√ Macam-macam Ekosistem Perairan [Akuatik] (Pembahasan Lengkap)

Macam-macam Ekosistem Perairan [Akuatik] (Pembahasan Lengkap) – Sekarang kita akan mulai kembali membahas artikel dibidang biologi. Namun apa yang akan kita bahas, ialah mengenai ekosistem perairan. Apa sebenarnya ekosistem perairan itu?

Supaya dapat membantu menjawab dan memahami tentang ekosistem perairan maka kita akan membahas bersama-sama tentang ekosistem perairan sehingga dapat membantu para pencari ilmu ataupun pembaca dalam menemukan maksud yang sesungguhnya.

Macam-macam Ekosistem Perairan [Akuatik] (Pembahasan Lengkap)

Mari kita bahas pengertiannya terlebih dahulu dengan seksama.

Pengertian Ekosistem Perairan

Ekosistem sendiri sebenarnya terbagi menjadi dua yaitu ekosistem darat dan ekosistem perairan, dimana kali ini kita akan membahas mengenai ekosistem peairan. Ekosistem perairan ialah ekosistem dari komponen abiotiknya sebagian besar terdiri di air. Makluk hidup atau komponen biotik didalam ekosistem perairan sendiri dibagi menjadi beberapa kelompok diantaranya adalah.

  1. Nekton, ialah organisme yang bergerak dengan aktif atau berenang misalkan katak dan ikan
  2. Neuston, ialah organisme yang mengapung di permukaan air misalkan eceng gondok, serangga air, ganggang, dan juga teratai.
  3. Bentos, ialah organisme yang ada didasar perairan seperti cacing, udang, dan kepeting
  4. Perifiton, ialah organisme yang melekat dengan organisme lain seperti siput dan ganggang

Dua Macam Ekosistem Peraiaran

Ekosistem perairan sendiri terbagi menjadi dua antara lain ekosistem air tawar dan ekosistem air laut, untuk dapat mengetahui lebih jelasnya mengenai dua ekosistem perairan langsung saja kita bahas dibawah ini.

Baca Juga:  √ Pengertian Tumbuhan Merambat, Bentuk, Jenis, Contoh (Lengkap)

1. Ekosistem Air Tawar

Ekosistem air tawar mempunyai beberapa ciri abiotik, apa saja ciri tersebut mari kita lanjutkan pembahasannya dibawah ini.

  1. Dipengaruhi oleh iklin serta cuaca
  2. Mempunyai kadar garam atau salinitas yang rendah, bahkan jauh lebih rendah dibandingkan pada cairan yang ada pada sel makhluk hidup
  3. Penetrasi atau kurangnya cahaya matahri yang masuk

Jenis Ekosistem Air Tawar

Ekosistem air tawar memiliki beberapa jenis yang disebabkan dari keadaan airnya, ekosistemair tawar sendiri dibedakan menjadi tiga yaitu.

  1. Ekosisitem air tawar lentik atau tenang seperti rawa dan juga danau
  2. Ekosistem air tawar lotik atau mengalir seperti air terjun dan juga sungai

Zona Ekosistem Air Tawar

Berdasarkan intensitas cahaya matahari yang didapatkan atau menembus air, sehingga ekosistem air tawar dibagi menjadi tiga zona atau daerah, diantaranya adalah.

  1. Zona litoral yang merupakan zona yang dangkal yang mampu ditembus cahaya matahari hingga kedasar perairan
  2. Zona limnetik merupakan zona yang terbuka yang jauh dari tepisan hingga kedalam yang masih bisa tembus oleh cahaya matahari
  3. Zona profundal merupakan zona yang dalam yang tidak bisa ditembus cahaya matahari. Didaerah ini tidak bisa ditemukan organisme fotosintetik atau produsen, tapi dihuni oleh hewan pemangsa dan organisme pengurai

2. Ekosistem Air Laut

Ekosistem ari laut mempunyai beberapa ciri abiotik, jadi untuk lebih jelasnya mari kita lanjutkan  membahasnya dibawah ini.

  1. Mempunyai kadar garam atau salintas yang tinggi
  2. Tidak dipengaruhi oleh iklim dan juga cuaca
  3. Habitatnya ada di air laut yang saling berhubungan antara laut satu dengan laut yang lain
  4. Mempunyai arus laut yang pergerakannya dipengaruhi arah angin, perbedaan densitas atau massa jenis gaya gravitasi, air, suhu, tekanan air, dan juga gaya tektonik batuan bumi
  5. Mempunyai variasi dari perbedaan suhu di bagian permukaan dengan ke dalaman laut
Baca Juga:  √ Pengertian Gerak Taksis dan Macamnya Pada Tumbuhan (Lengkap)

Zona Ekositem Air Laut

Air laut mempunya beberapa zona atau daerah dengan berdasarkan istensitas cahaya matahari yang didapatkan dan mampu menembus air, untuk lebih jelasnya mari kita bahas di bawah ini.

  1. Zona fotik merupakan daerah yang bisa ditembus cahaya matahri, kedalam airnya kurang dari 200 meter. Organisme yang bisa berfotosintesis yang banyak terdapat di zona fotik
  2. Zona twilight merupakan daerah dengan kedalaman airnya sekitar 200 sampai 2000 meter. Cahaya matahari remang-remang sehingga tidak efektif didalam berfotosintesis
  3. Zona afotik merupakan daerah yang tidak bisa ditembus cahaya matahari sihingga selalu gelap. Kedalaman airnya sendiri lebih dari 2000 meter

Macam-Macam Ekosistem Perairan ( Akuatik ) Lengkap

Macam-Macam Ekosistem Air Laut

Ekosistem air laut mempunyai beberapa macam ekosistem air laut apa saja macam-macam yang ada pada ekosistem air laut mari kita lanjutkan pembahasan ini.

  1. Ekosistem Laut Dalam
  2. Ekosistem Terumbu Karang
  3. Ekosistem Estuari
  4. Ekosistem Pantai Pasir
  5. Ekosistem Pantai Batu

Itulah penjelasan yang dapat kami berikan tentang Macam-macam Ekosistem Perairan [Akuatik] (Pembahasan Lengkap), ekosistem perairan terbagi menjadi dua yaitu ekosistem air tawar dan ekosistem air laut yang masing-masing ekosistem mempunyai zona atau daerahnya sendiri-sendiri, semoga bermanfaat 🙂