√ Tipe-tipe Lembaga Sosial dan Penjelasannya (Bahas Lengkap)

Tipe-tipe Lembaga Sosial dan Penjelasannya (Bahas Lengkap) – Pada kesempataan kali ini Seputar Pengetahuan akan membahas tentang Lembaga Sosial. Apa yang akan kita bahas mengenai itu? Akan kita bahas tipe-tipenya dengan lengkap.

Tipe-tipe Lembaga Sosial dan Penjelasannya (Bahas Lengkap)

Disini dijelaskan bahwa ada beberapa tipe mengenai lembaga sosial, yaitu berdasarkan tujuannya, berdasarkan sudut perkembangannya, berdasarkan dari sudut sistem nilai-nilai yang diterima masyarakat, berdasarkan dari sudut penerimaan masyarakat, berdasarkan faktor penyebarannya, dan berdasartkan sudut fungsinya. Berikut penjabarannya.

Berdasarkan Tujuannya

  1. Lembaga sosial yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan sosial dan kekerabatan (domestic institutions). Contohnya: pinangan, perkawinan, poligami, perceraian dan keluarga.
  2. Lembaga sosial yang bertujuan memenuhi kebutuhan manusia untuk mata pencaharian hidup, memproduksi, menimbun,dan mendistribusikan barang (economic institutions). Contohnya: pertanian, perikanan, koperasi dan perdagangan.
  3. Lembaga sosial yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pengetahuan dan pendidikan manusia (educational institutions). Contohnya: pendidikan masyarakat, TK, SD, SMP, SMA, SMK, perguruan tinggi, tempat-tempat kursus dan tempat-tempatpelatihan lainnya.
  4. Lembaga sosial yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan ilmiah manusia (scientific institutions). Contohnya: berbagai macam metode ilmiah dan pendidikan ilmiah lainnya.
  5. Lembaga sosial yang bertujuan memenuhi kebutuhan manusia untuk menyatakan rasa keindahan dan rekreasi (aesthetic and uncreational institutions). Contohnya: seni suara, seni rupa, seni gerak, seni lukis dan seni sastra.
  6. Lembaga sosial yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan manusia untuk berhubungan dengan Tuhan (religius institutions). Contohnya: Musholla, Masjid, Gereja, Vihara dan Pura yang merupakan tempat berdoa untuk keselamatan.
  7. Lembaga sosial yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan manusia untuk mengatur kehidupan berkelompok atau bernegara (political institutions). Contohnya: pemerintahan, demokrasi, kehakiman, kepolisian dan badan pemerintah.
  8. Lembaga sosial yang mengurus kebutuhan jasmani manusia (somatic institutions). Contohnya: pemeliharaan kecantikan, kesehatan dan kedokteran.
Baca Juga:  √ 8 Lembaga Pengendalian Sosial, Fungsi, Bentuk & Sifatnya

Berdasarkan Sudut Perkembangannya

  1. Crescive institutions, yaitu lembaga yang paling primer dan tumbuh dari adat istiadat. Contohnya: perkawinan, agama, dan hak milik.
  2. Enacted institutions, yaitu lembaga yang dengan sengaja dibentuk untuk memenuhi kebutuhan atau tujuan tertentu. Contohnya lembaga pendidikan dan lembaga perdagangan.

Berdasarkan dari sudut sistem nilai-nilai yang diterima masyarakat

  1. Basic institutions, yaitu lembaga kemasyarakatan yang sangat penting untuk memelihara dan mempertahankan tata tertib dalam masyarakat. Di Indonesia yang dianggap sebagai basic institutions yang pokok misalnya keluarga, sekolah dan negara.
  2. Subsidiary institutions, yaitu lembaga sosial yang dianggap kurang penting, misalnya: kegiatan rekreasi. Ukuran tentang suatu lembaga bisa dianggap basic institutions atau subsidiary institutions berbeda pada setiap masyarakat.

Berdasarkan dari sudut penerimaan masyarakat

  1. Approved atau social sanctined institutions adalah lembaga yang diterima oleh masyarakat. Misalnya sekolah dan perusahaan dagang.
  2. Unsanctioned institutions adalah lembaga yang ditolak oleh masyarakat, walaupun kadang-kadang masyarakat tidak berhasil memberantasnya. Misalnya gerombolan penjahat,perampok dan pemeras.

Berdasarkan Faktor Penyebarannya

  1. General institutions adalah lembaga dikenal oleh masyarakat diseluruh dunia. Misalnya agama.
  2. Restricted institutions adalah lembaga yang dianut oleh masyarakat-masyarakat tertentu di dunia. Misalnya Islam, Protestan, Katolik, Hindu dan Budha.

Berdasarkan sudut fungsinya

  1. Operative institutions, yaitu lembaga sosial yang berfungsi untuk menghimpun pola-pola atau tata cara yang diperlukan untuk mencapai tujuan lembaga yang bersangkutan. Misalnya lembaga industrialisasi.
  2. Regulative institutions, yaitu lembaga yang bertujuan untuk mengawasi adat atau tata kelakuan yang tidak menjadi bagian yang mutlak daripada lembaga itu sendiri. Contohnya kejaksaan dan pengadilan.
Baca Juga:  √ Pengertian Lembaga Pendidikan Menurut Para Ahli (Bahas Lengkap)

Tipe-Tipe Lembaga Sosial Terlengkap

Dengan klasifikasi tipe-tipe lembaga kemasyarakatan tersebut menyebabkan dalam setiap masyarakat terdapat bermacam-macam lembaga dengan sistem-sistem nilainya. Dari sistem-sistem nilai tersebut dapat ditentukan manakah yang dianggap sebagai pusat pergaulan hidup masyarakat yang kemudian dianggap diatas lembaga kemasyarakatan lainnya.

Loading...

Itulah Tipe-tipe Lembaga Sosial dan Penjelasannya (Bahas Lengkap) beserta keterangannya yang dijelaskan secara lengkap, semoga dapat menambah pengetahuan kita semua, terimakasih 🙂

4.8
26
Loading...