√ Pengertian Gempa Bumi dan Berdasarkan Penyebabnya (Lengkap)

Pengertian Gempa Bumi dan Berdasarkan Penyebabnya (Lengkap) – Pernah anda merasakan bumi ini bergetar atau bergoyang, ornang menyebut sebagai gempa. Gempa bisa terjadi dimana saja dan kapan saja. Kita bisa merasakan dipagi hari, disiang hari atau bahkan dimalam hari ketika orang sedang pulas tertidur.

Pengertian Gempa Bumi dan Berdasarkan Penyebabnya (Lengkap)

Sering gempa menyebabkan korban manusia bahkan gempa dilaut dapat menyebabkan terjadinya Tsunami. Seperti pada tsunami di Aceh yang menelan ratusan jiwa korban, apakah penyebabnya? Terjadinya gempa karena adanya pengaruh tenaga geologi baik endogen maupun eksogen, gempa bumi ini akan mempengaruhi kehidupan manusia.

Pengertian Gempa Bumi

Gempa bumi adalah peristiwa bergetarnya kulit bumi yang disebabkan oleh kekuatan yang ada pada bumi. Alat untuk mengukur kekuatan gempa dinamakan Seismograf.

Ada beberapa faktor terjadinya gempa bumi, mari kita bahas dengan lengkap disini.

Berdasarkan Penyebabnya

  • Gempa Vulkanik adalah gempa yang disebabkan oleh aktivitas gunung api, akibat tekanan gas pada magma maka terjadilah getaran pada kulit bumi disekitar gunung api. Gempa jenis ini dapat diperkirakan, karena sebelum gunung api meletus terdapat tanda-tandanya.
  • Gempa Tektonik adalah gempa yang disebabkan adanya gerakan lempeng litosfer, lempeng atau kerak bumi yang bergerak suatu saat akan terjadi tumbukan. Tumbukan tersebut akan menyebabkan terjadinya gempa tektonik. Gempa ini sangat berbahaya, karena getarannya sangat kuat dan tidak ada tanda-tanda sebelumnya.
  • Gempa Runtuhan adalah gempa yang disebabkan oleh runtuhnya tanah yang mempunyai volume besar.

Berdasarkan Jarak Episentrumnya (pusat gempa)

  • Gempa dekat/setempat, jaraknya kurang dari 10.000 km.
  • Gempa jauh sekitar 10.000 km.
  • Gempa jauh sekali jaraknya lebih dari 10.000 km.
Baca Juga:  √ Macam-Macam Erosi Tanah (Pembahasan Terlengkap)

Pengertian Gempa Bumi Serta Berdasarkan Penyebabnya

Berdasarkan Kedalamannya

  • Gempa dangkal kurang dari 100 km dibawah permukaan laut.
  • Gempa menengah antara 100 – 300 km.
  • Gempa dalam lebih dari 300 km.

Menentukan Pusat Gempa (Episentrum)

  • Metode Homoseista, metode ini dengan menggunakan tiga tempat yang mempunyai homoseista. Homoseista adalah daerah yang mempunyai waktu getar yang sama.
  • Metode Episentral adalah metode dengan mencatat tiga daerah yang merekam waktu gelombang primer dan gelombang sekunder.

Itulah penjelasan tentang Pengertian Gempa Bumi dan Berdasarkan Penyebabnya (Lengkap). Semoga dapat bermanfat bagi kita semua, baca juga artikel lainnya. Terimakasih.

5.0
15