ERP Adalah : Pengertian Menurut Para Ahli, Sejarah, Manfaat, Cara Kerja, Contoh Dan Kelebihannya

ERP Adalah : Pengertian Menurut Para Ahli, Sejarah, Manfaat, Cara Kerja, Contoh Dan Kelebihannya – Apakah itu ERP ?, Pada kesempatan ini Seputarpengetahuan.co.id akan membahasnya dan tentunya tentang hal lain yang juga melingkupinya.Mari kita simak bersama pembahasannya pada artikel di bawah ini untuk lebih dapat memahaminya.


ERP Adalah : Pengertian Menurut Para Ahli, Sejarah, Manfaat, Cara Kerja, Contoh Dan Kelebihannya


ERP (Enterprise Resource Planning) atau dalam bahasa Indonesia “perencanaan sumber daya perusahaan” adalah salah satu sistem informasi yang diperuntukkan bagi perusahaan manufaktur maupun jasa yang berperan mengintegrasikan dan mengotomasikan proses bisnis yang berhubungan dengan aspek operasi, produksi maupun distribusi di perusahaan bersangkutan.

Enterprise Resource Planning atau yang lebih dikenal dengan sebutan (ERP) ialah singkatan dari tiga elemen kata enterprise (perusahaan/organisasi), resource (sumber daya), planning (perencanaan). Di mana, tiga kata tersebut mencerminkan sebuah konsep yang berujung pada kata kerja yaitu planning. Dengan demikian, berarti ERP menekankan kepada aspek perencanaan.

Secara umum ERP merupakan konsep untuk merencanakan dan mengelola sumber daya perusahaan, yaitu berupa paket aplikasi program terintegrasi dan multi modul yang dirancang untuk melayani dan mendukung berbagai fungsi dalam perusahaan, sehingga pekerjaan menjadi lebih efisien dan dapat memberikan pelayanan lebih bagi konsumen, yang akhirnya dapat menghasilkan nilai tambah dan memberikan keuntungan maksimal bagi semua pihak yang berkepentingan (stake holder) atas perusahaan.


Pengertian ERP Menurut Para Ahli


  • Hau dan Kuzic

ERP ialah sebuah solusi aplikasi pengemasan bisnis multi-modul yang memungkinkan organisasi mengintegrasikan proses bisnis dan kinerja perusahaan, distribusi data umum, pengelolaan sumber daya, dan menyediakan akses aktual ke informasi.

  • O’Brien

ERP yaitu suatu perangkat lunak lintas fungsional terintegrasi yang merekayasa ulang manufaktur, distribusi, keuangan, sumber daya manusia, dan proses bisnis perusahaan lainnya untuk meningkatkan efisiensi, ketangkasan, dan keuntungan.

  • Ellen Monk

ERP merupakan sebuah sistem yang membantu untuk mengatur proses bisnis seperti marketing, produksi, pembelian, dan accounting dalam suatu kesatuan yang terintegrasi.

  • Daniel E. O’Leary

ERP yakni salah satu sistem berbasis komputer yang dirancang untuk memproses berbagai transaksi perusahaan dan memfasilitasi perencanaan terpadu dalam waktu nyata, produksi, dan respons konsumen.


Sejarah ERP

ERP merupakan pengembangan dari MRP II (Manufacturing Resources Planning) yang mana MRP II merupakan hasil dari evaluasi dari Material Requirement Planning (MRP) yang telah berkembang sebelumnya.

Sistem ERP secara modula seringkali menghandel proses manufaktur, logistik, distribusi persediaan, pengapalan, invoice dan akunting perusahaan.Ini artinya bahwa sistem ERP bisa membantu melakukan pengontrolan kegiatan bisnis misalnya penjualan, pengiriman, produksi, manajemen persediaan, manajemen kualitas dan sumber daya manusia.

ERP dan MRP II, sangat memungkinkan adanya kemajuian yang sangat tinggi dalam manajemen proses-proses manufaktur.ERP juga merupakan salah satu faktor yang memberikan sumbangan pada performa ekonomi Amerika yang sangat besar di era 1990-an. ERP merupakan suatu tonggak sejarah di dalam proses industri.


Elemen ERP

  • Enterprise (perusahaan atau organisasi)
  • Resource (sumber daya)
  • Planning (perencanaan)

Manfaat ERP

Sistem ERP akan mempermudah proses pengendalian dan pemantauan proses bisnis. Selain itu, ERP akan memberikan wawasan yang luas bagi pembuat keputusan dan membantunya dalam melakukan prediksi dan mengambil keputusan yang lebih baik.
Fungsi otomatisasi yang dimiliki ERP akan menjamin aliran informasi bisa tersalur dengan baik. Dengan begitu, maka proses bisnis bisa berjalan lebih sederhana dan responsif.
Sistem ERP bisa mempersatukan banyak unit dalam ekosistem perusahaan. Maka, ekosistem perusahaan bisa terintegrasi dengan baik.
Dengan adanya sistem ERP, maka perusahaan yang sedang berkembang bisa beradaptasi dan lebih fleksibel dengan semua kebutuhan di masa mendatang.


