Pengertian Nabi dan Rasul Beserta Perbedaannya (Bahas Lengkap)

Pengertian Nabi dan Rasul Beserta Perbedaannya (Bahas Lengkap) – Sudah sangat tidak asing lagi bagi umat Islam tentang nama-nama nabi yang wajib diketahui. Begitupun dengan sebutan Rasulullah SAW yang selalu disebutkan dalam segala ucapan baik doa, sholawat dan lainnya. Namun, sudahkan benar-benar mengetahui perbedaan diantara keduanya? InsyaAllah pada kesempatan ini, seputarpengetahuan.co.id akan membantu dalam menjelaskan kembali tentang pengertian Nabi dan Rasul serta perbedaan diiantara keduanya.

Pengertian Nabi dan Rasul Beserta Perbedaannya (Bahas Lengkap)

Mari kita bahas lengkap tentang pengertian nabi dan rasul dibawah ini.

Pengertian Nabi dan Rasul

Berikut ini adalah pengertiannya.

Nabi

Nabi adalah hamba Allah yang dipercaya dan diberi wahyu oleh Allah SWT tetapi tidak diperintahkan untuk menyampaikan wahyu kepada umatnya. Namun, wahyu dipraktikkan olehnya, dan dia tidak memiliki kewajiban untuk menyampaikannya kepada bangsa atau kaumnya.

Kata “nabi” berasal dari kata naba, yang berarti “tinggi”; Oleh karena itu “jangkung” harus memiliki visi ke tempat yang jauh (mengantisipasi masa depan), yang disebut nubuwwah. Nabi adalah wahyu dari Allah untuk melanjutkan hukum yang dibawa oleh rasul sebelumnya. Berbeda dengan rasul yang membawa risalah (syariah) baru.

Di dalam Al-Qur’an menyebutkan beberapa nabi. Nabi pertama adalah Nabi Adam, sedangkan pada saat yang sama Nabi Muhammad adalah utusan terakhir. Percaya pada nabi dan rasul adalah salah satu rukun iman dalam Islam. Dalam Islam ada banyak nabi, namun harus diketahui bahwa hanya 25 nabi dan 4 diantaranya adalah penerima Kitab Suci: Musa (Taurat), Daud (Zabur), Isa (Alkitab), Muhammad (Al-Quran).

Tugas Nabi
  1. Seorang nabi secara pribadi menerima wahyu dari Allah.
  2. Bertanggung jawab untuk melanjutkan atau memperkuat hukum Syariah para Rasul di hadapan Nabi.
  3. Nabi diutus kepada orang-orang yang beriman.
  4. Nabi pertama adalah Nabi Adam ‘alaihissalam.
  5. Jumlah nabi sangat banyak, bahkan ratusan ribu.
  6. Setiap rasul adalah nabi, tetapi tidak setiap nabi adalah rasul.
  7. Nabi hanya menerima wahyu melalui mimpi.
  8. Ada seorang nabi yang dibunuh oleh kaumnya.

Rasul

Rasul adalah orang yang telah diberi amanah dan diberi wahyu oleh Allah SWT untuk mengamalkannya yang kemudian harus disampaikan kepada umatnya.

Menurut Alquran, Allah telah mengutus ratusan bahkan ribuan nabi untuk umat manusia. Seorang rasul memiliki tingkatan yang lebih tinggi sebagai pemimpin umat, sedangkan seorang nabi tidak harus menjadi pemimpin. Di antara rasul-rasul yang memiliki julukan Ulul Azmi adalah Nuh, Ibrahim, Musa, Isa dan Muhammad. Mereka dikatakan memiliki peringkat tertinggi di antara para rasul. Sebagian besar utusan yang diutus Allah kepada Bani Israil, dari Musa, berakhir dengan Yesus, dan di antara mereka ada seribu nabi.

Baca Juga:  Berbalas Pantun Agama Islam
Tugas Rasul
  1. Rasul menerima wahyu dari Allah SWT untuk disampaikan kepada semua pengikutnya.
  2. Dikirim dengan membawa syariat baru.
  3. Rasul itu diutus kepada orang-orang yang belum beriman (kafir).
  4. Rasul pertama adalah Nuh ‘Alaihissalam.
  5. Rasul dapat menerima wahu melalui mimpi atau melalui malaikat dan dia dapat melihat dan berkomunikasi langsung dengan malaikat.
  6. Semua rasul yang diutus oleh Allah diselamatkan dari percobaan pembunuhan yang dilakukan oleh umatnya.
  7. Menyampaikan wahyu dari Allah SWT kepada umatnya.
  8. Mengajak dan mentauhidkan Allah, bahwa Allah lah yang wajib dan patut di sembah yang menciptakan alam semesta beserta isi-isinya.
  9. Meluruskan umatnya dari segala bentuk kesesatan menuju jalan yang benar.
  10. Memberikan kabar gembira kepada orang-orang yang beriman dan bertaqwa serta memberi peringatan kepada umat manusia.

Para nabi dan rasul adalah wajib dan tidak mungkin, memiliki sifat Jaiz. Yang telah dibahas di sifat wajib dan mustahil pada Rasul.

