Klasifikasi Makhluk Hidup : Pengertian, Tujuan, Takson dan Sistem Klasifikasi

Klasifikasi Makhluk Hidup : Pengertian, Tujuan, Takson dan Sistem Klasifikasi – Untuk lebih mudah mengenali pengelompokan jenis mahkluk hidup di butuhkan sebuah klasifikasi.Pada kesempatan  kali ini Seputarpengetahuan.co.id akan membahas klasifikasi mahkluk hidup dan hal-hal yang melingkupinya. Mari kita simak bersama pembahasannya pada artikel di bawah ini untuk lebih dapat memahaminya.

Klasifikasi Makhluk Hidup : Pengertian, Tujuan, Takson dan Sistem Klasifikasi


Klasifikasi adalah suatu cara pengelompokan dan pengkategorian yang didasarkan pada ciri-ciri tertentu. Semua ahli biologi menggunakan suatu sistem klasifikasi untuk mengelompokkan tumbuhan ataupun hewan yang memiliki persamaan struktur. Kemudian setiap kelompok tumbuhan ataupun hewan tersebut dipasang-pasangkan dengan kelompok tumbuhan atau hewan lainnya yang memiliki persamaan dalam kategori lain.

Klasifikasi makhluk hidup  pertama kali diusulkan oleh John Ray yang berasal dari Inggris.Namun ide itu disempurnakan oleh Carl Von Linne (1707-1778), seorang ahli botani berkebangsaan Swedia yang dikenal pada masa sekarang dengan Carolus Linnaeus. Klasifikasi makhluk hidup adalah suatu cara memilah dan mengelompokkan makhluk hidup menjadi golongan atau unit tertentu. Golongan-golongan ini disusun secara runtut sesuai dengan tingkatannya (hierarkinya), yaitu mulai dari yang lebih kecil tingkatannya hingga ke tingkatan yang lebih besar.


Tujuan Klasifikasi Makhluk Hidup

Klasifikasi dapat berfungsi sebagai alat untuk mempelajari keanekaragaman hayati. Tujuan dari klasifikasi adalah sebagai berikut:

  • Mendeskripsikan ciri-ciri makhluk hidup untuk membedakan tiap-tiap jenis, agar mudah dikenali.
  • Mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan persamaan ciri yang dimiliki.
  • Mengetahui hubungan kekerabatan antar makhluk hidup .
  • Mempelajari evolusi makhluk hidup atas dasar kekerabatannya.
  • Mengetahui ciri-ciri suatu jenis makhluk hidup untuk membedakannya dengan makhluk hidup dari jenis lain.
  • Memberi nama makhluk hidup yang belum diketahui namanya atau belum memiliki nama.
  • Mempermudah mengenali, membandingkan, dan mempelajari makhluk hidup

Takson dan Urutannya

Ilmu yang mempelajari prinsip dan cara mengelompokkan makhluk hidup ke dalam golongannya disebut taksonomi atau sistematik. Prinsip dan cara mengelompokkan makhluk hidup menurut ilmu taksonomi adalah dengan membentuk takson. Takson dibentuk dengan jalan mencandra objek atau makhluk hidup yang diteliti dengan mencari persamaan ciri maupun perbedaan yang dapat diamati.

Mencandra berarti mengidentifikasi, membuat deskripsi, dan memberi nama. Selanjutnya, makhluk hidup yang memiliki persamaan ciri dikelompokkan ke dalam satu kelompok yang disebut takson. Dengan cara demikian dapat dibentuk banyak takson.Urutan takson didasarkan atas persamaan ciri yang paling umum, kemudianmakin ke bawah persamaan ciri semakin khusus dan perbedaan ciri semakin sedikit.

  • Kriteria Klasifikasi Tumbuhan

Para ahli melakukan pengklasifikasian tumbuhan dengan memerhatikan beberapa kriteria yang menjadi penentu dan selalu diperhatikan.

    • Organ perkembangbiakannya, apakah dengan spora atau dengan bunga.
    • Habitusnya, apakah berupa pohon, perdu atau semak.
    • Bentuk dan ukuran daun.
    • Cara berkembang biak, apakah dengan s*ksual (generatif) atau as*ksual(vegetatif).
  • Kriteria Klasifikasi Hewan
Baca Juga:  √ Listrik : Pengertian, Cara, Manfaat, Sifat dan Bahayanya

Sama halnya dengan pengklasifikasian tumbuhan, dalam mengklasifikasikan hewan, para ahli juga mengklasifikasi dengan melihat kriteria berikut ini.

