√ 8 Organ Alat Reproduksi Pria dan Fungsinya (Bahas Lengkap)

8 Organ Alat Reproduksi Pria dan Fungsinya (Bahas Lengkap) – Manusia merupakan makhluk hidup yang berkembang biak dengan cara melahirkan. Manusia hidup berpasangan agar dapat menjalin hubungan dan mendapatkan keturunan. Agar dapat memiliki keturunan setiap manusia harus berpasangan dan melakukan proses berkembangbiak.

Jenis kelamin manusia terbagi menjadi 2 yaitu pria dan wanita. Manusia harus berdampingan untuk dapat meneruskan hidup. Karena berkembang biak secara melahirkan maka manusia tidak dapat berkembang biak sendiri haruslah berpasangan dan pasangan haruslah berlainan jenis kelamin. Manusia tidak dapat berkembangbiak jika tidak berpasangan maupun berpasangan tetapi berjenis kelamin yang sama.

8 Organ Alat Reproduksi Pria dan Fungsinya (Bahas Lengkap)

Manusia memiliki alat reproduksi yang nantinya akan dapat di gunakan untuk berkembang biak. Alat reproduksi pria dan wanita sangat berbeda. Maka dari itu di sini akan di bahas tentang alat reproduksi pria yang akan di jelaskan sebagai berikut:

Alat Reproduksi Pria

Alat reproduksi sangatlah penting maka dari itu untuk dapat lebih mengenal alat reproduksi ini akan di jelaskan sebagai berikut:

1. Testis

Testis merupakan alat kelamin manusia yang letaknya berada dalam skrotum dan jumlahnya sepasang. Bentuk dari testis adalah oval. Fungsi testis adalah sebagai penghasil sel kelamin jantan (spermatozoa) dan memiliki hormon s*ks testosteron.

Letak testis berada dalam skrotum yang merupakan organ berugae (memiliki lipatan kulit) dan berfungsi menjaga suhu pada testis agar spermatogenesis dapat terus terjadi. Skrotum dapat berkerut ataupun mengendur jauh dari tubuh sesuai dengan suhu tubuh.

Sperma tumbuh di dalam testis dan terbentuk di tubuhlus seminiferus. Di dalamnya terdapat pintalan-pintalan tubuhlus seminiferus yang berada di dalam ruang testis dan dicsebut dengan lobulus testis.

2. Epididimis

Epididimis adalah organ yang berbentuk saluran berkelok-kelok yang terdapat di dalam skrotum dan di bagian luar testis. Bentuk dari epididimis ini mirip dengan bentuk C. Fungsi Epididimis adalah sebagai alat untuk mengangkut, menyimpan, dan pematangan sperma.

Baca Juga:  √ Pengertian Simbiosis dan Macam-macamnya (Bahas Lengkap)

Sperma sebelum memasuki epididimis tidak memiliki kemampuan dalam bergerak, tetapi setelah masuk ke dalam epididimis dan menjalankan fungsinya, maka sperma dapat bergerak dan subuh walaupun belum sempurna.

3. Vas Deferens

Vas Deferens adalah saluran berbentuk tabung lanjutan setelah epididimis. Fungsi dari vas deferens adalah menyalurkan sperma ke dalam vesikula seminalis dan sebagai wadah penampungan sperma.

Didalam proses penyimpanan dan dalam pematangan sperma, duktus deferens akan mendorong sperma agar dapat bergerak secara peristaltik ke vesikula seminalis. Sperma akan keluar dengan cepat dan menyembur ketika asst ejakulasi.

4. Kelenjar Kelamin

Fungsi dari kelenjar kelamin pria adalah sebagai penghasil cairan sebagai tempat berenangnya sperma dan menjaga sperma untuk dapat tetap hidup dengan cara menetralisir asam. Cairan ini di sebut dengan air mani atau dalam bahasa latinnya adalah semen.

Dalam 1 ml air mani ini terdapat sel sperma berkisar antara 60 -100juta dengan warna putih susu sampai ke kuning-kuningan dan bertekstur kental. Kelenjar ini di terbagi menjadi 3 bagian antara lain:

Vesikula Seminalis atau Kantung Air Mani merupakan organ yang berbentuk saluran tabung berjumlah sepasang di kanan tubuh dan kiri tubuh. Panjang vesikula seminalis dari 5-10 cm. Cairan yang terkandung di dalam vesikula seminalis terdiri dari 60% dari seluruh volume semen.

