Tawakal dan Ikhtiar Adalah : Bentuk, Manfaat dan hikmahya

Tawakal dan Ikhtiar Adalah : Bentuk, Manfaat dan hikmahya – Istilah ikhtiar sudah tidak asing lagi ditelinga kita. Yupz, hidup adalah perjuangan dan disetiap perjuangan pasti diiringi dengan usaha dan doa. Kali ini, seputarpengetahuan.co.id akan membahas tentang pengertian ikhtiar dan bentuk-bentuk ikhtiar. Berikut penjelasan selengkapnya.

Tawakal dan Ikhtiar Adalah : Bentuk, Manfaat dan hikmahya

Mari kita bahas lengkap pengertian ikhtiar dalam islam terlebih dahulu.

Pengertian Ikhtiar Dalam Islam

Kata ikhtiar berasal dari bahasa Arab yang artinya sama dengan berusaha. Ikhtiar secara istilah ialah segala bentuk perilaku atau perbuatan manusia untuk mencapai sesuatu yang diinginkannya, atau usaha yang dilakukan manusia untuk memenuhi kebutuhan dalam hidupnya yang dilakukan dengan sepenuh hati, dengan sungguh-sungguh dan semaksimal mungkin dengan mengerahkan segala kemampuan dan ketrampilannya serta dilaksanakan sesuai dengan syariat Islam.

Bentuk Bentuk Ikhtiar

Ikhtiar merupakan salah satu akhlak terpuji yang diajarkan oleh Rasulullah saw. Adapun bentuk-bentuk ikhtiar yang harus kita ketahui, diantaranya yaitu:

1. Bersungguh-sungguh

Sungguh-sungguh merupakan salah satu bentuk ikhtiar yang harus diperhatikan. Dalam menggapai mimpi, keinginan, angan dan cita-cita diperlukan kesungguhan yang mendalam, jangan berusaha dengan setengah-setengah, lakukan dengan sungguh-sungguh.

Contohnya: Dalam kasus jodoh, jika Anda menginginkan jodoh yang baik maka cobalah dengan sungguh-sungguh dalam memperbaiki dan menyesuaikan diri.

2. Bekerja keras

Berusahalah sebaik mungkin untuk mencapai apa yang Anda inginkan. Jangan malas dan coba yang terbaik. Tapi, coba dan berjuang sekuat tenaga untuk mendapatkan hasil yang memuaskan.

Contohnya: Jika menginginkan kesembuhan dari suatu penyakit, maka berusaha keraslah untuk menjauhi pantangannya, rajin minum obat, rajin berolahraga, rajin dalam menjaga kebersihan dan penunjang lainnya.

3. Pantang menyerah dan putus asa

Jika sudah melakukan suatu usaha, kemudian tidak mendapatkan apa yang diinginkan atau gagal, kurang memuaskan dan tidak sesuai dengan harapan, maka teruslah mencoba, mencoba dan mencoba. Jangan mudah menyerah, jangan berputus asa, karena kegagalan adalah sebuah proses pembelajaran.

Contohnya: Saat ingin sukses di bidang bisnis, jangan mudah menyerah saat mengalami kegagalan. Setelah mencoba satu cara gagal, maka coba bangkit kembali dan coba cara lain dan seterusnya.

Mengenai ikhtiar, Allah SWT telah berfirman dalam Qur’an surat Ar-Ra’d ayat 11:

Artinya: “Sesungguhnya Allah tidak akan merubah keadaan (nasib) suatu kaum, sehingga mereka mengubah keadaan (nasib) yang ada pada diri mereka sendiri“.

Islam menganjurkan setiap manusia untuk selalu berikhtiar dan ikhtiar harus diiringi dengan doa, untuk hasilnya serahkan pada yang Maha Kuasa. Karena hasil dari setiap usaha manusia adalah hak prerogatif Allah. Kita hanya wajib berusaha, jika gagal teruslah berusaha dan untuk hasilnya pasrahkan kepada Allah.

Manfaat Ikhtiar

Seorang muslim yang senantiasa Berikhtiar akan selalu mendapatkan dampak positif, adapun manfaat dari berusaha adalah sebagai berikut:

  1. Merasakan kepuasan batin, karena telah berusaha sebaik mungkin dengan kemampuan yang dimilikinya
  2. Terhormat di hadapan Tuhan dan sesama manusia
  3. Dapat menghemat uang karena Anda merasa sulit untuk bekerja
  4. Tidak mudah putus asa
  5. Hargai usahanya dan usaha orang lain
  6. Tidak selalu berpangku tangan dengan orang lain dalam hidupnya
  7. Selalu menyelamatkan akidahnya, karena dia tidak (bebas) bertawakal pada makhluk.

Hikmah Ikhtiar

Hikmah dari Ikhtiar adalah sebagai berikut:

  1. Selalu milangkan perasaan malas, murung, dan berpuas diri
  2. Selalu membawa harapan baru dalam hidup, karena setiap usaha bisa mendatangkan sejuta harapan. Dan dengan banyak usaha akan ada lebih banyak harapan
  3. Meningkatkan derajat kita di hadapan Allah SWT.

