegak lurus dibawah permukaan air dan kepala tetap diatas pada permukaan air sebatas dagu, sedangkan untuk gerakan tangan dan kaki digerakan untuk sebuah keseimbangan agar tubuh tetap melayang dipermukaan air.

Demikianlah ulasan dari Seputarpengetahuan.co.id tentang Materi Renang , semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian. Terimakasih telah berkunjung dan jangan lupa untuk membaca artikel lainnya.