Teks Berita : Pengertian, Ciri, Unsur, Struktur, Syarat, Kaidah Kebahasaan, Pedoman Penulisan dan Contoh

Teks Berita : Pengertian, Ciri, Unsur, Struktur, Syarat, Kaidah Kebahasaan, Pedoman Penulisan  dan Contoh- Apakah itu yang di maksud dengan Teks Berita? Pada kesempatan kali ini Seputarpengetahuan.co.id akan membahas tentang Teks Berita dan hal-hal yang melingkupinya. Mari kita simak bersama pembahasannya pada artikel di bawah ini untuk lebih dapat memahaminya.

Teks Berita : Pengertian, Ciri, Unsur, Struktur, Syarat, Kaidah Kebahasaan, Pedoman Penulisan dan Contoh


Teks berita adalah suatu teks yang berisikan informasi terkait suatu hal yang terjadi di dunia atau disekitar kita. Teks berita digunakan untuk berbagai tujuan seperti siaran radio, artikel di website atau dibacakan dalam berita televisi.Teks berita harus dibuat berdasarkan fakta yang ada sehingga informasi yang didapatkan oleh masyarakat adalah hal yang sesuai fakta yang ada di lapangan.

Teks Berita adalah teks yang melaporkan kejadian, peristiwa atau infomasi mengenai sesuatu yang telah atau sedang terjadi. Penyampaian berita ini bisa dilakukan secara lisan yang sering kita dengar dan lihat di televisi, dan secara tulisan yang dapat kit abaca di media cetak.


Pengertian Berita Menurut Para Ahli

  • Menurut Mickhel V. Charniey (Romli, 2009:5)

mengemukakan bahwa “berita adalah laporan tercepat dari suatu peristiwa atau kejadian yang faktual, penting, dan menarik bagi sebagian pembaca, serta menyangkut kepentingan mereka”. Willard C. Bleyer ( Romli, 2009:35) berita adalah sesuatau yang terkini (baru) yang di pilih oleh wartawan untuk dimuat dalam surat kabar sehingga menarik minat bagi pembaca.

  • Wiliam S maulsby ( Romli, 2009:35)

berita adalah suatu penuturan secara benar dan tidak memihak dari fakta yang punya arti penting arti penting dan baru terjadi, yang dapat menarik perhatian pembaca surat kabar yang memuat hal tersebut. Sedangkan Eric C Hepwood ( Romli, 2009:35) mengemukakan bahwa berita adalah laporan pertama dari kejadia penting dan dapat menarik perhatian umum.

Ciri Ciri Teks Berita

Terdapat ciri-ciri teks berita yang baik dan benar, diantaranya:

  • Yang diberitakan merupakan sesuatu yang benar terjadi, bukan opini atau gagasan penulis
  • Merupakan peristiwa yang jarak terjadi, bukan sesuatu yang umum terjadi setiap hari
  • Aktual, yaitu peristiwa yang diberitakan masih segar atau baru terjadi, bukan peristiwa lampau
  • Data yang disajikan sesuai dengan peristiwa asli, tidak ada rekayasa
  • Bahasa yang disajikan menarik dan dapat memikat minat pembaca
  • Data yang diberitakan lengkap, khususnya data penting
  • Waktu dan tempat peristiwa yang jelas
  • Bahasa mudah dipahami
  • Bersifat objektif
  • Alur peristiwa berurutan
  • Kalimat yang digunakan singkat, padat, jelas
  • Sumber valid dan bisa dipertanggungjawabkan
  • Judul berita bisa mewakili isi berita

Unsur-unsur Dalam Pembuatan Berita


  • Unsur aktual

Mengandung unsur terkini, terbaru, terhangat, baru saja atau sedang terjadi. Pengertian terbaru, bisa merupakan fakta terbaru yang ditemukan dari suatu peristiwa lama, atau peristiwa yang baru saja terjadi.

