Tujuan Otonomi Daerah, Pengertian, Esensi dan Manfaatnya

Tujuan Otonomi Daerah, Pengertian, Esensi dan Manfaatnya – Sebelumnya telah dibahas mengenai pengertian otonomi daerah, selanjutnya kita akan membahas tentang apa tujuan dari otonomi daerah juga apa saja manfaat otonomi daerah.

Tujuan Otonomi Daerah, Pengertian, Esensi dan Manfaatnya

Sebelum masuk ke tujuan dari otonomi daerah alangkah baiknya Anda mengetahui terlebih dahulu pengertian dari otonomi daerah

Pengertian Otonomi Daerah

Otonomi daerah adalah hak yang diberikan kepada daerah otonom untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan melaksanakan pembangunan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Dalam penjelasan umum Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah disebutkan bahwa provinsi merupakan daerah otonom sekaligus daerah administratif. Dengan kata lain, wilayah provinsi dibentuk berdasarkan prinsip desentralisasi dan dekonsentrasi.

Pemerintah daerah di negara kesatuan merupakan bagian integral dari pemerintah pusat. Oleh karena itu, meskipun daerah diberikan otonomi terbesar, namun tanggung jawab akhir tetap dipikul oleh pemerintah pusat.

Pengertian Otonomi Daerah menurut Para Ahli

Selain secara umum, banyak ahli juga menjelaskan apa itu otonomi daerah. Pemahaman yang diuraikan oleh para ahli tersebut tentunya dapat menjelaskan otonomi daerah dari berbagai sudut pandang.

1. F Sugeng Istianto

Menurut Sugeng Istianto, otonomi daerah adalah hak dan kewenangan untuk mengatur dan mengurus rumah tangga daerah.

2. Ateng Syarifuddin

Pengertian otonomi daerah dijelaskan lebih lanjut oleh Ateng Syarifuddin. Menurut Ateng Syarifuddin, otonomi daerah mengacu pada kebebasan atau kemandirian, bukan kemerdekaan (mewakili kemerdekaan), tetapi hanya sebatas kebebasan atau kemerdekaan merupakan peluang yang harus diperhatikan.

3. Syarif Saleh

Menurut Syarif Saleh, pengertian otonomi daerah adalah hak mengatur dan mengatur sendiri daerah, dimana hak tersebut merupakan hak yang diperoleh dari pemerintah pusat.

4. Benyamin Hoesein

Menurut Benyamin Hoesein, pengertian otonomi daerah yaitu pemerintahan oleh dan untuk rakyat dalam wilayah nasional suatu negara secara informal berada di luar pemerintah pusat.

5. Philip Mahwood

Philip Mahwood menjelaskan definisi otonomi daerah selanjutnya. Menurut Philip Mahwood, otonomi daerah adalah pemerintahan daerah yang memiliki kewenangan sendiri-sendiri, keberadaannya berbeda dengan kewenangan yang diberikan oleh pemerintah yang dapat mengalokasikan sumber daya material yang cukup besar untuk berbagai fungsi.

Baca Juga:  √ Pengertian Ideologi Komunisme, Sejarah, Ciri, Kelebihan dan Kekurangannya

6. Mariun

Pengertian otonomi daerah Mariun adalah kebebasan (kewenangan) yang dimiliki oleh pemerintah daerah, sehingga pemerintah daerah bebas untuk secara aktif mengelola dan mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki oleh daerahnya masing-masing. Otonomi daerah adalah kebebasan untuk bertindak sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.

7. Vincent Lemius

Menurut Vincent Lemius, otonomi daerah adalah kebebasan (kekuasaan) untuk mengambil atau mengambil keputusan politik atau administratif sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Pemerintah daerah bebas menentukan kebutuhan daerah dalam otonomi daerah. Namun kebutuhan daerah harus selalu disesuaikan dengan kepentingan nasional dalam peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi.

Mari kita bahas secara detail tujuan otonomi daerah.

Tujuan Otonomi Daerah

Mengenai tujuan otonomi daerah menurut Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004, Pasal 2 ayat 3 disebutkan bahwa tujuan otonomi daerah adalah untuk mencapai otonomi seluas-luasnya, kecuali urusan pemerintahan yang sebenarnya merupakan urusan pemerintahan. Dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. pelayanan publik, dan daya saing daerah. Berikut penjelasannya:

  • Meningkatkan pelayanan publik – Dengan adanya otonomi daerah diharapkan ada peningkatan pelayanan publik yang maksimal dari instansi pemerintah di masing-masing daerah. Dengan pelayanan yang maksimal ini diharapkan masyarakat dapat merasakan langsung manfaat otonomi daerah.
  • Meningkatkan kesejahteraan masyarakat – Setelah memberikan pelayanan yang maksimal dan memadai diharapkan kesejahteraan masyarakat di daerah otonom semakin baik dan meningkat. Tingkat kesejahteraan masyarakat menunjukkan bagaimana daerah otonom dapat menggunakan hak dan kewenangannya secara tepat, arif, dan sesuai harapan.
  • Meningkatkan daya saing daerah – harapannya dengan pelaksanaan otonomi daerah daya saing daerah dapat ditingkatkan, dan kita tetap harus mengacu pada motto kita “Bineka Tunggal Ika” untuk memperhatikan bentuk keragaman daerah dan kekhususan atau kekhususan daerah tertentu.

