√ Pengertian Ruralisasi, Faktor, Dampak dan Contohnya

Pengertian Ruralisasi, Faktor, Dampak dan Contohnya  – Pada kesempatan ini Seputar Pengetahuan akan membahas tentang Ruralisasi. Yang mana dalam pembahasn kali ini menjelaskan pengertian ruralisasi, faktor, dampak serta contohnya dengan secara singkat dan jelas. Untuk lebih detailnya simak penjelasan berikut ini.

Pengertian Ruralisasi, Faktor, Dampak dan Contohnya

Dalam hal ini mungkin masih banyak yang menganggap arti ruralisasi sama dengan urbanisasi, padahal keduanya berbeda. Ruralisasi dilakukan ketika kepadatan masyarakat di perkotaan sudah sangat tinggi dan keseimbangan populasi sudah terganggu.

Sebagian masyarakat yang tinggal dikota tersebut akhirnya pindah ke daerah pedesaan untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik dan berkualitas. Karena di daerah pedesaan masih tersedia ruang yang cukup untuk tempat tinggal, daerah pedesaan juga bisa dianggap lebih sehat ketimbang di daerah perkotaan.

Pengertian Ruralisasi

Secara Umum, Ruralisasi adalah sebuah proses perpindahan penduduk itu dari suatu daerah di perkotaan yang padat penduduknya ke daerah lain di pedesaan yang penduduknya itu masih jarang.

Lebih singkatnya, pengertian ruralisasi yaitu suatu perpindahan dari kota itu ke desa. Tujuan daripada ruralisasi adalah untuk dapat mengurangi kepadatan penduduk yang ada di perkotaan.

Pada dasarnya, orang yang melakukan ruralisasi dulunya ini pernah melakukan urbanisasi, tapi cukup banyak juga masyarakat kota yang melakukan ruralisasi.

Banyak orang yang beranggapan mengenai ruralisasi sama dengan urbanisasi, namun kenyataannya keduanya itu berbeda. Pada dasarnya, ruralisasi tersebut terjadi disebabkan oleh jumlah kepadatan di perkotaan yang sudah terlalu tinggi/over.

Baca Juga:  √ Pengertian Perusahaan Jasa, Karakteristik, Ciri, Ruang Lingkup dan Contohnya

Apabila di suatu daerah perkotaan itu mengalami kepadatan penduduk, maka keseimbangan pada populasi juga akan terganggu. Sebagai salah satu solusinya dilakukan suatu perpindahan penduduk dari perkotaan ke pedesaan.

Faktor Penyebab Ruralisasi

Dibawah ini adalha faktor penyebab ruralisasi berupa faktor pendorong serta juga faktor penarik terjadinya ruralisasi, antara lain:

Faktor Pendorong Ruralisasi

  • Adapun faktor pendorong terjadinya ruralisasi ini diantaranya sebagai berikut :
  • Masyarakat kota yang jenuh dengan situasi serta juga kondisi di perkotaan.
  • Semakin mahalnya lahan di perkotaan sehingga banyak masyarakat kota yang tidak bisa/dapat memiliki lahan di kota.
  • Adanya keinginan masyarakat kota untuk dapat kembali ke desa asalnya serta juga memajukan desanya tersebut.
  • Sebagian masyarakat kota pindah ke pedesaan disebabkan merasa tidak sanggup lagi mengikuti dinamika kehidupan di perkotaan.

Faktor Penarik Ruralisasi

Adapun faktor penarik dari terjadinya ruralisasi, diantaranya yaitu :

  • Harga lahan di daerah pedesaan itu relatif masih murah serta terjangkau.
  • Biaya hidup serta pola kehidupan masyarakat di desa juga lebih sederhana.
  • Suasana serta kondisi di pedesaan jauh lebih tenang dari pada di perkotaan. Hal tersebut tentu sangat cocok untuk mereka yang ingin menghabiskan masa tua serta pensiun dengan tenang.
  • Adanya kenangan masa kecil di pedesaan serta juga perasaan terhubung dengan desa asalnya.
  • Masyarakat di desa lebih bersahabat, kekeluargaan, serta sopan sehingga membuat merasa lebih nyaman tinggal di desa.

Dampak Ruralisasi

Pada ruralisasi terdapat dampak positif dan negatif yang disebabkan dari ruralisasi ini, diantaranya yaitu :

Dampak Positif Ruralisasi

  • Masyarakat ini dapat menciptakan usaha sendiri, misalnya seperti berjualan. Hal tersebut cenderung sulit dilakukan di perkotaan disebabkan persaingan yang sangat ketat.
  • Udara pedesaan yang jauh lebih sehat ketimbang di perkotaan membantu tubuh tetap bugar.
  • Masyarakat kota yang melakukan ruralisasi pada umumnya itu bisa mempengaruhi kehidupan masyarakat di desa, sehingga masyarakat desa kemudian mengalami modernisasi.
  • Penduduk kota yang melakukan ruralisasi itu dapat membeli lahan di pedesaan dengan harga yang lebih terjangkau.
Baca Juga:  √ Pengertian Masyarakat Multikultural, Ciri, Sifat, Faktor, Jenis dan Dampaknya

Dampak Negatif Ruralisasi

  • Jumlah konsumen di perkotaan itu semakin berkurang disebabkan kepadatan penduduk berkurang.
  • Cara berpakaian masyarakat kota yang pindah ke desa itu tentu akan menyebabkan perubahan budaya kesopanan pada masyarakat pedesaan.
  • Harga kebutuhan pokok pada pedesaan tentu akan meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk di desa tersebut yang diakibatkan ruralisasi.

Pengertian Ruralisasi Faktor Dampak dan Contohnya

Contoh Ruralisasi

Seperti hal yang sudah dijelasankan di atas, pengertian ruralisasi ialah perpindahan penduduk dari daerah perkotaan yang padat ke daerah pedesaan yang minim penduduk. Dengan begitu masyarakat perkotaan bisa memiliki lahan di pedesaan sehingga mengurangi kepadatan penduduk di kota.

Salah satu contoh ruralisasi yaitu perpindahan penduduk di daerah Jakarta (Pasar Senen, Blok M, dan lain sebgainya) ke daerah pedesaan di Jawa Tengah yang masih terdapat banyak lahan kosong untuk ditempati dan dikelola oleh masyarakat kota yang melakukan ruralisasi.

Demikian penjelasan singkat tentang Pengertian Ruralisasi, Faktor, Dampak dan Contohnya. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan pengetahuan Anda. Terimakasih.