  • Unsur Faktual

Dalam unsur faktual, kejadian benar-benar merupakan suatu kenyataan, bukan suatu rekayasa, khayalan atau karangan. Fakta dalam sebuah berita muncul dan diperoleh dari sebuah kejadian nyata, pendapat ataupun pernyataan.

  • Unsur Penting

Ada dua hal dalam berita dinilai penting. Pertama tokoh yang terlibat dalam pemberitaan adalah tokoh penting atau memiliki kapasitas yang telah diakui oleh masyarakat.

Kedua, materi berita menyangkut kepentingan orang banyak dan mempengaruhi kondisi masyarakat.

  • Unsur Menarik

Menimbulkan rasa ingin tahu, dan ketertarikan dari masyarakat untuk menyimak isi berita tersebut. Peristiwa yang menarik dan diminati oleh masyarakat biasanya bersifat menghibur, aneh, memiliki unsur kedekatan, mengandung nilai kemanusiaan, mengandung unsur s*ks, kriminalitas dan konflik.


Unsur-unsur Berita (5W + 1H)

Dalam proses pembelajaran memahami sebuah berita tentunya kita harus memahami unsur-unsur yang terdapat dalam sebuah berita. Adapun unsur-unsur berita terdiri atas what (apa), who (siapa),where (dimana), when (kapan), why (mengapa), dan how (bagaimana). Berikut penjelasan yang lebih lengkap dari unsur-unsur menurut Inung Cahya S. (2012:17) yaitu :

  • What

Suatu berita dikatakan baik jika memenuhi unsur what, yaitu berisi pernyataan yang dapat menjawab pertanyaan apa.

  • Who

Suatu berita dikatakan baik jika memenuhi unsur who, yaitu disertai keterangan tentang orang-orang yang terlibat dalam peristiwa.

  • When

Suatu berita dikatakan baik jika memenuhi unsur when, yaitu menyebutkan waktu kejadian peristiwa.

  • Where

Suatu berita dikatakan baik jika memenuhi unsur where, yaitu berisi deskripsi lengkap tentang tempat kejadian.

  • Why

Suatu berita dikatakan baik jika memenuhi unsur why, yaitu disertai alasan atau latar belakang terjadinya peristiwa.

  • How

Suatu berita dikatakan baik jika memenuhi unsur how, yaitu dapat dijelaskan proses kejadian suatu peristiwa dan akibat yang ditimbulkan.


Struktur Teks Berita

Umumnya suatu teks mempunyai struktur tertentu, begitu pula dengan teks berita. Teks ini mempunyai 3 struktur yang saling berhubungan yang kemudian membentuk teks ini secara utuh.

  • Orientasi Berita yaitu berisi pembuka dari peristiwa yang diberitakan di teks tersebut. Umumnya tertera penjelasan singkat mengenai berita yang sedang dibahas.
  • Peristiwa yaitu berisi tentang proses kejadian dari awal sampai akhir berdasarkan peristiwa yang terjadi dan menjelaskan berdasarkan fakta yang ada.
  • Sumber Berita yaitu dari mana asal sumber berita tersebut muncul. Sumber berita tidak selamanya ditulis dibagian akhir berita.

Syarat Teks Berita

Suatu teks dapat dikatakan sebagai teks berita bila dapat memenuhi syarat teks berita. Syarat teks berita ini pada dasarnya juga mengacu pada ciri teks berita.

Agar lebih jelas, mari kita simak syarat teks berita tersebut ini.

  • Fakta atau faktual, Teks berita harus berisikan fakta atau peristiwa nyata. Bila kejadian yang di sampaikan bukan fakta, maka hal tersebut tidak dapat di sebut sebagai berita.
  • Aktual, Suatu teks berita harus merupakan peristiwa yang masih hangat atau baru.
  • Seimbang, Seimbang maksunya teks tersebut tidak boleh memihak pada siapapun. Jadi, berita yang di sajikan seimbang atau berimbang.
  • Lengkap, Teks dalam sebuah berita haruslah lengkap dari unsur 5W1H(What,Why,Who,When,Where+how) dan harus memenuhi unsur atau struktur teks berita
  • Menarik, Teks berita perlu di sajikan dengan judul yang menarik sehingga orang akan lebih tertarik untuk membaca teks berita tersebut
  • Sistematis, Sebuah berita juga harus di sajikan secara sistematis atau berurutan agar jelas dan mudah di pahami.

