Seni : Pengertian, Fungsi, Jenis, Cabang dan Sifat Dasarnya

Seni : Pengertian, Fungsi, Jenis, Cabang dan Sifat Dasarnya – Apa yang di maksud dengan Seni ?Pada kesempatan ini Seputarpengetahuan.co.id akan membahas apakah itu Seni dan hal-hal yang melingkupinya.Mari kita simak bersama pembahasannya pada artikel di bawah ini untuk lebih dapat memahaminya.

Seni : Pengertian, Fungsi, Jenis, Cabang dan Sifat Dasarnya


Seni merupakan suatu ekspresi perasaan manusia yang mempunyai unsur keindahan terdapat di dalamnya dan diungkapkan melalui suatu media yang sifatnya nyata, baik itu dalam bentuk nada, rupa, gerak, dan syair, serta dapat dirasakan oleh panca indera manusia.

Ada juga yang berpendapat bahwa seni ialah merupakan semua hal yang diciptakan oleh manusia yang mengandung unsur keindahan dan dapat mempengaruhi perasaan orang lain.

Pada intinya, seni merupakan hasil akivitas batin seseorang yang dinyatakan dalam bentuk karya yang bisa mempengaruhi perasaan manusia.

Secara etimologi Seni Adalah berasal dari bahasa Sansekerta, yakni Sani yang artinya pemujaan, persembahan, dan pelayanan. Dengan kata lain, seni sangat erat hubungannya dengan upacara keagamaan yang disebut juga dengan kesenian.


Pengertian Seni Menurut Para Ahli


Aristoteles

Menurut Aristoteles, seni ialah merupakan suatu bentuk ungkapan dan penampilan yang tidak pernah menyimpang dari kenyataan, dan seni itu meniru alam.

Plato

Menurut Plato, seni itu ialah merupakan suatu hasil tiruan alam dan segala isinya (ars imitator naturam).

Herbert Read

Menurut Herbert Read, seni ialah merupakan suatu ekspresi dari penuangan hasil pengamatan dan pengalaman yang dikaitkan dengan perasaan, aktivitas fisik dan psikologis ke dalam bentuk karya.

Ki Hajar Dewantara

Menurutnya seni merupakan hasil dari keindahan yang dapat menggerakkan perasaan seseorang tentang keindahan bagi yang melihatnya. Oleh karenanya, perbuatan manusia bisa mempengaruhi dalam menumbuhkan perasaan yang indah itulah seni.

Ira Ardianti

Seni adalah sebuah proses dan produk dalam memilih media, suatu pemikiran peraturan untuk menggunakan media itu, dan satu set nilai-nilai itu yang menentukan apakah yang pantas dituangkan melalui ekspresi lewat media itu, baik berupa gagasan, sensasi, perasaan, maupun kepercayaan dengan cara yang seefektif mungkin.

Koentjaraningrat

Seni adalah suatu kompleks dari ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma, dan peraturan dimana kompleks aktivitas dan tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat dan biasanya berwujud benda-benda hasil manusia.

Baca Juga:  Seni Rupa Terapan : Pengertian, Sejarah, Fungsi, Jenis, Contoh

William A. Haviland

Seni adalah penggunaan imajinasi manusia secara kreatif di dalam sebuah kelompok masyarakat dengan kebudayaan tertentu.

Nandawan L. Hasanah

Seni adalah suatu ekspresi yang ditunjukkan oleh manusia yang memiliki unsur keindahan kemudian diungkapkan dalam sebuah media yang nyata dan bisa dinikmati oleh seluruh panca indera manusia.

Thomas Munro

Seni adalah alat buatan manusia yang menimbulkan efek-efek psikologis atas manusia lain yang melihatnya berupa tanggapan-tanggapan.

Emanuel Kant

Seni adalah sebuah impian karena rumus-rumus tidak dapat mengikhtiarkan kenyataan.

Ensiklopedi Indonesia

Menurut Ensiklopedi Indonesia, pengertian seni adalah ciptaan dari segala hal, karena keindahannya maka orang senang untuk melihat ataupun mendengarkannya.


Fungsi Seni

Berikut ini merupakan fungsi seni dan dapat dibedakan menjadi dua kelompok, yakni:

Fungsi Seni Bagi Individu

Sedangkan secara individu, seni mempunyai fungsi sebagai alat pemenuhan kebutuhan mereka. Adapun bentuk kebutuhan tersebut diantaranya:

  • Seni Sebagai Alat Pemenuhan Kebutuhan Fisik,Manusia ialah merupakan suatu mahluk yang mempunyai kecakapan dalam memberi apresiasi pada keindahan dan penggunaan berbagai benda.
  • Seni Sebagai Alat Pemenuhan kebutuhan Emosional,Emosi ialah merupakan sebuah peraasaan di dalam diri manusia, baik itu perasaan senang, marah, sedih, haru, cinta, benci, dan lain-lain.

Fungsi Seni Bagi Sosial

Manusia ialah merupakan suatu mahluk sosial yang mempunyai kebutuhan akan interaksi dengan orang lain dan lingkungannya.

