√ Pengertian Nomina, Ciri, Jenis, Penggunaan dan Contohnya

Pengertian Nomina, Ciri, Jenis, Penggunaan dan Contohnya – Pada kesempatan ini Seputar Pengetahuan akan menjelaskan tentang Nomina. Dalam hal ini Nomina merupakan kata benda yang berfungsi sebagai subjek atau objek dari klausa. Untuk lebih jelasnya yuk simak ulasan berikut ini.

Pengertian Nomina, Ciri, Jenis, Penggunaan dan Contohnya

Nomina dalam ulasan ini dapat merujuk pada suatu hal yang dapat dibendakan. Baik kata benda dalam menyebutkan suatu tempat, makhluk hidup ataupun benda mati.

Pengertian Nomina

Nomina merupakan kata benda yang dalam bahasa Indonesia itu ditandai oleh tidak dapatnya bergabung dengan kata tidak. Misalnya kata “rumah”, nomina sebab tidak mungkin dikatakan tidak rumah. Nomina juga dapat berfungsi baik sebagai subjek atau objek dari klausa

Pembagian Nomina

Nomina itu dapat dilihat dari tiga (3) segi, yaitu semantis, sintaksis dan bentuk.

Dari segi semantis

Nomina ini adalah kata yang merujuk pada nama seseorang, tempat atau juga semua benda dan segala yang dibendakan.

Dari segi sintaksis

Nomina ini yaitu menduduki posisi sebagai subjek, objek atau juga pelengkap di dalam kalimat yang predikatnya itu verba. Tidak dapat atau bisa diingkarkan dengan kata tidak dan juga umumnya dapat diikuti oleh adjektiva. Baik itu secara langsung atau juga diantarai oleh kata yang.

Dari segi bentuk

Dari segi bentuk nomina ini dapat dibagi menjadi nomina dasar serta nomina turunan.

  • Nomina dasar adalah nomina yang hanya terdiri atas satu morfem serta dapat dibagi menjadi nomina dasar umum dan juga nomina dasar khusus.
  • Nomina turunan adalah nomina yang diturunkan dengan melalui proses afiksasi, perulangan atau juga pemajemukan.
Baca Juga:  √ 6 Pengertian Bimbingan Menurut Para Ahli (Pembahasan Lengkap)

Ciri Ciri Nomina (Kata benda)

Adapun ciri- ciri nomina diantaranya yaitu:

  • Dapat atau bisa diperluas dengan menambahkan “yang (+) kata sifat”, contohnya ialah seperti “Rumah yang bagus
  • Dibatalkan dengan kata bukan. Contohnya seperti “bukan meja”.
  • Didalam sebuah kalimat itu dapat berkedudukan sebagai Subjek (S) serta Objek (O). Contohnya seperti “Dodi membeli sepatu baru”, dalam kalimat tersebut kata “Dodi” serta “Sepatu” merupakan kata benda.

Macam jenis Nomina (Kata benda)

Berikut penjelasan macam-macam jenis nomina (kata benda).

Berdasarkan Jenisnya

  • Kata Benda Konkret

Kata benda konkret adalah kata benda yang menggambarkan suatu objek yang dapat atau bisa ditangkap (dikenali) oleh panca indera. Kata benda konkret tersebut dapat berupa makhluk hidup, benda mati, tempat atau juga lainnya.

Contoh dari kata benda konkret antara lain : Manusia, Binatang, Rumah, Buku, Kertas atau lain sebagainya.

  • Kata Benda Abstrak

Kata benda abstrak ini merupakan kata benda yang tidak dapat/bisa ditangkap atau juga dikenali oleh panca indera manusia. Kata benda abstrak ini dapat berupa keadaan, nama sifat, ukuran, dll.

Contoh dari kata benda abstrak antara lain ialah : Keyakinan, Udara, Ilmu, Kebaikan, Ide, Kejujuran, Amanah atau lain sebagainya.

Berdasarkan Pembentukannya

  • Kata Benda (Nomina) Dasar

Kata Benda Dasar adalah kata benda yang menunjukkan identitas asli ataupun juga identitas awal dari suatu hal yang bisa atau dapat dibendakan. Kata Benda Dasar ini tidak dapat dijabarkan atau juga dijabarkan ke bentuk yeng lebih sederhana.

Contoh dari Kata Benda Dasar ialah sebagai berikut: Buku, Pulpen, Gelas, Sendok, Botol, Pisau dll.

  • Kata Benda (Nomina) Turunan

Kata benda turunan adalah kata benda yang terbentuk dari kata benda dasar dengan melalui proses pengimbuhan (afikasi), paengulangan atau juga pemajemukan.

Baca Juga:  √ Pengertian Kata Kerja (Verba), Ciri, Jenis dan Contohnya (Lengkap)

Proses terbentuknya kata benda turunan ini dapat terjadi dengan melalui beberapa cara sebagai berikut :

Kata Kerja (Verba) + Imbuhan -an

Makan + an = Makanan

Minum + an = Minuman

Cuci + an = Cucian

Imbuhan Pe- + Kata Kerja (Verba)

Pe + Jual = Penjual

Pe + Kerja = Pekerja

Pe + Laut = Pelaut

Imbuhan Pe- + Kata Sifat(Adjektiva)

Pe + Rusak = Perusak

Pe + Malu = Pemalu

Pe + Marah = Pemarah

Imbuhan Pe- + Kata Benda + Imbuhan -an

Pe + Rumah + an = Perumahan

Pe + Gunung + an = Pegunungan

Pe + Buku + an = Pembukuan

Secara umum terdapat 3 imbuhan yang dapat dipakai dalam membentuk kata benda turunan, yakni imbuhan ke-, Pe-, serta –an. Dalam penggunaannya, bisa saja terjadi perubahan afisasi itu sesuai dengan kata yang akan dibentuk. Contohnya seperti imbuhan “pe-“ menjadi “pem” pada contoh ketiga poin b4.

Contoh Nomina dan Penggunaannya

Seperti yang sudah diuraikan diatas, kata benda ini digunakan ialah sebagai Subjek (S) serta Objek (O) didalam sebuah kalimat.

Berikut ini merupakan contoh penggunaan kata benda dalam sebuah kalimat:

  • Budi membeli sayur.
  • Ani menjaga toko.
  • Hotel itu sangat bagus.
  • Kami akan pergi ke sebuah perumahan.
  • Pulpen itu milik David.
  • Pedagang itu sangat ramah.
  • Saya pergi ke pasar tadi pagi.
  • Kami sedang mencari buku yang hilang.
  • Anak itu sangat lucu.
  • Mobil dapat melaju lebih cepat daripada sepeda.

Catatan : Kata yang ditebalkan merupakan kata benda

Demikian penjelasan kita kali ini tentang Pengertian Nomina, Ciri, Jenis, Penggunaan dan Contohnya. Semoga dapat bermanfaat dan menambah ilmu pengetahuan untuk kita semua. Terimakasih.