Perbedaan Teks Berita dan Teks Non Berita

Teks berita dari susunan dan strukturnya sangat berbeda dengan teks non berita, untuk mengetahui lebih jelas mengenai perbedaan teks berita dan teks non-berita adalah sebagai berikut:

  • Teks Berita
    • Faktual dan aktual
    • Dibuat oleh wartawan
    • Susunan piramida terbalik (menjelaskan hal pokok di awal)
    • Bahasa komunikatif
    • Tidak mencantumkan opini pribadi
  • Teks Non-Berita
    • Faktual
    • Dibuat oleh ahli dalam bidangnya
    • Induktif (hal pokok di akhir)
    • Bahasa sesuai jenis teks
    • Mencantumkan opini pribadi

Kaidah Kebahasaan Teks Berita

Sedangkan kaidah kebahasaan yang digunakan dalam teks berita adalah sebagai berikut :

  • Verba transitif

Verba transitif merupakan verba yang dapat diubah ke bentuk pasif.

Contoh : Pejabat Kementerian Luar Negeri Tiongkok menuduh kapal-kapal asal Vietnam telah lebih dari 1.400 kali menabrak kapal-kapal Tiongkok di dekat lokasi anjungan pengeboran minyak yang kontroversial di Laut Tiongkok Selatan.

  • Verba pewarta

Verba pewarta adalah verba yang mengindikasikan suatu percakapan.

Contoh : Dalam tayangan televisi di Iran, Wakil Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi mengatakan bahwa pertemuan di Geneva, Swiss, itu juga membahas sanksi yang telah merusak ekonomi negara yang sangat bergantung pada minyak tersebut.

  • Adverbia atau kata keterangan

Adveria adalah kelas kata yang memberikan keterangan kepada kata lain.

  • Konjungsi temporal

Konjungsi temporal adalah kata hubung yang berhubungan dengan waktu.

Contoh : kemudian, setelah, akhirnya.

  • Kalimat langsung

Kalimat langsung adalah sebuah kalimat yang merupakan hasil kutipan langsung dari pembicaraan seseorang yang sama persis seperti apa yang dikatakannya.

  • Kalimat tidak langsung

Kalimat tidak langsung adalah kalimat yang melaporkan atau memberitahukan perkataan orang lain dalam bentuk kalimat berita.

  • Bahasa yang digunakan
    • Baku dan sederhana
    • Menarik
    • Singkat, padat dan lugas
    • Komunikatif
    • Netral atau objektif

Pedoman Penulisan Teks Berita

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menyusun Pedoman Penulisan Berita yang isinya antara lain sebagai berikut.

  • Teras berita ditempatkan di paragraf pertama dan harus mencerminkan pokok terpenting berita.
    Teras berita tidak lebih dari 45 kata dan sebaiknya tidak lebih dari 3 kalimat.
    Hal-hal yang tidak begitu mendesak hendaknya dimuat dalam tubuh berita.
    Unsur why dan how diperjelas dalam tubuh berita, tidak dalam teras berita.

Berdasarkan pedoman yang sudah disepakati oleh PWI tersebut, dapat disimpulkan bahwa unsurwhat, where, when, dan who itu wajib ditulis dalam teras berita, tidak boleh dalam tubuh berita.Ketika membuat teras berita, seorang jurnalis bebas menentukan pola penyajiannya, bisa berupawhat-where-when-who, who-what-why-where-when, how-who-what-where-when, dan lainsebagainya.