Perbedaan Nabi Dan Rasul

Adapun perbedaan Nabi dan Rasul diantaranya:

  • Nabi hanya menerima wahyu untuk dirinya sendiri, dan rasul tidak hanya menerima wahyu untuk dirinya sendiri, tetapi juga menerima instruksi dari Tuhan untuk disampaikan kepada umatnya.
  • Setiap nabi belum tentu seorang rasul, tetapi seorang rasul haruslah seorang nabi.
  • Jumlah nabi sangat banyak, bahkan ratusan ribu, tetapi jumlah rasul sangat sedikit. Namun, hanya 25 nabi yang harus tahu dan percaya. Dalam hadits yang diajarkan Atbi-Tirmidzi, Rasulullah SAW bersabda dalam Abi Dzar: “Ketika ditanya tentang jumlah nabi” jumlah nabi 124.000 Jumlah, lalu ada berapa rasul? Dia menjawab: 312 “.
  • Nabi pertama yang diturunkan ke bumi adalah nabi Adam’alaihissalam, dan rasul pertama adalah Nuh alaihissalam. Nabi Muhammad SAW adalah seorang nabi, rasul akhir zaman, dan nabi Rahmatar Liamin.
  • Tingkat skimming lebih tinggi dari yang diperkirakan. Rasul diutus setelah mereka menjadi rasul, dan rasul lebih penting daripada nabi.

Di antara semua rasul, hanya Nabi Muhammad SAW yang menerima gelar resmi Rasulullah, satu-satunya nabi dan utusan, yang tugasnya mencakup semua orang di dunia. Dia juga merupakan penutup Nabi.

Baca Juga:  Tawakal dan Ikhtiar Adalah : Bentuk, Manfaat dan hikmahya

Sebagaimana disebutkan di atas, Rasulallah Muhammad SAW adalah penutup nabi.Oleh karena itu, jika seseorang mengaku sebagai nabi, jangan tertipu atau menggunakan pengaruh.Jika ada yang seperti itu, jelas bohong karena fakta. Setelah nabi tertinggi, dia tidak akan lagi menjadi nabi.

Sifat Nabi dan Rasul

  1. Siddiq (benar) berarti bahwa semua perkataan dan perbuatan para nabi dan rasul adalah benar.
  2. Amanah (dapat dipercaya) artinya para nabi dan rasul adalah orang-orang yang dapat dipercaya untuk menjalankan suatu perintah.
  3. Fathanah (cerdas) artinya nabi dan rasul yang pandai, pandai, dan pandai dalam segala hal.
  4. Tabligh (menyampaikan wahyu kepada umatnya) berarti nabi dan rasul yang diutus oleh Allah SWT untuk menyampaikan wahyu kepada umatnya.

Nabi dan Rasul Dalam Al-Qur’an

Alquran menyebutkan beberapa nabi. Nabi pertama adalah Adam dan nabi terakhir adalah Muhammad yang ditugaskan untuk menyampaikan Islam dan aturan khusus untuk orang-orang pada masanya yang siap menghadapi hari kiamat.

Selain 25 rasul nabi yang sama, ada juga nabi lain seperti dalam kisah Khidir dengan Nabi Musa yang tertulis dalam Al-Kahf ayat 66-82. Ada juga kisah Uzayr dan Syamuil. Nabi ditulis dalam hadits dan Alquran, seperti Yusha ‘bin Nun, IYS, dan Syits. Sedangkan orang suci masih diperdebatkan sebagai nabi atau wali dalam Surah Luqman.

Pengertian Nabi Dan Rasul Beserta Perbedaannya

25 Nama Nabi dan Rasul

Berikut adalah Nama-nama 25 Nabi dan Rasul yang wajib diketahui diantaranya.

  1. Nabi Adam a.s.
  2. Nabi Idris a.s.
  3. Nabi Nuh a.s.
  4. Nabi Hud a.s.
  5. Nabi Saleh a.s.
  6. Nabi Ibrahim a.s.
  7. Nabi Luth a.s.
  8. Nabi Ismail a.s.
  9. Nabi Ishaq a.s.
  10. Nabi Ya’qub a.s.
  11. Nabi Yusuf a.s.
  12. Nabi Ayub a.s.
  13. Nabi Zulkifli a.s.
  14. Nabi Syu’aib a.s.
  15. Nabi Musa a.s.
  16. Nabi Harun a.s.
  17. Nabi Daud a.s.
  18. Nabi Sulaiman a.s.
  19. Nabi Ilyas a.s.
  20. Nabi Ilyasa a.s.
  21. Nabi Yunus a.s.
  22. Nabi Zakaria a.s.
  23. Nabi Yahya a.s.
  24. Nabi Isa a.s.
  25. Nabi Muhammad SAW

Dan rasul yang wajib di ketahui ada 4 :

  1. Adam AS
  2. Musa AS
  3. Isa AS
  4. Muhammad SAW

Demikianlah pembahasan singkat kita mengenai Pengertian Nabi dan Rasul Beserta Perbedaannya (Bahas Lengkap), semoga artikel diatas bisa menambah pengetahuan kita dan dapat bermanfaat. Sekian terimakasih.