Tujuan utama dikeluarkannya kebijakan otonomi daerah adalah untuk meringankan berbagai beban pemerintah pusat dan mengurus urusan daerah yang dapat dilimpahkan kepada pemerintah daerah. Oleh karena itu, pemerintah pusat memiliki kemampuan untuk mengkaji, bereaksi, memahami dan menerapkan berbagai trend global.

Pemerintah pusat diharapkan dapat lebih berkonsentrasi pada perumusan kebijakan makro yang luas dan umum, dan dengan adanya desentralisasi, daerah dapat mengalami proses pemberdayaan yang lebih optimal.

Sehingga kemampuan inisiatif dan kreativitas pemerintah daerah akan terpacu, dan dalam mengatasi permasalahan yang terjadi di daerahnya semakin kuat. Sasaran lain dari kebijakan otonomi daerah antara lain: mewujudkan kehidupan yang demokratis, setara dan adil, mendorong pemberdayaan masyarakat, meningkatkan partisipasi masyarakat, mengembangkan peran dan fungsi DPRD, serta memelihara hubungan baik antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Baca Juga:  Pancasila Sebagai Sumber Nilai Memiliki Makna

Esensi Otonomi Daerah

Pelaksanaan otonomi daerah telah membuka peluang identitas lokal di daerah, termasuk di Bangka Belitung. Berkurangnya kewenangan dan kendali pemerintah pusat mendapat respon yang tinggi dari pemerintah daerah dalam menangani permasalahan yang ada di daerahnya sendiri. Padahal, dana yang diperoleh lebih banyak dari yang diperoleh melalui jalur birokrasi dari pemerintah pusat. Dana ini memungkinkan pemerintah daerah untuk mempromosikan pembangunan daerah dan mengembangkan program promosi budaya dan pariwisata. Kebijakan pemerintah daerah juga akan lebih tepat sasaran dan tidak memakan waktu lama sehingga lebih efisien.

Ada dua pendekatan berdasarkan dua proposisi (Penni Chalid, 2005). Pertama-tama, pada dasarnya semua persoalan harus ditentukan, dirumuskan dan diselesaikan oleh daerah, kecuali persoalan yang tidak dapat diselesaikan oleh daerah itu sendiri dari perspektif keutuhan negara-bangsa. Kedua, kecuali masalah-masalah tertentu yang telah ditangani oleh daerah, pada dasarnya semua masalah harus ditangani oleh pemerintah pusat. Yang pertama disebut sistem federal, yang kedua disebut sistem terpadu.

 Tujuan Otonomi Daerah, Pengertian, Esensi dan Manfaatnya

Manfaat Otonomi Daerah

Adapun manfaat otonomi daerah adalah memberikan hak kepada daerah otonom untuk mengelola daerah otonomnya sehingga secara luwes dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan memudahkan pemerintah daerah otonom memahami atau memahami kebutuhan daerah. orang-orang di dalamnya. Manfaat lain dari otonomi daerah adalah diantaranya sebagi berikut:

  • Penyelenggaraan otonomi daerah dapat dilaksanakan sesuai dengan kepentingan masyarakat.
  • Melalui jalur birokrasi yang agak rumit dan prosedur pemerintah pusat yang sangat terstruktur.
  • Mampu meningkatkan efisiensi pemerintah pusat, pejabat pusat tidak lagi menjalankan tugas rutin di daerah karena bisa dilimpahkan kepada pejabat dari daerah otonom.
  • Dapat meningkatkan pengawasan terhadap berbagai kegiatan atau kegiatan yang dilakukan oleh elit lokal yang biasanya kurang simpatik terhadap program pembangunan nasional dan tidak peka terhadap kebutuhan masyarakat miskin di suatu desa.
  • Dapat meningkatkan penyediaan barang dan jasa di suatu daerah dengan harga yang terjangkau dan biaya yang lebih rendah, tidak lagi menjadi beban pemerintah pusat karena telah diserahkan kepada pemerintah daerah.

Sekian artikel yang membahas tentang Tujuan Otonomi Daerah, Pengertian, Esensi dan Manfaatnya, semoga bisa memberikan manfaat bagi para pembaca. Terimakasih.