Pola penyajian teras berita tidak harus selalu diawali oleh salah satu unsur 5W1H, boleh juga diawali oleh pertanyaan (question), komentar (comment), kutipan perkataan tokoh (quotation), jeritan (exclamation), dan lain-lain.

Berdasarkan unsur yang mengawalinya, teras berita terbagi menjadi bermacam-macam, antara lain:

  • what lead, yaitu teras berita diawali unsur apa;
  • who lead, yaitu teras berita diawali unsur siapa;
  • when lead, yaitu teras berita diawali unsur kapan;
  • where lead, yaitu teras berita diawali unsur di mana;
  • why lead, yaitu teras berita diawali unsur mengapa;
  • how lead, yaitu teras berita diawali unsur bagaimana;
  • quotation lead, yaitu teras berita diawali perkataan seseorang;
  • question lead, yaitu teras berita diawali pertanyaan;
  • comment lead, yaitu teras berita diawali komentar; dan lain-lain.

Adapun pola kelanjutannya bisa bermacam-macam, tergantung pada jurnalisnya. What lead, misalnya, bisa berpola what-where-when-why, what-when-where-how, what-when-where-why, dan lain-lain. Who lead bisa berpola who-what-where-when-why, who-what-how-where-when, dan lain-lain.

Karena ada tiga macam unsur who, who lead (teras berita siapa) terbagi menjadi tiga macam pula, yaitu: (1) who lead individual, yaitu teras berita diawali dengan unsur who (siapa) yang berupa satu orang; (2) who lead plural, yaitu teras berita diawali dengan unsur who (siapa) yang


Contoh Teks Berita


  • Contoh Teks Berita Tentang Banjir

Banjir Pacitan

Banjir yang terjadi sejak senin kemarin mengakibatkan hampir seluruh akses masuk menuju kabupaten Pacitan terendam banjir. Dari data sementara ada 4000 warga yang diungsikan di beberapa tempat.

Banjir masih menggenangi hampir semua titik di Pacitan, Jawa Timur. Di hari ketiga, jalur masuk menuju Pacitan masih terkendala banjir dan longsor meski di beberapa tempat ketinggian air sudah mulai surut.

Salah satunya dikawasan yang mulai surut adalah Simpang empat penceng yang merupakan jalur penghubung daerah Trenggalek Solo Ponorogo dan Yogyakarta. Sementara daerah terparah seperti Sernoboyo masih terendam banjir setinggi 2 meter.

Banyak kendaraan baik roda dua dan roda 4 yang terpaksa berbalik arah. Kondisi ini mengakibatkan aktivitas warga lumpuh. BPBD pacitan mencatat tidak ada korban jiwa sementara empat lainnya masih dinyatakan hilang akibat banjir dan longsor di Pacitan.

  • Contoh Teks Berita Tentang Pendidikan

Potret Pendidikan di Daerah Terpencil

Anak anak SD di desa Mekar Jaya, Kabupaten Muara enim jika pasca turun hujan harus berjuang lebih keras dalam menuntut ilmu, mereka harus berjalan kaki tanpa menggunakan sepatu dalam kondisi lumpur dan becek dengan jarak tempuh mencapai 5 km untuk belajar di sekolah dan menggapai cita cita mereka.

Selain akses jalan yang rusak, kondisi sekolah juga sangat mengkhawatirkan. minimnya pelajar di wilayah desa tersebut ditambah bangunan kelas dalam kondisi rusak, membuat sejumlah siswa sekolah dasar negeri 12 ini terpaksa digabung dengan siswa kelas lain.

Hingga kini, sarana dan prasarana sangat minim, seperti kelas yang rusak dan perpustakaan yang kurang buku, selain itu sekolah ini hanya mempunyai tenaga pengajar 8 orang.

Menurut pihak sekolah, mereka sudah sering melaporkan kondisi sekolahnya ke dinas pendidikan kabupaten empat lawang, namun sampai saat ini belum ada perhatian sedikitpun dari pemerintah setempat.