  • Seni Sebagai Media Agama/ Kepercayaan
  • Seni Sebagai Media Pendidikan
  • Seni Sebagai Media Informasi
  • Seni Sebagai media Hiburan

Jenis-Jenis Seni

Seni dapat mudah dinikmati melalui media pendengaran (audio art), penglihatan (visual art), dan kombinasi keduanya (audio visual art). Secara umum, seni dibedakan menjadi beberapa kelompok, diantaranya adalah:

Seni Musik

Merupakan karya seni yang menggunakan bunyi sebagai unsur utamanya. Selain itu, di dalam musik terdapat juga unsur lain seperti harmonisasi, melodi, dan notasi. Selain dari alat-alat musik, suara musik juga berasal dari manusia, misalnya akapela atau beatbox.

Seni Rupa

Seni rupa merupakan karya seni yang dapat dinikmati melalui media penglihatan, atau visual art. Seni rupa fokus pada karya yang memiliki wujud dan rupa yang diekspresikan dalam bentuk lukisan, gambar, patung, kerajinan tangan, multimedia, dan lain-lain.

Seni Tari

Seni tari yaitu bentuk seni yang memanfaatkan gerakan tubuh sebagai keindahan. Seorang pengarah tari (koreografer) dapat menyampaikan maksud atau pesan tertentu melalui gerakan tarian.Pada umumnya seni tari digabungkan dengan seni musik. Dengan begitu maka konsentrasi dan konsistensi gerakan tari menjadi lebih sempurna dalam penyampaian pesan dan perasaan.

Seni Sastra

Seni sastra ialah bentuk seni yang dinikmati melalui media pendengaran dan penglihatan. Melalui seni sastra dalam kata-kata, seseorang bisa menyampaikan pesan dan kesan dengan cara yang indah. Contoh seni sastra misalnya puisi (suara) dan kaligrafi (tulisan).

Baca Juga:  √ Pengertian Seni Tradisional, Ciri, Jenis, Cabang dan Fungsinya

Seni Teater

Seni teater merupakan seni yang memvisualisasikan imajinasi atau menggambarkan buah pikir seseorang. Hasil imajinasi tersebut berhubungan dengan perilaku mahluk hidup, baik secara individu maupun kelompok.Adapun beberapa kemampuan dasar dalam seni teater adalah kemampuan menciptakan naskah, memahami karakter, dan mengekspresikan karakter dalam naskah.

Seni : Pengertian, Fungsi, Jenis, Cabang dan Sifat Dasarnya

Cabang Cabang Seni


Seni penglihatan

  • Seni Dua Dimensi,seni dua dimensi terdiri dari dua jenis. Yang pertama yaitu seni dua dimensi dengan tanpa gerak (misal: seni gambar dan seni lukis). Yang kedua yaitu seni dua dimensi disertai gerak (misal: kembang api dan seni film).
  • Seni Tiga Dimensi,pada seni tiga dimensi terdapat dua jenis pula. Pertama seni tiga dimensi tanpa gerak (misal seni ukiran dan seni pahat). Yang kedua yaitu seni tiga dimensi tanpa gerak (misal: seni tari da pantomim tanpa musik).
  • Seni Integral,seni integral merupakan suatu seni yang memadukan antara kata dan nada misalnya nyanyian dan tembang.

Seni pendengaran

  • Seni nada,Musik instrumen dari alat tunggal (misal biola dan piano). Kedua yaitu musik instrumen dari gabungan dari beberapa alat musik (misal orkes simfoni dan konser band).
  • Seni kata,Pada seni kata ada dua jenis seni. Yaitu puisi berirama (misal pantun) dan puisi tanpa irama (misal cerpen atau novel).
  • Seni integral,Yaitu seni yang memadukan antara kata dan nada. Misalnya saja suatu nyanyian.

Seni pendengaran penglihatan

Pada seni pendengaran penglihatan, terdapat tiga jenis seni. Yaitu seni gerak dan nada (misal tari koreografi dan musik), seni gerak kata dan pemandangan (misal drama) dan seni gerak kata pemandangan dan nada (misal opera).


Sifat Dasar Seni

  • Kreatif, Pada dasarnya, Seni adalah hasil kegiatan kreatif, yaitu penciptaan hal-hal baru yang belum dikenal.
  • Individual, Seni yang dihasilkan akan memiliki ciri khas perogangan dari seniman yang menciptakannya.
  • Ekspresif, Berbagai ekspresi dan emosi yang berasal dari pengalaman hidup seorang Seniman akan terpancar pada karyanya. Dampaknya akan dirasakan oleh Apresiator dan merupakan bentuk ekspresi Apresiator itu sendiri terhadap apa yang ia interpretasikan dari karya sang Seniman.
  • Abadi, Konsep karya seni yang telah dihasilkan oleh seorang seniman dan telah diapresiasi oleh masyarakat tidak dapat ditarik kembali atau terhapuskan oleh waktu, meskipun penciptannya telah meninggal. Bahkan ketika karya seni telah rusak dimakan usia, Konsep-konsep dasarnya akan diteruskan oleh para legasi Pelaku Seni.

Demikianlah ulasan dari Seputarpengetahuan.co.id tentang Seni , semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian. Terimakasih telah berkunjung dan jangan lupa untuk membaca artikel lainnya.