Cara Kerja ERP

ERP merupakan bagian dari infrastruktur perusahaan, dan sangat penting untuk kelangsungan hidup perusahaan. Semua orang dan bagian yang akan mempengaruhi terhadap adanya ERP harus terlibat dan memberikan dukungan.
ERP ada untuk sebagai pendukung fungsi bisnis dan peningkatan produktivitas, bukan sebaliknya. Tujuan implementasi ERP yaitu untuk meningkatkan daya saing perusahaan.


Contoh Modul ERP

Berikut ini merupakan beberapa modul utama dalam proses bisnis yang dapat dikelola oleh sistem ERP:

  • Sales Order Processing

Semua organisasi komersial mendapatkan keuntungan dan sumber daya dari penjualan mereka.Sistem ERP memiliki modul penjualan yang dapat mengimplementasikan fungsi penempatan pesanan, penjadwalan pesanan, pengiriman, dan faktur.

  • Purchasing

Sistem ERP memiliki modul pembelian yang dapat mempercepat proses pembelian bahan baku dan peralatan lain yang dibutuhkan.Sistem ini mengotomatiskan proses identifikasi calon pemasok, negosiasi harga, pembelian, dan proses penagihan.

  • Production Planning

Modul produksi yang berguna untuk membantu merencanakan dan mengoptimalkan kapasitas produksi, suku cadang, komponen, dan sumber daya material.Ini dapat dilakukan karena dalam modul terdapat data produksi historis dan perkiraan penjualan.

  • Financial Accounting

Modul akuntansi keuangan pada sistem ERP adalah inti dari semua sistem yang terkandung dalam perangkat lunak Dalam modul ini semua data keuangan dikumpulkan dari berbagai departemen fungsional, maka itu akan menghasilkan laporan keuangan.

  • Human Resources

Modul Sumber Daya Manusia dalam sistem ERP dapat membantu mengelola sumber daya manusia dan modal manusia.Modul SDM ini secara berkala memeriksa database karyawan yang lengkap, termasuk informasi kontak, detail gaji, kehadiran, evaluasi kinerja, dan promosi.


Keuntungan Penerapan ERP

Berikut adalah beberapa manfaat yang dapat diperoleh organisasi dengan menerapkan ERP:

  • Integrasi Bisnis & Akurasi Data

ERP memiliki sistem yang terdiri dari beberapa modul dan sub modul yang dapat mewakili komponen bisnis.

Ketika suatu data dimasukkan ke dalam modul (misalnya data penerimaan material) maka modul lain seperti “pembayaran dan” inventaris “akan diperbarui secara otomatis dan waktu nyata.

Input data hanya perlu dilakukan satu kali, yaitu saat transaksi berlangsung. Dengan begitu, proses kerja bisa lebih cepat dan mengurangi kemungkinan kesalahan input data.

  • Perencanaan & Manajemen Sistem Informasi

Dalam sistem ERP ada alat pendukung untuk membuat keputusan terbaik, seperti alat simulasi dan perencanaan. Dengan alat ini, manajemen dapat menggunakan setiap sumber daya dengan lebih tepat.

Sistem ERP juga dapat membantu membuat dan menyajikan laporan standar yang dibutuhkan oleh manajemen, dan dapat diakses kapan saja saat dibutuhkan.

  • Peningkatan Efisiensi dan Produktivitas

Sistem ERP juga dapat membuat proses kegiatan rutin lebih efektif dan efisien.

Misalnya proses pemesanan, pengiriman, kinerja pemasok, manajemen kualitas, manajemen kas, dan realisasi penjualan. Semua proses ini dapat berjalan lebih cepat dan sederhana.

  • Penetapan Standar Prosedur

Sistem ERP dibuat dengan standar internasional yang kemudian diadopsi oleh perusahaan yang mengimplementasikannya.Dengan sistem ERP, proses kerja menjadi lebih terstruktur dan tidak tergantung pada pekerja tertentu.

ERP Adalah : Pengertian Menurut Para Ahli, Sejarah, Manfaat, Cara Kerja, Contoh Dan Kelebihannya


Kekurangan ERP

  • Kustomisasi yang terbatas dari perangkat lunak ERP
  • Sistem ERP sangat mahal
  • Perekayasaan kembali proses bisnis untuk penyesuaian dengan standar industri yang sudah dideskripsikan oleh sistem ERP bisa membuat hilangnya keuntungan kompetitif.
  • ERP sering terlihat terlalu sulit untuk melakukan adaptasi dengan jalur kerja dan proses bisnis tertentu dalam beberapa organisasi.
  • Sistem bisa terlalu kompleks apabila dibandingkan dengan keperluan dari pelanggan.
  • Data pada sistem ERP terletak dalam satu tempat, seperti misalnya Pelanggan data keuangan. Hal ini bisa mempertinggi resiko kehilangan infomrasi sensitif apabila ada pembobolan sistem keamanan.

Demikianlah ulasan dari Seputarpengetahuan.co.id tentang ERP Adalah : Pengertian Menurut Para Ahli, Sejarah, Manfaat, Cara Kerja, Contoh Dan Kelebihannya , semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian. Terimakasih telah berkunjung dan jangan lupa untuk membaca artikel lainnya.

Baca Juga:  ✓ Pengertian Literasi Keuangan, Tingkat, Aspek dan Indikatornya