√ Batuan Sedimen : Pengertian, Jenis, Contoh dan Pembentukan

Batuan Sedimen : Pengertian, Jenis, Contoh dan Pembentukan – Disini kita akan membahas tentang salah satu unsur bumi yaitu Batuan Sedimen. Apa sih batuan sedimen? Pasti banyak yang belum tahu ya? Mari kita simak penjelasan lengkapnya.

Batuan Sedimen : Pengertian, Jenis, Contoh dan Pembentukan

Mari kita bahas pengertiannya terlebih dahulu.

Pengertian Batuan Sedimen

Batuan Sedimen berasal dari batuan beku yang muncul dipermukaan bumi yang berasal dari proses pengendapan. Batuan sedimen dapat dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu menurut cara pengendapannya, menurut tenaga yang mengendapkan dan menurut tempat pengendapan.

Proses Pembentukan Batuan Sedimen

Melihat bagaiimana terbentuknya batuan sedimen ini, ada 3 cara yang bisa kita lihat disini.

Menurut Cara Pengendapan

Terdapat tiga jenis batuan sedimen menurut cara pengendapannya, yaitu batuan sedimen organik, batuan sedimen kimiawi dan batuan sedimen mekanik.

  • Batuan Sedimen Organik adalah batuan yang diendapkan melalui batuan organisme. Contohnya batu gamping dan koral.
  • Batuan Sedimen Kimiawi adalah batuan yang diendapkan secara kimia dan mengubah susunan kimia. Contohnya stalaktit dan stalagmit yang berasal dari batuan sedimen kapur.
  • Batuan Sedimen Mekanik adalah batuan yang mengalami penghancuran secara mekanis dari ukuran besar menjadi kecil tanpa mengubah susunan kimianya. Contohnya batu pasir dan batu lempung.

Menurut Tenaga yang Mengendapkannya

Terdapat tiga jenis batuan sedimen menurut tenaga yang mengendapkannya, yaitu batuan sedimen akuati, batuan sedimen aeris dan batuan sedimen glasial.

  • Batuan Sedimen Akuatis berasal dari pengendapan butisran batuan oleh air. Contohnya batuan konglomerat.
  • Batuan Sedimen Aeris berasal dari pengendapan butiran batuan oleh angin. Contohnya tanah los dan tanah pasir digurun.
  • Batuan Sedimen Glasial berasal dari pengendapan nutiran batuan oleh gletser. Contohnya moraine.
Baca Juga:  √ Batuan Beku Beserta Jenisnya (Pembahasan Lengkap)

Menurut Tempat Pengendapannya

Terdapat lima jenis batuan sedimen menurut tempat pengendapannya, yaitu batuan sedimen glasial, batuan sedimen fluvial, batuan sedimen limnis, batuan sedimen marine dan batuan sedimen teristris.

  • Batuan Sedimen Glasial adalah pengendapan pada batuan pada daerah-daerah yang terdapat es atau Gletser.
  • Batuan Sedimen Fluvial adalah pengendapan batuan didaerah sungai.
  • Batuan Sedimen Limnis adalah batuan sedimen yang diendapkan di danau.
  • Batuan Sedimen Marine adalah batuan sedimen yang diendapkan dilaut.
  • Batuan Sedimen Teristris adalah batuan sedimen yang diendapkan didarat.

Contoh Jenis Batuan Sedimen

Ada beberapa jenis batuan sedimen yang perlu diketahui, berikut ini penjelasan dan contohnya.

Batu Konglomerat

Batu Konglomerat

Batu ini terdiri dari batu, kerikil, dan pasir dimana mereka saling terikat menjadi satu. Batu ini tersusun dari bahan yang terlepas dikarenakan pengaruh gaya berat batu tsb dan memadat kemudian saling terikat satu dgn yang lain.Batu ini biasanya digunakan untuk mendukung bahan bangunan.

Batu Pasir

Batu Pasir

Bisa kita lihat dari namanya, jika batu konglomerat diatas terbentuk dari batu, kerikil dan pasir, batu ini hanya terbentuk dari pasir saja. Proses terbentuknya pun terbilang sama, Butiran pasir yang lepas dan memadat karena gaya berat maka partikel satu dengan lainnya otomatis terikat.

Batu Gamping

Batu Gamping

Untuk batu yang ini warnanya putih ke abu-abuan dan tidak keras alias lunak, batu ini bisa membentuk gas CO² apabila mendapatkan tetesan asam. Batu gamping ini biasanya terbentuk dari cangkang hewan yang sudah mati seperti kura-kura, siput, kerang dll.

Batu Serpih

Batu Serpih

Terbuatnya batu ini yaitu dari bahan halus dan lepas yang disebabkan karena gaya berat batu padat dan saling terikat satu dengan yang lainnya. Batu ini memiliki keunikan yaitu baunya yg khas spt tanah liat dan mempunyai butiran halus dan warnanya bermacam-macam.

Baca Juga:  Dataran Rendah Adalah : Pengertian, Karakteristik, Ciri, Jenis Tanaman dan Contoh Daerah

Stalaktit dan Stalagmit

Stalaktit dan Stalagmit

Jika anda pergi ke sebuah gua dan menemukan dinding gua yang berbentuk runcing mengerucut kebawah, itulah yang dinamakan stalaktit dan stalagmit. Keduanya terbentuk dari larutan air yang turun dari atap gua menuju kebawah atau dasar gua. Tetesan air yang jatuh itu mengandung kapur dan lama-kelamaan akan membeku, terbentuklah stalaktit.

Batu Breksi

Batu Breksi

Baru breksi ini adalah pecahan batu yang kemudian kembali lagi menjadi satu. Pecahan ini asalanya dari letusan gunung berapi yang terhempas ke udara yang kemudian jatuh dan mengendap pada suatu tempat.

Batu Lempung

Batu Lempung

Batu lempung ini terbentuk dari batuan beku yang mengalami proses pelapukan yang kemudian membentuk material lempung disekitar batuan induk. Batu induk akan masuk pada proses pengendapan dan kemudian mengeras.

Itulah diatas sedikit tentang penjelasan Batuan Sedimen : Pengertian, Jenis, Contoh dan Pembentukan. Lihat juga batu-batu lain di artikel selanjutnya, semoga bermanfaat bagi pembaca sekalian. Terimakasih.