Pengertian Tawakal

Tawakal adalah tahapan di mana seorang hamba telah melalui tahapan ikhtiar. Fase yang menuntut untuk mencoba dan bekerja dengan serius dan sempurna. Hanya kemudian hasil dan buah amal bekerja hanya untuk Allah Azza wa Jalla, Yang Esa yang mewakili semua hal dan kebutuhan. Seorang hamba yang mengerti arti tawakal akan meyakini bahwa tidak ada yang sia-sia untuk semua perbuatan yang dilakukannya. Padahal cita-cita dan harapan karya amalnya belum tercapai dengan sempurna. Karena dalam pemahaman mereka, berbuat sebaik mungkin adalah kewajiban sebagai hamba, sedangkan urusan hasil adalah hak sepenuhnya Yang Maha Kuasa.

Keutamaan Tawakal

Keutamaan apa saja yang diadapatkan bagi orang tawakal?

1. Bisa membuktikan keimanan yang benar

Orang yang bertawakal kepada Allah SWT adalah orang yang bisa membuktikan keimanannya, karena salah satu ciri beriman adalah bertakwa kepada Allah SWT.

2. Mendapatkan jaminan rezeki

Rasulullah saw bersabda :

“Jika kalian bertawakal kepada Allah dengan tawakal yang sebenar-benarnya, kalian pasti diberi rezeki sebagaimana burung diberi rezeki, ia pergi pada pagi hari dalam keadaan perut kosong, kemudian pulang pada sore harinya dalam keadaan kenyang.” (HR Tirmidzi)

3. Tidak dikuasai setan

Orang yang menaruh tawakalnya dia tidak bisa tergoda, apalagi dikuasai setan. Sebab, bagaimana Setan bisa menggoda orang-orang yang begitu dekat dan melekat pada Allah SWT seperti dalam ucapan-Nya:

“Sungguh, setan itu tidak akan berpengaruh terhadap orang yang beriman dan bertawakal kepada Tuhan.” Qs. an-Nahl : 99

4. Selalau Menghargai Usaha yang Dilakukan

Ketika seseorang mencoba dan kemudian tidak mencapai hasil yang dia harapkan, terkadang dia merasa sia-sia atau tidak ada gunanya mencoba jika hasilnya hanya itu. Sikap ini disebabkan karena tidak bertawakal kepada Allah SWT. Jika dia menaruh kepercayaannya, maka dia akan menerima apa yang telah dia peroleh dan bersyukur karenanya. Namun lain halnya dengan orang yang menaruh kepercayaan, jika tidak memuaskan seperti yang diharapkan maka akan berusaha lagi dengan usaha yang maksimal. Dapat dipahami bahwa jika pekerjaan atau usahanya sendiri tidak lagi dihargai, bagaimana mungkin dia bisa menghargai pekerjaan orang lain, apalagi jika pekerjaan itu tidak mencapai hasil yang diinginkannya.

5. Selalu Dicintai Oleh Allah SWT

Setiap muslim ingin disayangi dan dicintai oleh Allah SWT. Salah satu orang yang disayangi dan dicintai oleh Allah adalah orang yang bertawakal kepada Allah SWT.

Manfaat Tawakal

Dalam sejarah Islam, tawakal dijunjung tinggi sebagai tanda jelas seseorang yang beriman, takwa dan berserah diri secara mutlak kepada Allah SWT. Hanya mereka yang menikmati hubungan sejati dengan Tuhan yang dapat selalu mempercayai-Nya, dalam keadaan apa pun sepanjang hidup mereka.

Seseorang yang bertawakal kepada Allah, kesuksesannya di dunia ini dan di akhirat dijamin oleh-Nya, tidak peduli kesulitan apa yang dia alami dalam hidupnya atau seberapa besar kekuatan musuh yang dihadapinya.

Tawakal dan Ikhtiar Adalah : Bentuk, Manfaat dan hikmahya

Hikmah Tawakal

Orang yang bertawakal kepada Allah SWT. Akan selalu mempertimbangkan dan merencanakan setiap pekerjaan yang diserahkan kepada kehendak Allah SWT. Oleh karena itu, orang yang menaruh kepercayaannya akan mendapatkan banyak hikamah, antara lain:

  1. Setiap urusan selalu direncanakan dengan baik dan matang
  2. Dapatkan ketenangan pikiran
  3. Menjadi optimis
  4. Menyadari kebesaran Tuhan dan keterbatasan usaha manusia

Contoh Tawakal

Misal, seseorang yang meletakkan sepedanya di depan rumah, setelah dikunci rapat, setelah itu ia bertawakal. Pada zaman Nabi Muhammad ada seorang sahabat yang meninggalkan untanya tanpa terikat. Ketika ditanya mengapa dia tidak terikat, dia menjawab, “Saya benar-benar menaruh kepercayaan saya kepada Allah.” Nabi yang tidak membenarkan jawaban tersebut berkata, “Ikatlah dan setelah itu kamu dapatbertawakal”

Itulah penjelasan dan pembahasan singkat mengenai Tawakal dan Ikhtiar Adalah : Bentuk, Manfaat dan hikmahya, semoga dapat memberikan manfaat dan pengetahuan baru bagi yang belum mengetahuinya. Sekian terimakasih.