Vesikula Seminalis bergabung menjadi satu dengan vas deferens dan kelenjar prostat untuk dapat membentuk saluran ejakulasi.Fungsi dari vesikula seminalis adalah untuk mensekresikan cairan yang sifatnya basa y (pH 7,3 mukus, vitamin, fruktosa (yang digunakan sebagai nutrisi untuk sperma), enzim, protein dan prostaglandin.

Kelenjar Prostat adalah organ yang letaknya berada dibawah kandung kemih. Fungsi dari kelenjar prostat adalah untuk dapat mensekresikan cairan yang berwarna putih keabu-abuan yang sifatnya basa.

Cairan tersebut selanjutnya disekresikan ke saluran ejakulasi dan sebagai penyumbang sekitar 30% dari seluruh volume semen. Cairan yang berasal dari kelenjar prostat bersatu dengan cairan vesikula seminalis dan terbentuk menjadi tempat hidup dan bergeraknya sperma. Cairan ini disekresikan organ yang bagiannya terdiri dari fosfolipid, asam sitrat (yang berguna sebagai nutrisi) dan antikoagulan.

Kelenjar Bulbouretra (Cowpery), yaitu suatu kelenjar yang jumlahnya sepasang. Fungsi dari kelenjar bulbouretra (cowpery) adalah sebagai penghasil cairan lendir yang bersifat basa dalam saluran ejakulasi. Tempat dari kelenjar ini adalah dibawah kelenjar prostat. Cairan yang telah dihasilkan dari kelenjar Bulbouretra keluar sebelum di mulainya ejakulasi.

Baca Juga:  √ 7 Kelainan serta Gangguan Pada Darah dan Sistem Peredarannya

5. Saluran Ejakulasi

Saluran ejakulasi berjumlah sepasang. Fungsi dari saluran ejakulasi ini adalah untuk saluran pendek yang menghubungkan antara duktus vesikula seminalis dengan uretra.

6. Uretra

Uretra adalah saluran yang letaknya berada dalam penis. Fungsi dari uretra adalah sebagai tempat untuk keluarnya sperma dan sebagai tempat keluarnya urin.

8 Organ Alat Reproduksi Pria Beserta Fungsinya Lengkap

7. Penis (Zakar)

Penis adalah alat kelamin luar yang terdapat pada pria. Fungsi dari penis adalah untuk memasukkan sperma ke dalam alat reproduksi wanita dengan melalui pertemuan keduanya. Penis merupakan organ yang tersusun dari otot-otot yang dapat tegang dan penis ini dilapisi oleh lapisan kulit tipis.

Dalam proses tegangnya penis ini disebut dengan ereksi, hal ini terjadi di karenakan terdapat rangsangan yang dapat membuat pembuluh darah yang terdapat di penis terisi. Setelah melakukan sunat (khitan) kulit tipis (preputium) yang melapisi glan penis akan dipotong.

Fungsi dari penis adalah untuk melakukan ejakulasi, yaitu dengan cara mengeluarkan sperma melalui uretra (saluran yang terdapat dalam penis), selama ejakulasi otot-otot yang terdapat di kandung kemih kemudian mengkerut, itu untuk mencegah sperma masuk ke kandung kemih, oleh karena itu kita tidak bisa melakukan kencing sambil ejakulasi. Penis sendiri terdiri dari beberapa bagian yang diantaranya sebagai berikut..

  1. Gian Penis, yang merupakan bagian kepala jika telah dilakukan khitan dan tidak dilapisi kulit lagi.
  2. Batang (corpus) penis, yaitu bagian batang dari penis
  3. Pangkal penis, yaitu bagian terdasar penis

8. Skrotum (Kantung Pelir)

Skrotum adalah kantung yang didalamnya terdapat testis. Di antara kantung sebelah kanan dan kiri telah dibatasi oleh sekat yang disusun dari jaringan ikat dan jaringan polis (otot dartos). Otot dartos menyebabkan skrotum dapat mengendur dan dapat berkerut.

Demikianlah penjelasan mengenai 8 Organ Alat Reproduksi Pria Beserta dan Fungsinya (Bahas Lengkap), yang telah seputarpengetahuan.co.id berikan. Setelah mengerti dengan alat reproduksi ini di harapkan kita dapat terus menjaga kebersihan diri agar organ yang ada di tubuh kita dapat terjaga kesehatannya. Semoga bermanfaat 🙂