√ 2 Jenis Peredaran Darah Manusia & Penjelasannya (Bahas Lengkap)

2 Jenis Peredaran Darah Manusia & Penjelasannya (Bahas Lengkap) – Pada manusia sistem peredaran darah disebut juga dengan kardiofaskular. Peredaran darah bertanggung jawab terhadap kestabilan pH dan suhu dalam tubuh. Dalam pembahasan sebelumnya telah dibahas mengenai kelainan atau gangguan pada darah dan sistem peredaran darah.

2 Jenis Peredaran Darah Manusia & Penjelasannya (Bahas Lengkap)

Kali ini, seputarpengetahuan.co.id akan membahas tentang jenis peredaran manusia. Berikut penjelasan selengkapnya.

2 Jenis Peredaran Darah Manusia Dan Penjelasannya

Peredaran manusia ada dua macam, yakni:

Sistem Peredaran Darah Besar (Sistemik)

Peredaran darah besar atau sistemik dimulai dari bagian anatomi jantung yang tepatnya pada bagian aorta menuju bagian tubuh lainnya, baik pada bagian tubuh atas maupun bagian tubuh manusia bagian bawah. Peredaran darah terjadi melewati pembuluh darah arteri, mengalirkan darah yang kaya akan unsur oksigen dan kemudian menyebar menuju semua organ tubuh manusia. Maka dari itu, peredaran darah yang satu ini disebut dengan peredaran darah besar.

Sistem Peredaran Darah Kecil (Pulmunol)

Peredaran darah kecil ini merupakan peredaran pada manusia yang berisikan muatan darah kotor, lalu diangkut oleh arteri pulmonalis mulai dari serambi bagian kanan ke organ paru-paru. Pada fungsi paru-paru inilah akan terjadi kegiatan seperti pembersihan yang pada akhirnya darah bersih ini akan dibawa keluar dari paru-paru melalui vena pulmonalis dan menuju ke jantung tepatnya pada bagian bilik kiri.

Baca Juga:  √ Tahap Perkembangan dan Pertumbuhan Hewan (Bahas Lengkap)

2 Jenis Peredaran Darah Manusia Dan Penjelasannya

Peredaran darah yang akan menghantarkan fungsi darah untuk tubuh yaitu:

  • Dalam darah terkandung sari-sari makanan juga oksigen bagi berlangsungnya kinerja organ.
  • Darah memberikan kestabilan terhadap temperatur tubuh manusia yang berperan penting dalam mengedarkan cairan. Air ini yang sangat dibutuhkan tubuh dalam menjalankan prosedur reaksi pada fungsi enzim untuk memelihara tekanan osmosis tubuh manusia.
  • Darah sebagai sarana transportasi untuk mengedarkan getah bening pada sistem saraf kelenjar getah bening. Pada hal ini, kelenjar getah bening membentuk anti bodi, yakni sel darah putih dan juga sel yang berguna menutup luka agar tidak terkontaminasi mikroba untuk menghindari infeksi.
  • Darah juga berfungsi untuk mengatur tingkat keseimbangan kadar asam basa atau Hemoglobin di dalam tubuh manusia.

Itulah penjelasan singkat tentang 2 Jenis Peredaran Darah Manusia & Penjelasannya (Bahas Lengkap) semoga bermanfaat dan sekian terimakasih.

4.8
10