    • Saluran pencernaan makanan. Hewan tingkat rendah belum mempunyai saluran pencernaan makanan.Hewan tingkat tinggi mempunyai lubang mulut, saluran pencernaan, dan anus.
    • Kerangka (skeleton), apakah kerangka di luar tubuh (eksoskeleton) atau di dalam tubuh (endoskeleton).
      Anggota gerak, apakah berkaki dua, empat, atau tidak berkaki.

Takson adalah kelompok makhluk hidup yang anggotanya memiliki banyak persamaan ciri.Kemudian, tiap-tiap takson tersebut ditempatkan pada tempatnya (posisinya) sesuai dengan tingkatannya.Langkah-langkah pembentukan takson mengikuti sistem tertentu.Itulah sebabnya taksonomi disebut pula sistematik. Berikut ini merupakan urutan takson :

  • Urutan Takson hewan :
    1. kingdom (kerajaan)
    2. phylum (filum)
    3. kelas (classis)
    4. ordo (bangsa)
    5. famili (suku)
    6. genus (marga)
    7. spesies (jenis)
  • Urutan Takson Tumbuhan :
    1. kingdom (kerajaan)
    2. divisio (divisi)
    3. kelas (classis)
    4. ordo (bangsa)
    5. famili (suku)
    6. genus (marga)
    7. spesies (jenis)

Dari tingkatan di atas, bisa disimpulkan jika dari spesies menuju kingdom, maka takson semakin tinggi. Selain itu jika takson semakin tinggi, maka jumlah organisme akan semakin banyak, persamaan antar organisme akan makin sedikit sedangkan perbedaanya akan semakin banyak. Sebaliknya, dari kingdom menuju spesies, maka takson semakin rendah. Dan jika takson semakin rendah, maka jumlah organisme akan semakin sedikit, persamaan antar organisme akan makin banyak sedangkan perbedaanya akan semakin sedikit.


Sistem Klasifikasi Makhluk Hidup

Sistem Klasifikasi 2 Kingdom

Disini organisme dikelompokkan menjadi 2 dunia besar yaitu dunia tumbuhan (Kingdom Plantae) dan dunia hewan (Kingdom Animalia).

  • Dunia Tumbuhan (Kingdom Plantae)
    • Dunia tumbuhan meliputi makhluk hidup yang mempunyai dinding sel dari bahan selulosa dan berklorofil sehingga mampu melakukan fotosintesis.
    • Contoh: Ganggang, tumbuhan lumut, tumbuhan paku. Ditambah bakteri dan jamur walaupun tidak mempunyai klorofil.
  • Dunia Hewan (Kingdom Animalia)
    • Dunia hewan tidak berdinding sel, tidak berklorofil, dan bisa bergerak bebas.
    • Contoh: hewan berpori (Porifera), cacing (Vermes), hewan berongga (Coelenterata), hewan bersel satu (Protozoa), hewan lunak (Mollusca), dan hewan bertulang belakang (Chordata).

Sistem Klasifikasi 3 Kingdom

Di klasifikasi ini memisahkan jamur yang pada klasifikasi 2 kingdom masuk ke dunia tumbuhan. Jamur dibedakan karena dinding sel jamur bukan terdiri dari bahan selulosa seperti dinding sel tumbuhan melainkan dari bahan kitin.

Jamur juga tidak bisa membuat makanan sendiri (Hererotrof) seperti tumbuhan.

  • Dunia Jamur (Kingdom Fungi), Meliputi segala organisme yang mendapatkan makanan secara heterotrof dengan cara menyerap makanan (Absorpsi). Jamur memperoleh makanan dari makhluk hidup lain (Parasit) maupun dengan cara menyerap dari makhluk hidup yang telah mati (Saprofit).
    • Ciri-ciri jamur adalah:
    • Eukarioti,
    • Multiseluler
    • Dinding sel terbuat dari kitin.
    • Para anggota kerajaan ini tidak memiliki pigmen fotosintetik dan karena itu heterotrofik.
  • Dunia Tumbuhan, Meliputi segala organisme yang bisa membuat makanannya sendiri (Autotrof) dengan melewati fotosintesis.
    • Ciri-ciri kerajaan tumbuhan adalah:
    • Eukariotik
    • Multiseluler
    • Dinding sel yang terbuat dari selulosa.
    • Anggota kelompok Plantae mengandung pigmen fotosintesis dan mendapatkan energi mereka melalui itu dan karena itu autotrofik.
  • Dunia Hewan, Meliputi segala organisme yang memperoleh makanannya secara heterotrof dengan cara memakan organisme lain.

