√ Pengertian Majas, Macam dan Contohnya (Pembahasan Lengkap)

Pengertian Majas, Macam dan Contohnya (Pembahasan Lengkap) – Pada kesempatan kali ini Seputar Pengetahuan akan membahas materi yang menyangkut bahasa yaitu majas. Mungkin kalian pada pelajaran Bahasa Indonesia sering mendengar kata majas.

Pengertian Majas, Macam dan Contohnya (Pembahasan Lengkap)

Disini akan kita membahas majas dengan sangat lengkap.

Pengertian Majas

Yang dimaksud dengan majas ialah sebuah bahasa yang digunakan untuk memperindah pola kalimat dengan tujuan agar kalimat tersebut mendapat efek tertentu yang nantinya akan tercipta sebuah kesan imajinatif bagi pembaca atau pendengarnya.

Majas itu sendiri biasanya digunakan dalam sebuah puisi atau cerpen, agar puisi ataupun cerpen tersebut mempunyai kesan-kesan yang menarik bagi si pembaca. Majas pun terbagi menjadi beberapa macam sesuai dengan maksud dari kalimat yang digunakan. Jadi bila anda mempunyai hobi menulis atau anda seorang yang puitis dan ingin berkreasi dengan kata-kata indah ada baiknya anda menyimak macam-macam majas berikut beserta contohnya.

Macam-macam Majas

Berikut ini adalah macam-macam majas yang perlu diketahui.

1. Majas Personifikasi

Ialah Majas kiasan yang menggambarkan benda mati yang seolah memiliki sifat kemanusiaan. Contoh: Angin malam ini sangat dingin sehingga membuat jantungku seperti serasa ditusuk ribuan jarum yang amat tajam.

Baca Juga:  √ 12 Pengertian Iklan Menurut Para Ahli (Pembahasan Lengkap)

2. Majas Metafora

Ialah Majas yang membandingkan dua hal secara langsung dalam waktu yang singkat, seperti mata hati, muka tembok dan sebagainya. Contoh: Pesawat itu membelah cakrawala.

3. Majas Simile atau Persamaan

Ialah Majas yang mengungkapkan sesuatu dengan perbandingan eksplisit yang dinyatakan dengan kata depan dan penghubung. Seperti kata laksana, bagaikan, seandainya dll. Contoh: Bagaikan Romeo dan Juliet cinta kita takkan terpisahkan.

4. Majas Metonimia

Ialah Majas yang menggunakan arti sebuah benda untuk mewakilkan kata tersebut. Contoh: Besok aku akan terbang dengan Garuda Indonesia ( Garuda Indonesia mewakilkan pesawat terbang ).

5. Majas Litotes

Ialah Majas yang digunakan untuk mengungkapkan sesuatu dengan tujuan merendahkan diri dari keadaan sebenarnya. Contoh: Perkenankanlah diriku yang bukan apa-apa ini untuk singgah dihatimu.

6. Majas Paradoks

Ialah Majas yang berisi pertentangan antara pernyataan dan fakta yang ada. Contoh: Bentuknya sangar tetapi santun perangainya.

7. Majas Hiperbola

Ialah Majas yang berupa sebuah pernyataan yang berlebihan dari kenyataannya, agar terkesan mendalam atau meminta perhatian lebih. Contoh: Wanita itu cantik sekali, secantik bidadari surga.

8. Majas Eufimisme

Ialah Majas yang mengungkapkan sesuatu dengan cara yang lebih halus, lembut dan sopan. Contoh: Karena tidak disiplin, karyawan itu diistirahatkan (dipecat).

9. Majas Sinekdokhe

Ialah Majas yang menyebutkan bagian untuk menggantikan benda secara keseluruhan atau sebaliknya. Majas ini terbagi menjadi 2 yaitu: Pars pro toto, yakni menyebutkan sebagian untuk keseluruhan, contohnya: ” hari ini saya belum melihat batang hidungnya Ani, kemana saja dia hari ini? ” dan Totem pro parte, yakni menyebutkan keseluruhan untuk sebagian, contohnya: ” Indonesia akan berkompetisi melawan liga Spanyol besok malam “.

10. Majas Asosiasi atau perumpamaan

Ialah Majas perbandingan antara dua hal namun pada hakekatnya berbeda, tetapi dianggap sama. Contoh: Bisul itu bagaikan gunung yang akan meletus.

Baca Juga:  √ Pengertian Juru Bicara, Fungsi, Syarat dan Peranannya (Lengkap)

11. Majas Metafora

Ialah suatu majas yang membandingkan suatu benda dengan benda yang lain karena ada kesamaan atau memiliki sifat yang hampir sama. Contoh: Tika selalu menjadi anak emas di kelasnya.

12. Majas Ironi

Ialah Majas yang menyatakan suatu hal yang tidak sesuai dengan kenyataan dengan alasan menyindir. Contoh: Tubuhnya sangat indah, seperti jalanan yang nyaris tanpa lekukan.

13. Majas Sinisme

Ialah Majas yang bersifat mencemooh dan lebih kasar dari majas ironi. Contoh: Barang murahan begini ko dibanggakan!

Pengertian Majas Dan Macam-Macamnya Beserta Contohnya

14. Majas Sarkasme

Ialah Majas sindiran yang paling kasar dan lebih kasar dari majas ironi dan sinisme, biasanya digunakan ketika seseorang sedang marah. Contoh: kamu buta mata ya, orang didepan mata aja ditabrak.

15. Majas Retoris

Ialah Majas  berbentuk sebuah pertanyaan yang tidak memerlukan jawaban karena jawabannya sudah pasti atau sudah diketahui. Contoh: Pak Jokowi ingin terpilih menjadi presiden? ya iyalah kalo tidak mana mungkin dia ikut nyalon presiden.

16. Majas Repetisi

Ialah Majas yang menegaskan perulangan kata, padahal kata tersebut masih memiliki makna yang sama. Contoh: Rumahku megah, rumahku mewah.

17. Majas Pleonasme

Ialah Majas yang menambahkan kata untuk pernyataan yang sudah jelas atau menggunakan kata yang seharusnya tidak diperlukan. Contoh: sejak dari kecil, ia sudah pandai. (kata mulai mempunyai arti sama dengan sejak, dengan demikian kalimat tersebut mestinya cukup dikatakan “sejak kecil, ia sudah pandai atau dari kecil, ia sudah pandai “).

Demikian penjelasan kita kali ini mengenai Pengertian Majas, Macam dan Contohnya (Pembahasan Lengkap), semoga bermanfaat bagi pembaca. Terimakasih.