√ Pengertian Distribusi, Tujuan Serta Contohnya Lengkap

Pengertian Distribusi, Tujuan Serta Contohnya Lengkap – Di dalam memasarkan produknya, pabrik atau suatu perusahaan atau pemilik usaha memerlukan ide kreatif atau suatu bentuk kreatifitas dalam memasarkan atau menjualkan produknya. Dalam memasarkan produknya banyak para produsen yang tidak dapat melakukannya dengan baik dan menjadikan barang tersebut tidak laku di pasaran atau di dalam perdagangan. Untuk itu para produsen haruslah memiliki ide yang dapat mendongkrak penjualannya tersebut.

Salah satu cara yang di lakukan adalah dengan mendistribusikan dagangannya atau produk yang di milikinya atau jasanya. Untuk dapat mengetahui lebih lagi mengenai distribusi akan di jelasakan sebagai berikut.

Pengertian Distribusi, Tujuan Serta Contohnya Lengkap

Mari kita bahas pengertian distribusi terlebih dahulu.

Pengertian Distribusi

Distribusi adalah suatu proses penyampaian produk atau jasa yang berasal dari produsen kepada konsumen, produk itu sangatlah penting dan sangatlah di butuhkan oleh konsumen. Ada juga pendapat bahwa distribusi adalah kegiatan dalam usaha pemasaran guna mempermudah menyampaikan barang atau produk kepada konsumen. Proses ini menciptakan untility dan pengalihan suatu hak kepemilikan dari produk tersebut.

Di dalam melakukan distribusi perdagangan, usaha ini mendapat nilai lebih yang terdapat di barang dengan berbagai fungsi seperti, waktu, tempat, utility, dan hak kepemilikan dari barang tersebut. Pemasaran yang baik akan tercipta ketika melakukan proses distribusi karena akan menciptakan saluran pemasan yang baik secara fisik atau non-fisik. Arus tersebut diantaranya promosi, informasi, kepemilikan, pembayaran, dan lain-lain.

Baca Juga:  √ Pengertian Efektivitas Menurut Para Ahli, Rumus, Aspek & Contoh

Tujuan Distribusi

Distribusi memiliki tujuannya tersendirim tujuan dari distribusi diantaranya adalah :

  • Menjaga kelangsungan perusahaan,
  • Pemerataan dalam pemenuhan konsumen di berbagai daerah,
  • Mencapai pemerataan produksi,
  • Membentuk kestabilan dari harga produk atau jasa,
  • Menjaga kesinambuangan dalam produksi barang dan jasa,
  • Meningkatkan dan dapat menjaga kualitas produksi,
  • Menyampaikan barang ke konsumen,
  • Meningkatkan bilai suatu produk atau jasa.

Contoh Distribusi

Distribusi di lakukan para pedagang di dalam pemasaran produk yang di milikinya. Di dalam memasarkan produknya di perlukan ketelitian dan kemampuan untuk menjualnya kepada para konsumennya. Berikut adalah contoh dari distribusi misalnya terjadi pada petani, petani menjual hasil panennya secara langsung kepada perantara (dalam hal ini perantara di sebut distribusi langsung).

Pengertian Distribusi, Tujuan Serta Contohnya Lengkap

Pada pabrik kendaraan bermotor, pabrik tersebut menjual suku cadang kepada agen-agen atau para took suku cadang, setelah itu took atau agen tersebut menjualnya lagi kepada para konsumen ( ini yang di sebut dengan distribusi dengan tidak langsung ).

Sekianlah penjelasan mengenai Pengertian Distribusi, Tujuan Serta Contohnya Lengkap yang di jelaskan oleh seputarpengetahuan. Dengan melakukan distribusi banyak hal yang di dapatkan oleh para pedagang yang mendagangkan produknya. Kelebihan tersebut membuat nilai tambah yang besar kepada para konsumenya. Semoga bermanfaat 🙂