Sistem Klasifikasi 4 Kingdom

Sistem ini berkembang setelah ditemukan inti sel (nukleus). Ada organisme yang inti sel nya tidak mempunyai selaput, terdapat juga organisme yang inti sel nya diselubungi selaput.

  • Kingdom Monera, Anggota kingdom Monera semuanya tidak memiliki selaput inti, untuk itu disebut organisme prokariotik.Contoh: bakteri dan ganggang biru-hijau.
  • Kingdom Fungi, Segala jenis jamur dimasukkan pada kingdom fungi
  • Kingdom Plantae, Semua ganggang (kecuali ganggang biru-hijau), tumbuhan paku, tumbuhan lumut, dan tumbuhan biji termasuk dalam kingdom ini.
  • 4. Kingdom Animalia, Semua hewan mulai dari Protozoa hingga Chordata termasuk ke dalam kingdom animalia.
Baca Juga:  √ Pengertian Asam Urat, Tahapan, Pemeriksaan, Pencegahan dan Penanganannya

Sistem Klasifikasi 5 Kingdom

Whittaker mengusulkan klasifikasi makhluk hidup menjadi 5 kingdom, yaitu Monera, Protista, Fungi, Plantae, dan Animalia karena kemajuan IPTEK.

Di sistem ini ganggang yang sebelumnya dimasukkan di kingdom Plantae, serta Protozoa yang dahulu dimasukkan di dalam kingdom Animalia kemudian dikelompokkan menjadi satu kingdom, yaitu Kingdom Protista.

  • Kingdom Monera

Terdiri dari bakteri dan ganggang biru-hijau. Dilihat dari mikroskop kebanyakan bakteri terlhat mempunyai ukuran dan bentuk yang sama.

Tetapi lewat bukti biologi molekular dijumpai perbedaan pada ARN ribosom. Sehingga ahli mikrobiologi membedakan bakteri menjadi eubacteria dan archaebacteria.

Eubacteria ialah kelompok bakteri yang menghasilkan gas metan dari sumber karbon yang sederhana dan hidup di lingkungan biasa
Archaebacteria ialah kelompok bakteri yang dapat hidup di lingkungan ekstrim, misalnya pada sumber air panas, di dalam laut dengan kadar garam tinggi, atau di tempat yang asam.

  • Kingdom Protista

Terdiri dari organisme yang mempunyai selaput inti dan bersel tunggal dan bisa ditemui dimana saja. Protista dikelompokkan menjadi tiga, yaitu protista menyerupai tumbuhan (Ganggang), dan protista menyerupai jamur, protista menyerupai hewan (Protozoa),.

Ciri-ciri: Hampir semua protista hidup di air karena mereka tidak mempunyai pelindung yang dapat menjaga tubuhnya dari kekeringan.

  • Kingdom Fungi

Biasanya bersel banyak, mempunyai membran inti sekaligus peran sebagai dekomposer pada lingkungan. Jamur mendapatkan makanan dengan cara saprofit atau parasit.

  • Kingdom Plantae

Merupakan organisme yang memiliki membran inti yang bisa membuat makanannya sendiri dan bersel banyak. Biasanya kingdom ini hidup di darat. Cara berkembang biak bisa secara kawin dan tidak kawin.

  • Kingdom Animalia

Merupakan organisme yang memakan makhluk hidup lain untuk kebutuhan makanannya. Sel hewan tidak mempunyai dinding sel.

Klasifikasi Makhluk Hidup : Pengertian, Tujuan, Takson dan Sistem Klasifikasi

Sistem Klasifikasi 6 Kingdom

  • Sistem klasifikasi yang diuraikan diatas belum memasukkan virus diklasifikasinya. Tubuh virus tersusun atas asam nuklea yang diselubungi oleh protein.
  • Di luar sel hidup, virus merupakan benda mati. Virus hanya bisa hidup dan memperbanyak diri dalam sel hidup inangnya.
  • Sistem klasifikasi 6 kingdom merupakan sistem klasifikasi 5 kingdom ditambah dengan kingdom Virus.

Demikianlah ulasan dari Seputarpengetahuan.co.id tentang Klasifikasi Makhluk Hidup , semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian. Terimakasih telah berkunjung dan jangan lupa untuk membaca artikel lainnya.