Mekanisme Gerak Refleks : Pengertian, Jenis dan Proses Gerak Refleks

Mekanisme Gerak Refleks : Pengertian, Jenis dan Proses Gerak Refleks – Bagaimanakah mekanisme gerak refleks itu ?.Pada kesempatan ini Seputarpengetahuan.co.id akan membahas apakah itu gerak refleks dan hal hal lain tentangnya.Mari kita simak bersama pembahasannya pada artikel di bawah ini untuk lebih dapat memahaminya.

Mekanisme Gerak Refleks : Pengertian, Jenis dan Proses Gerak Refleks


Mekanisme gerak refleks merupakan suatu gerakan yang akan terjadi secara tiba-tiba diluar kesadaran kita.Refleks ekstensor dalam bahasa lain disebut polisinaps adalah rangsangan dari reseptor perifer yang akan dimulai dari fleksi pada anggota badan yang yang juga berkaitan dengan adanya ekstensi anggota badan.

Gerak spontan yakni sebagai elemen pada mekanisme perisai tubuh. Untuk memperolah gerak spontan bahwa dibutuhkan susunan sesuatu seperti berikut. (organ (perangkat) sensoris yang banyak memperoleh implus misalnya kulit. Mengenai serabut (serat) sensoris ialah yang menebarkan (menghantar) implus mengarah sel-sel simpul saraf (jaringan) pangkal belakang dan kemudian serat sel-sel meneruskan impuls mengarah substansi ke cornu posterior medula spinalis.

Medula spinalis menyatukan implus mengarah cornu anterior medula spinalis. Selanjutnya sel (organ) saraf memperoleh implus serta menebarkan implus lewat serat motoris. Sel motoris melakukan stimulus sebab dirangsangkan lantara implus jaringan motoris.

Tubuh tentunya memiliki bagian anggota badan yang berfungsi untuk menerima stimulus, yaitu alat panca indra. Bagian anggota tubuh ini disebut juga reseptor atau organ indra. Organ indra ini memiliki urat syaraf tertentu yang mampu mendeteksi stimulus yang khusus. contoh: rangsangan suara pada telinga, rangsangan pada lidah, rangsangan bau pada hidung, rangsangan pada kulit, rangsangan pada gesekan, rangsang pada sentuhan dan rangsangan sinar pada mata.

Baca Juga:  √ 9 Bagian Bunga dan Fungsinya (Pembahasan Terlengkap)

Kemudian itu urat syaraf disebut neurons reseptor mentransfer signal listrik ke otak. kemudian Informasi yang diterima diolah apa dengan kemauan (kehendak) kita. Selanjutnya otak mentransfer balasan ke organ yang disebut otot dan kelenjar (efektor). Adapun balasan yang terjadi akan di transfer otak dengan cara kemauan atau kehendak kita dan ada yang secara otomatis.


Pengertian Gerak Refleks

Refleks adalah respons otomatis terhadap stimulus tertentu yang menjalar pada rute yangdisebut lengkung refleks. Sebagian besar proses tubuh involunter (misalnya, denyut jantung, pernapasan, aktivitas pencernaan, dan pengaturan suhu) dan respons somatis (misalnya, sentakan akibat suatu stimulus nyeri atau sentakan pada lutut) merupakan kerja refleks.

Gerak spontan (refleks) merupakan dimana perorgan yang menerima dari stimulus (rangsangan). Gerak Spontan ini bisa terjadi dikarnakan tidak adanya kesadaran secara langsung, gerak spontan juga merupakan sebagai perlindungan bagi tubuh dari bahaya. Jadi saat gerak spontan terjadi, contoh: disaat menyentuh api, maka secara spontan ujung bagian saraf mengambil rangsangan kemudian mentransfer ke tulang bagian belakang serta ke bagian otak.

Mekanisme Gerak Refleks : Pengertian, Jenis dan Proses Gerak Refleks

Jenis Gerak Refleks

  • Jenis gerak refleks akibat adanya otot rangka yang bergerak
    • Fleksor
    • Ekstensor
    • Alat gerak
    • Statokinetik.
  • Jenis gerak refleks yang melibatkan fungsi organ internal
    • Pencernaan
    • Jantung
    • Ekskresi
    • Sekresi
  • Jenis gerak refleks berdasarkan tingkat kompleksitas neuron (saraf)
    • Refleks intersegmental melibatkan lebih dari satu segmen dari sistem saraf pusat.
    • Refleks monosegmental melibatkan satu segmen dari sistem saraf pusat.

Proses Terjadinya Gerak Refleks

Gerak refleks merupakan suatu gerak yang tidak akan disadari. Hantaran impuls pada gerak refleks mirip seperti pada gerak biasa.yang Bedanya, impuls pada gerak refleks tidak akan melalui pengolahan oleh pusat saraf.

Baca Juga:  Simbiosis : Pengertian dan Macam-macamnya

Neuron ada di otak hanya yang berperan sebagai konektor saja. Ada 2 macam neuron konektor, yakni neuron konektor di otak atau juga di sumsum tulang belakang.misalnya gerak refleks yang akan melalui neuron konektor otak, yakni mata mengecilbsaat yang akan terkena cahaya yang terang.

Misalnya gerak refleks yang melalui neuron konektor sumsum tulang belakang, yaitu kaki akan terangkat saat lutut dipukul. Urutan perjalanan impuls pada gerak refleks secara skematis sebagai berikut yaitu:

  1. Rangsang
  2. Reseptor
  3. Neuron sensorik
  4. Konektor (otak/sumsum tulang belakang)
  5. Neuron motorik
  6. Efektor

Demikianlah ulasan dari Seputarpengetahuan.co.id tentang Mekanisme Gerak Refleks , semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian. Terimakasih telah berkunjung dan jangan lupa untuk membaca artikel lainnya.