  • Contoh Teks Berita Tentang Cuaca

Waspada Cuaca Ekstrem di Musim Hujan

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG kota Bogor, Jawa barat,
memperkirakan puncak cuaca ekstrim akan berlangsung pada bulan Januari hingga Maret mendatang. Selain hujan badai, cuaca ekstrim juga akan berpotensi terjadi puting beliung.

Dari pantauan citra satelit setempat, wilayah Bogor dinilai rawan terjangan puting beliung karena berada ditengah himpitan gunung salak dan pangrango. Masyarakat diminta waspada terhadap gejala kilatan petir awal pada sore hari sebagai penanda potensi angin ribut.

Untuk mengantisipais ancaman bahaya pohon tumbang dinas pertamanan kota bBgor mulai gencar memangkas dahan dan ranting pohon disepanjang jalur utama,
pepohonan besar berusia tua juga ditebang lantaran kondisi batangnya keropos.
Selain itu posko kebencanaan juga disiagakan untuk mempercepat sistem komunikasi

Dalam kondisi seperti ini, sayangnya teknologi yang dimiliki bmkg Indonesia saat ini belum mampu mempredikis kemunculan puting beliung karena diameternya kurang dari 1 km.
Sedangkan radar dan citra satelit bmkg hanya mampu mendeteksi awan cumulonimbus diatas diameter 4 km

Teks Berita : Pengertian, Ciri, Unsur, Struktur, Syarat, Kaidah Kebahasaan, Pedoman Penulisan dan Contoh

  • Contoh Teks Berita Singkat tentang Gempa Bumi

Indonesia Darurat Bencana, Gempa Kembali Guncang Lombok

Bencana kembali melanda salah satu wilayah di Indonesia. Baru-baru ini telah terjadi bencana besar berupa gempa bumi dengan kekuatan 7 skala richter yang mengguncang Lombok.

Kepanikan pun langsung melanda warga Lombok yang segera mengungsi ke dataran tinggi karena ada informasi peringatan potensi tsunami.

Gempa bumi berkekuatan 7 skala richter yang mengguncang Lombok Utara ini terjadi pada pukul 18.46 waktu Indonesia tengah.

Lokasi pusat gempa diperkirakan berada di jarak 18 km barat laut Lombok timur dan memiliki kedalaman 15 kilometer.

Besarnya skala gempa, kabar tentang terjadinya tsunami ditambah lagi listrik yang mati total sontak membuat warga panik dan memilih mengungsi.

Akan tetapi, guna meredakan kepanikan warga pihak BMKG mencabut peringatan tsunami satu jam kemudian. Gempa berskala tinggi ini juga mengakibatkan air laut naik di beberapa daerah.

Di antaranya adalah di pelabuhan Carik Lombok Utara, Bada Sumbawa dan Lembar Lombok Barat. Sementara itu, gempa susulan masih terus terjadi hingga berita ini disampaikan.

  • Contoh Teks Berita Tentang Kebakaran Hutan

Kabut Asap di Palangkaraya

Kabut asap yang menyelimuti kota Palangkaraya, Kalimantan tengah dan sekitarnya kian pekat, jarak pandang hanya mencapai 50 hingga 100 meter. Ditengah kabut asap warga tetap beraktivitas di luar ruangan, kondisi kabut asap akibat kebakaran lahan gambut kini sangat dikeluhkan warga.

Selain menimbulkan pusing dan sesak nafas, warga yang berkendara juga tidak dapat mengetahui jika ada pengendara lain dihadapannya akibat jarak pandang yang terbatas. Sementara itu, dinas pendidikan kota Palangkaraya, 2 hari lalu telah meliburkan kegiatan belajar siswa di sekolah hingga 5 hari kedepan.

Demikianlah ulasan dari Seputarpengetahuan.co.id tentang  Teks Berita  , semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian. Terimakasih telah berkunjung dan jangan lupa untuk membaca artikel lainnya.

Baca Juga:  √ Paragraf Naratif : Pengertian, Ciri, Macam dan Contohnya